Saat Kotbah Di GBI REM Hotel Ciputra, Pdt. Kiky Tjahjadi., M.Th Sempat Mendoakan Pdt. Paulus Supit (Gembala Sidang), Pengerja & Jemaat!

 

Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th (Ketua BPD GBI DKI Jakarta) ketika menyampaikan firman Tuhan di GBI REM Hotel Ciputra Lt. Dasar Ruang Puri 5-6, Minggu, (12/1) malam

JAKARTA,Victoriousnews,com,-Ketua Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia (BPD GBI) DKI Jakarta, Pdt. Kiky Tjahjadi, M.Th tampak sangat antusias dan bersemangat ketika menyampaikan firman Tuhan di GBI REM Hotel Ciputra Lantai Dasar Ruang Puri 5-6, Grogol, Jakarta Barat (Minggu, 12/1) malam. Pdt. Kiky mengajak ratusan jemaat yang hadir untuk membaca firman Tuhan yang terambil dalam kitab Yesaya 45: 5-7, dengan tema “Nasib Mujur Atau Malang Seseorang Ditentukan Oleh Hubungannya Dengan Tuhan”. “Kata nasib dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki makna ‘sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang’. Demikian pula Alkitab yang tertulis dalam Yesaya 45: 7 b, Yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang. Jelas bahwa Nasib seseorang itu berada di tangan Tuhan,” ujar Pdt. Kiky Tjahjadi memulai kotbahnya.

Pdt. Kiky melontarkan pertanyaan, apakah saudara ingin bernasib mujur atau malang? Semua itu tergantung dari pilihan hidup kita. “Setidaknya ada 3 faktor yang dapat mempengaruhi nasib hidup kita menjadi baik (mujur) atau buruk (malang). Pertama, Akibat Ulah (Tingkah Laku Hidup) Kita ( Yeremia 4:18). Ulah atau tingkah laku ini sangat berpengaruh terhadap nasib seseorang menjadi baik atau tidak.Tetapi yang jelas, menurut survei, apabila seseorang itu ingin bernasib baik dan diberkati Tuhan, maka kita harus sungguh-sungguh mengikuti perintah firman Tuhan. Sebab hukum tabur tuai, seperti yang tertulis dalam kitab Galatia 6:7, itu sampai sekarang masih berlaku. Jika kita menabur kebaikan, pasti menuai kebaikan. Jika kita menabur kejahatan, suatu saat kita akan menuai apa yang kita lakukan di masa lampau.

  Kedua, akibat serangan kuasa kegelapan. Iblis dan antek-anteknya itu paling suka melakukan intimidasi pikiran dan hati kita. Oleh karenanya, kita harus menjaga hati dan pikiran kita agar serangan kuasa gelap dari si Iblis itu dapat ditolak. Kitab Amsal 4:23, berkata, “ Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan”. Firman Tuhan ini sangat tegas bahwa setiap orang yang rindu kehidupannya cerah atau dengan kata lain masa depannya cerah, maka harus menjaga hati.

READ  Sekolah Subsidi Harus Untuk Orang Miskin, Bukan Orang Kaya!

Saudara yang dikasihi Tuhan, lalu bagaimana solusi atau jalan keluar agar nasib mujur dan diberkati menjadi bagian dalam hidup kita? Jawaban yang ketiga adalah membangun hubungan yang intim dengan Tuhan. Dampak dari membangun hubungan yang intim (dekat) atau mencari Tuhan itu sangat luar biasa dan segala usaha kita pasti berhasil (2 Tawarikh 31:21). Dan lakukan yang terbaik serta perbuatlah dengan segenap hati seperti untuk Tuhan (Kolose 3:23).

Sekali lagi, jika saudara ingin memiliki nasib yang baik dan diberkati Tuhan, maka jangan menyimpang ke kanan dan ke kiri, tetapi fokuslah kepada Tuhan saja (Yos 1:7), serta buanglah segala sifat irihati atau suka menghakimi, sirik, dengki terhadap orang-orang yang berdosa (Amsal 23:17-18),” papar Pdt.Kiky.

Usai mengakhiri kotbahnya, Pdt. Kiky juga mendoakan Gembala Sidang GBI REM Pdt.Paulus T Supit beserta seluruh pengerja serta segenap jemaat yang sangat antusias menghadiri ibadah setiap Minggu Raya. “Saya berdoa untuk GBI REM dan Gembala Sidang Pdt. Paulus Supit, agar terus diberikan hikmat, kesehatan, dan diberkati Tuhan dalam memimpin jemaat Tuhan di Hotel Ciputra ini. HambaMu berdoa, GBI REM makin maju, diberkati dan dipakai secara dahsyat dalam ladang pelayanan. Juga berdoa untuk seluruh jajaran pengerja GBI REM di tempat ini, kiranya Tuhan Yesus juga memberkati setiap pelayanan dan jerih lelah mereka diperhitungkan oleh Tuhan. Tak lupa jemaat Tuhan yang sangat antusias untuk mengikuti ibadah di tempat ini, kiranya berkat kesehatan, pekerjaan dan apapun yang mereka lakukan senantiasa diberi keberhasilan,” pungkas Pdt. Kiky. SM