Sorotan
 

JAKARTA, VICTORIOUSNEWS.COM,-Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI) menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan Kristiani di Graha Bethel, Senin (5/3). Dalam pertemuan tersebut tampak hadir pucuk pimpinan BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Ketua Umum BPH) didampingi oleh jajaran pengurus inti–yakni; Pdt. Joel Manalu, M.Th (Ketua Departemen DPA), Pdt. Dr. Ec. M. Sudhi Dharma (Ketua Departemen Pembinaan Regional II), Pdt. Paul R. Widjaya (Sekretaris Umum), Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, M.Th (Bendahara Umum), Pdt. Himawan Leenardo (Sekretaris I), dan Pdt. Naftali Untung, M.Th (Sekretaris II). Beragam isu, mulai dari politik, agama, hingga dapur pelayanan GBI menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tersebut. “Tahun 2018 hingga 2019, suhu politik Indonesia diprediksi akan menghangat. Sebab pada tahun itulah, bangsa kita menggelar “hajatan besar politik”—Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang diselenggarakan di 171 daerah (17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota) dan Pemilihan Presiden 2019. Nah, posisi GBI di Pilkada adalah netral. Artinya mempersilahkan jemaat untuk bebas memilih calon-calon kepala daerah yang dianggap baik,” tutur Pdt. Japarlin Marbun mengawali pembicaraan. Kemudian  Japarlin memberikan kriteria  siapa calon yang layak untuk dipilih; pertama, memiliki rekam jejak (track record) yang baik. Kedua, menghargai keragaman (Bhinneka Tunggal Ika). Ketiga, memilih secara cerdas.

Pose bersama Pimpinan BPH GBI dengan Wartawan Kristiani

Pdt. Dr. Ec. M. Sudhi Dharma (Ketua Departemen Pembinaan Regional II BPH GBI) menyampaikan tiga hal penting yang harus dilakukan oleh gereja yaitu: Pertama,  Membangun hubungan dengan lintas agama di wilayah setempat. Kedua, Membuka hati tentang apa yang harus dilakukan gereja di tahun politik, 2018 dan 2019 tentang apa yang sedang terjadi di kota dan negara ini.. Ketiga, Membangun hubungan dengan Pemerintah.

Baca Juga: SIDANG RAYA SINODE GBI AKAN DIGELAR 23 S/D 25 OKTOBER 2018 DI SICC SENTUL

 Selanjutnya, Pdt. Paul Wijaya (Sekretaris Umum BPH GBI) mengatakan usia GBI kini mencapai 48 tahun. Artinya 2 tahun lagi mencapai 50 tahun. Pelayanan GBI kini tidak hanya sebatas di mimbar-mimbar gereja saja, melainkan melalui siaran-siaran televisi swasta dan radio. “Pendeta GBI semakin dewasa rohani,” ujar Paul Wijaya. Beberapa waktu lalu, ia menambahkan bahwa Ketua Umum BPH GBI dan beberapa pengurus BPH GBI diundang Presiden Jokowi ke Istana.

Pengurus Inti BPH GBI
Ki-ka: Pdt. Joel Manalu, Pdt. Sudi Darma, Pdt. Paul Widjaya, Pdt. Japarlin Marbun, Pdt, Suyapto, dan Pdt. Himawan Leonardo

 

Pdt. Paul R. Widjaya yakin bahwa gereja-gereja Tuhan di Indonesia bakal menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. “Api kebangunan rohani akan menyebar dari Indonesia,” tegasnya. Ia pun menginfokan bakalan ada Empower 21 (suatu kegiatan doa dan seminar skala internasional) di SICC Sentul, Kab. Bogor, Jawa-Barat pada tanggal 17-20 Juli 2018 mendatang. margianto

https://victoriousnews.com/wp-content/uploads/2018/03/BPH-1-1024x683.jpghttps://victoriousnews.com/wp-content/uploads/2018/03/BPH-1-150x150.jpgadminSorotanJAKARTA, VICTORIOUSNEWS.COM,-Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPH GBI) menggelar pertemuan dengan sejumlah wartawan Kristiani di Graha Bethel, Senin (5/3). Dalam pertemuan tersebut tampak hadir pucuk pimpinan BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Ketua Umum BPH) didampingi oleh jajaran pengurus inti--yakni; Pdt. Joel Manalu, M.Th (Ketua Departemen DPA), Pdt....Cinta Indonesia