Jakarta,Victoriousnews.com,-Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menerima kunjungan fungsionaris Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia  (DPP GAMKI), bertempat di Gedung AH. Nasution, Jalan Merdeka Barat, DKI Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Ketua DPP GAMKI Bidang Ketahanan, Pertahanan, dan Keamanan, Hendrik Aryanto Sinaga, SH, MH menjelaskan tentang organisasi GAMKI dan menawarkan kerjasama dengan Kemhan, khususnya terkait program Bela Negara dan Komponen Cadangan. “GAMKI memiliki sekitar 240 DPC dan 31 DPD GAMKI di seluruh Indonesia. Jaringan ini adalah potensi yang besar khususnya dalam melakukan penguatan terhadap ketahanan dan pertahanan Nasional,” ujar Hendrik yang juga berprofesi sebagai Advokat.

Kolonel Inf Susilo dan Kol Arhanud Lukito Adi yang mewakili jajaran Humas dan Kerjasama Kemhan menyampaikan terima kasih atas kunjungan DPP GAMKI. Kemhan menyambut baik masukan-masukan yang diberikan GAMKI dan keinginan GAMKI untuk dapat bekerjasama dengan Kemnhan.

Kolonel Arhanud Lukito Adi menyampaikan bahwa program yang bisa disinergikan adalah program Bela Negara dan Komponen Cadangan (Komcad) yang saat ini sudah ditutup pendaftarannya karena sudah ada 25.000 peserta yang siap dididik. Pendaftaran akan dibuka kembali tahun depan. “Direktorat Bela Negara siap mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan GAMKI. Untuk tindak lanjut pertemuan ini, kami menunggu surat pengajuan MoU dan kerjasama, ditujukan kepada Dirjen Pothan,” ujar Kolonel Lukito.

Hal senada diungkapkan Kolonel Inf Susilo yang mewakili Kepala Biro Humas Kemhan mengapresiasi kunjungan DPP GAMKI dan mengajak DPP GAMKI menjadi mitra strategis Kemnhan. “Kami mengajak DPP GAMKI sebagai ormas pemuda Kristen yang memiliki jaringan dari Sabang sampai Merauke untuk dapat menjadi mitra strategis pemerintah, terkhusus Kementerian Pertahanan,” pungkasnya. SM

See also  Perkuat Semangat Nasionalisme & NKRI, Gubernur DIY Sultan HB X Wajibkan Masyarakat Dengarkan Lagu “Indonesia Raya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *