Ir.Johanes Budianto, MBA Terpilih Sebagai Ketua Pengkhotbah Club Periode 2019-2021

Ki-ka: Dr. Daulat Tambunan, Pdt. Daniel Widjaya, Ir.Johanes MBA, Pdt. Dr. Poltak Sibarani, Ibu Lily Jusuf, Ibu Louli Sihombing dan Bapak Kusuma Hinhantara, SH

JAKARTA,Victoriousnews.com,- Sebuah komunitas baru yang diberinama “Pengkhotbah Club” telah resmi dibentuk di Aula Lantai 2 Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya (STTLB), Kompleks perkantoran Plaza Pasific Blok B 3 nomor 55, Jalan Bulevard Barat, Kelapa Gading- Jakarta Utara, Kamis (10/10/2019) malam.

Ki-ka: Ir. Johanes Budianto, MBA (Ketua Pengkhotbah Club) dan Pdt.Dr. Poltak YP Sibarani (Ketua STT LB/Pendiri SPM)

Cikal bakal terbentuknya Pengkhotbah Club (PC) ini dilatarbelakangi oleh kerinduan para alumni Sekolah Pengkotbah Modern (SPM) mulai dari angkatan pertama sampai angkatan 23, dan bertujuan untuk menjembatani komunikasi antar alumni atau lulusan Sekolah Pengkotbah Modern yang didirikan oleh Pdt. Dr. Poltak YP Sibarani.
Setelah menyanyikan beberapa lagu pujian & penyembahan dalam ibadah singkat yang dipimpin oleh Michelle sebagai Worship Leader dan James sebagai pemain musik, Pdt. Dr. Poltak Sibarani selaku Ketua STTLB sekaligus Pembina “Pengkotbah Club”- (PC) memperkenalkan dan menetapkan pengurus PC periode 2019 sd 2021 yakni: Ir. Johanes Budianto MJB, MBA sebagai ketua; Pdt. Daniel Widjaya (Sekretaris 1), Dr. Daulat M Tambunan (Sekretaris 2), Lily Jusuf (Bendahara 1); Louly Sihombing (Bendahara 2) dan Kusuma Hinhantara, SH, MH (Humas).


Pdt.Dr. Poltak YP Sibarani dalam pemaparannya, menyampaikan beberapa hal terkait terbentuknya wadah Pengkotbah Club. “Ada beberapa alasan mengapa Pengkhotbah Club ini dibentuk. Pertama, karena Sekolah Pengkotbah Modern (SPM) sudah melakukan Pelatihan hingga 24 angkatan. Kedua, karena permintaan para lulusan SPM untuk membentuk wadah alumni. Ketiga, karena SPM memiliki visi & misi- menjadikan Pengkotbah yang alkitabiah, sistematis dan dinamis. Keempat, karena Rumus dan rumusan SPM diakui sangat baik, namun perlunya fasilitasi kelancaran berkotbah para lulusan SPM ke berbagai gereja, atau persekutuan/ ministri.Kelima, Perlunya wadah khusus untuk menjaga ‘marwah’ SPM,” tutur Pdt. Poltak dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 35 orang (terdiri dari alumni berbagai angkatan).

READ  Dr. John Palinggi, MBA: Pemerintah Sangat Serius & Telaten Antisipasi Masuknya Virus Corona!
Pose bersama pengurus PC

Dalam Pertemuan tersebut Pdt. Poltak juga menekankan mengenai arti nama Pengkotbah Club. Menurutnya, Pengkotbah Club yang digagasnya bersama dengan pengurus adalah Perkumpulan atau komunitas para Pengkotbah yang memiliki visi misi, ciri khas, kepengurusan, kegiatan, anggota dan memiliki instruktur. “ Visi Pengkotbah Club adalah menjadi komunitas Pengkotbah yang berkotbah sesuai rumusan SPM dengan urapan Allah & Roh Kudus. Sedangkan Misinya adalah: Pertama, Membangun kebersamaan para lulusan SPM. Kedua, Meningkatkan ketrampilan berkotbah para lulusan SPM. Ketiga, Mengadakan kerjasama pelayanan bagi lulusan SPM. Dan keempat, Mempromosikan rumusan berkotbah sesuai SPM.

SPM angkatan 24 pose dengan Pdt.Poltak Sibarani

Ciri Khas Pengkotbah Club adalah bisa melayani di interdenominasi gereja, intercultural (Lintas Budaya, suku, adat), alkitabiah, sistematis,dinamis, etis dan tuntas,” ungkap Pdt. Poltak
Sementara itu,Ketua Pengkotbah Club terpilih, Ir. Johanes Budianto, MBA mengucapkan terimakasih telah dipercayakan mengemban tugas sebagai leader dibantu oleh Tim pengurus yang bisa Bekerja bersama-sama 3 tahun ke depan. “Saya berharap para alumni agar bersama-sama membangun SPM ini. Dan yang lebih penting, kita merasa memiliki agar ke depan komunitas ini semakin baik, serta menjadikan wadah PC ini sebagai saluran untuk berbagi komunikasi sesama alumni SPM,” ujar Johanes.
Menurut Johanes,gerakan PC ini juga akan dilakukan secara nasional sebagai wadah para pemberita/Pengkotbah untuk menjangkau jiwa-jiwa yang belum mengenal Tuhan Yesus. “ PC akan membuat kegiatan jangka pendek maupun panjang. Misalnya jangka pendek membuat diskusi Alkitabiah dengan membedah kitab Kejadian yang kemudian sharing bersama-sama kekurangan maupun kelebihan kita para alumni SPM, agar semakin mumpuni dalam mempraktikkan ilmu berkotbah,” ungkap Johanes yang juga diamini dan didukung penuh oleh tim pengurus.


Setelah break makan malam, pertemuan PC dilanjutkan dengan diskusi dan sharing yang bertujuan untuk membangun kiprah dan pelayanan Pengkhotbah Club semakin baik.Dalam Diskusi tersebut, mengemuka beberapa usulan kepada pengurus. Misalnya, pembentukan chapter (wilayah) agar memudahkan komunikasi para alumni. Misalnya, wilayah Kelapagading. Ada pula usulan mengenai pembuatan modul/aturan baku SPM yang bisa dipakai oleh para Pengkotbah Club dalam menyampaikan kotbahnya. Juga ada pula yang mengusulkan mengenai testimonial para alumni SPM yang telah mempraktikkan kotbah rumusan SPM untuk dipromosikan di media sosial: Instagram, YouTube, FB dll. Hal ini dimaksudkan agar dapat memotivasi para Pengkotbah muda atau milenial semakin semangat dalam melayani Tuhan. Selain itu, ada usulan sekaligus saran perlunya dibuat media komunikasi antar alumni, misalnya seperti website atau bulletin/majalah/jurnal Pengkotbah Club. Dengan adanya media komunikasi ini, para Pengkotbah dapat dipromosikan secara luas dan dikenal oleh gereja interdenominasi, Lintas Budaya bahwa alumni SPM memiliki Pengkotbah berkualitas yang alkitabiah, sistematis dan dinamis. SM