Thu. Feb 21st, 2019

Pdt. Dr. Bernalto., Ph.D: Praktek Hedonis adalah Dogma Iblis Yang Kini Menjadi Gaya Hidup Anak Muda

Pdt. Bernalto bersama dengan lansia

Jakarta, Victoriousnews.com,-Pendeta Dr. Bernalto Ph.D adalah salah satu hamba Tuhan yang langka di dunia. Betapa tidak, meski dirinya masuk dalam jajaran orang kaya, tetapi kasih dan hati hambanya sangat melekat dalam pribadinya. Setelah bertobat sungguh-sungguh, Bernalto mendedikasikan dirinya melayani Tuhan Yesus dan mempraktekkan firman Tuhan-yakni melayani orang termarjinal, orang yang dipenjara, orang miskin, pemulung, dan lansia yang membutukan uluran tangan. Kenapa terbeban melayani orang tak mampu? “Saya rindu Injil diberitakan kepada setiap orang. Saya punya beban untuk melayani mereka, karena banyak gereja dan pendeta sibuk hanya melayani mereka yang mampu.Setiap hari saya mengeluarkan uang pribadi dan memberikan kepada mereka. Karena saya melihat zaman sekarang gereja sibuk dengan programnya sendiri. Gereja sibuk dengan uang, tanpa memikirkan, nasib orang lain. Padahal ada begitu banyak orang yang butuh pertolongan kita,” tutur Pendeta Bernalto.

Pdt. Bernalto melayani kaum termarjinal

Hamba Tuhan yang terkenal dengan julukan “pendeta moralis” ini senantiasa belajar hidup dalam kekudusan. Bahkan ketika ada artis yang mencoba untuk menjebaknya, ia pun tak bergeming dan tidak mau jatuh gara-gara seks sesaat. “Suatu ketika ada seorang artis yang ingin mencobai saya, dan tidur tanpa busana di depan saya. Mungkin bagi lelaki lain, ‘kucing dikasih ikan asin’ pasti dimakan. Kalau saya tidak. Saya malah ambil selimut dan saya tutupi tubuhnya dengan kasih, dan saya tetap baca alkitab dan mendoakan dia. Mulai saat itulah, dia malah berbalik dan sangat menghormati saya,” papar Pendeta Bernalto yang mengaku sangat mencintai istrinya dan sangat menghormati setiap wanita.
Dalam beragam hal, Pendeta Bernalto juga kerap berkata kritis dan tanpa tedeng aling-aling. Sebagai salah satu pembicara di sebuah seminar skala nasional soal pendidikan di Indonesia, Ia minta ke pemerintah untuk mengevaluasi agar sekolah subsidi ini untuk siswa miskin dan bukan siswa pintar. “Era Digital disolusi untuk jadi pengusaha UKM,sementara sekolah hingga detik ini mempersiapkan siswa jadi pegawai dan bukan pengusaha.Itu sebab kenapa saat ini masif anak anak muda berbondong mau jadi anggota DPR karena renumerasi besar plus fasilitas plus status sosial plus pensiun seumur hidup.Juga rame rame jadi team sukses karena janji posisi jadi PNS. Mereka menghalalkan cara untuk itu. Memindahkan seseorang dari mental karyawan ke mental pengusaha siapa yang mempersiapkan???Karyawan itu aman tiap bulan pasti gajian,apalagi PNS.Tetapi pengusaha itu bukan saja bisa akhir bulan uang masuk tidak ada sama sekali, tetapi bisa bangkrut.Saya mohon agar para Pendeta kaya dan Gereja kaya dan orang Kristen kaya jangan hanya membuat sekolah mahal untuk cari uang tetapi sekolah subsidi buat jemaat yang miskin,” ungkapnya penuh harap.

Bahkan dalam sebuah kesempatan berkotbah di ibadah pemuda, Bernalto menyampaikan bahwa praktek HEDONIS adalah DOGMA IBLIS yang merusak pemuda sehingga konten “gold digger pranks” melecehkan wanita cantik yang dipancing dengan materi ini banyak diminati netizen dan yang membuat seorang Ria Ricis berhasil membeli mini cooper dari hasil keuntungannya menjadi YouTuber sekaligus Selebgram. “Gaya hidup HEDONIS anak muda lihat saja postingan mereka di medsos.Gaya hidup HEDONIS kini menjadi cita cita dan impian anak muda.Saya katakan pada anak muda jika detik ini saya jumpai wanita my first love (istri saya) rambutnya botak kena kemo plus wajahnya rusak kena kanker kulit plus kedua payudara diangkat kena kanker payudara plus rahim diangkat kena kanker rahim plus jatuh miskin jadi pemulung lusuh dan bau tinggal di emperan stasiun kereta maka saya akan ciu wanita my first love dengan setulus cinta saya dan saya ikutan tidur diemperan dan ikutan jadi pemulung dan menikahi beliau dengan sepenuh hati saya apapun keberadaan beliau sata tetap sayang pada beliau,”. Tiba tiba seorang gadis buta berdiri dan berteriak “Pa Pendeta,bolehkan saya memeluk Pa Pendeta dan difoto serta dibuat videonya” Saya menangis ,bagaimana gadis buta itu bisa melihat fotonya dan video yang mau dipostingnya???Saya turun dari mimbar menghampiri gadis itu dan menuntun beliau ke mimbar dan mempersilahkan beliau memeluk saya dan minta tolong majelis memfoto dan memvideokannya.Saya bolak balik ketemu Presiden tidak mau difoto.Pendeta posting foto makan di resto mahal kok boleh???Sementara saya makan nasi bungkus di jalanan bersama lansia pemulung miskin kok disebut ‘sombong rohani’???Iblis mau kita pamerkan HEDONIS Iblis tetapi jangan pamerkan KASIH KRISTUS, pungkas Pdt. Bernalto. GT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *