Banyuwangi,Jatim,-Victoriousnews.com,-Perhelatan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2022 telah berlangsung lancar pada tanggal 28-31 Januari 2022 di Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Persidangan yang digelar secara hybrid tersebut telah menetapkan pesan Sidang MPL-PGI 2022, yaitu: sebagai bagian dari bangsa ini, gereja-gereja di Indonesia memiliki tugas untuk memperkuat kehidupan yang berkeadaban.

Poin penting yang mengemuka dalam persidangan MPL tersebut juga prihatin maraknya kekerasan terhadap perempuan dan anak di seluruh Indonesia, termasuk kekerasan seksual. Oleh karenanya, melalui Sidang MPL mendorong disahkannya Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUUTPKS) guna melindungi perempuan dan anak dari kejahatan kemanusiaan itu. Selain mendorong upaya penegakan hukum, gereja-gereja di Indonesia perlu secara serius melakukan pendidikan budi pekerti, yang mencakup pendidikan terkait teologi tubuh dan seksualitas.

Menindaklanjuti pesan MPL PGI-Tahuna, PGI Wilayah Jawa Timur telah menggelar persidangan MPL sampai ke tingkat PGIS (PGI Setempat/ kabupaten/kota). Persidangan MPL PGIS ini digelar pada hari Senin, 21/2/22 di GKJW Jemaat Pesanggaran, Banyuwangi dan dibuka secara resmi oleh Ketum PGIW Jatim, Pdt. Nathael Hermawan. “Ibadah pembukaan sidang MPL digelar sekaligus ibadah syukur HUT PGIS Banyuwangi ke 15 dan dilayani oleh Pdt. Suko Tiyarno, M.Th dari GKJW Banyuwangi. Pada saat itu Pnt. Muhamad Muji dari GKJW Pesanggaran menyampaikan kata sambutan mewakili tuan rumah. Persidangan MPL dihadiri oleh seluruh utusan dari gereja/sinode anggota PGI yang berada di wilayah Kab. Banyuwangi dan 2 gereja dari wilayah Kab. Situbondo,” tutur Ketum PGIW Jawa Timur, Pdt. Nathael Hermawan merilis pesan yang dikirim ke redaksi Victoriousnews.com, Selasa (22/2/22).

 

Selanjutnya, persidangan MPL PGIS ini dipimpin oleh Pdt. Yusuf Masduki, M.Div (Ketum PGIS) dan Pdt. Sutrijo,.Min (Ketua 2 PGIS) dengan mengesahkan anggaran dan kegiatan PGIS tahun 2022. Kegiatan tersebut adalah Rapat Rutin MPH PGIS, Paskah PGIS, Ibadah Oikumene PGIS, Natal PGIS serta menghadiri kegiatan undangan PGIW dan pemerintahan. Sedangkan laporan kegiatan dari MPH PGIS disampaikan oleh Pdt.Yosep Endro,.SS,.Si (Sekum PGIS) dan laporan keuangan oleh Pdt. Joko Hadi (Bendahara 1 PGIS) didampingi oleh Pnt. Sukadi (Bendahara 2 PGIS).

See also  Hologram Jokowi Hebohkan Kaum Milenial Ibu Kota

Sebagai Ketum PGIW Jatim, Pdt. Nathael Hermawan menyampaikan informasi penting kepada seluruh perserta persidangan MPL PGIS. Diantaranya adalah mensosialisasikan pesan Sidang MPL PGI yang telah berlangsung di Tahuna, Sulut, dan sosialisasi pengurus PGIW baru (periode 2021-2026). “PGIW Jatim juga telah melakukan berbagai kegiatan; yaitu melakukan Silaturahmi ke PW NU Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, Keuskupan Surabaya, Aras PGPI Jatim, PGLII Jatim, Sinode anggota GKI Jatim, dan Mupel GPIB. Selain itu, beberapa waktu lalu, PGIW melayani ibadah acara pelantikan PIKI Jatim, menggelar kegiatan Vaksinasi bersama Polda Jatim, kegiatan pendampingan/advokasi gereja yang sedang mengalami permasalahan dengan lingkungan di Ponorogo, Nganjuk, Lamongan dan Surabaya,” papar Pdt. Nathael Hermawan.

Suasana persidangan MPL PGIS Banyuwangi. Ki-ka: Pdt. Joko Hadi, Pdt. Yosep Endro, Pdt. Yusuf Masduki dan Pdt. Sutrijo.

Selain menyampaikan beragam kegiatan yang telah dilakukan PGIW Jatim, Pdt. Nathael juga menyampaikan arti pentingnya kehadiran PGIS bagi kegiatan Oikumene(Ekumene). Karena lewat PGIS inilah yang mengetahui permasalahan di tingkat akar rumput dan dapat menjadi narasumber bagi PGIW Jatim. “Program urgent PGIW adalah menginisiasi lahirnya PGIS, dan sudah dilantik PGIS Jombang dan sudah terbentuk PGIS Nganjuk serta PGIS Jember). Dan saat ini sudah ada 12 PGIS di wilayah Jatim. Selain itu, PGIW juga telah memiliki media oficial,” pungkas Pdt. Nathael. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published.