Ps Johan Lumoindong: 2020 Tahun Double Blessing!

Saat ini kita telah memasuki tahun baru 2020. Tahun kembar 2020 (menurut kalender Cina Shio, tahun tikus logam) adalah tahun kompetisi yang serba digitalisasi. Sehingga perlu disikapi dengan bijak karena pasti akan berdampak positif dan juga negatif. Tetapi bagi anak-anak Tuhan, angka gandeng atau kembar 2020 ini adalah tahun rahmat Tuhan dan tahun dobel berkat (double blessing) bagi kita semua. Tahun kembar itu langka. Karena tidak semua orang dapat menikmati tahun angka kembar seperti saat ini. Apakah saudara ada yang lahir di tahun kembar 1818 atau 1919? Pasti zaman sekarang jarang sekali yang memiliki umur lebih dari 100 tahun. Makanya kita patut bersyukur, bisa menikmati tahun kembar 2020 ini.

Saudara yang dikasihi Tuhan, untuk menikmati tahun dobel berkat, kita dapat belajar dari ketaatan Maria yang terambil dalam kitab Lukas 1:37-38. Dalam kisah tersebut, Maria mampu memuaskan hati Tuhan dan memiliki respons positif bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Walaupun kita mengalami berbagai problema hidup yang seolah-olah tidak ada harapan, tetapi percayalah dan miliki respons positif bahwa Tuhan Yesus sanggup memulihkan seluruh kehidupan kita. Respons positif ini juga harus dibarengi dengan sikap yang taat dalam mempraktikkan firman Tuhan.

Saudara rindu memperoleh dobel berkat? Tentu harus mampu melewati masalah. Contohnya, bagaimana kita bisa tahu arti menjaga kesehatan, jika tidak pernah mengalami sakit. Bagaimana kita bisa mengerti dan tahu artinya kekayaan, jika tidak pernah mengalami kemiskinan. Inilah yang namanya sebuah proses. Proses ini pun membutuhkan sebuah kesetiaan dalam mengiring Tuhan. Seperti tertulis dalam Lukas 1:38-39, Maria menunjukkan sikap yang rendah hati, setia, jujur dan berjalan sesuai dengan rencana Tuhan.

READ  Family Gathering GBI Vifa Robinson di The Spring of Living water Cisarua

Sudah siapkah saudara menerima dobel berkat 2020? Mari kita teladani dan belajar dari sikap Maria yang taat, berintegritas (jujur), loyal dan rendah hati.