Jakarta,Victoriousnews.com,-Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda ke 94 tahun, Media Nawacita menggelar acara Nawacita Awards 2022 untuk pertama kalinya di Ballroom hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022). Nawacita Awards ini merupakan perhelatan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Acara akbar ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, diantaranya adalah: Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D (Menteri Hukum & HAM), Prof. Dr. Jimly. Asshiddiqie, S.H (Mantan Ketua MK), Prof. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H (Ketua MK), Burhanudin Muhtadi (pengamat politik), Eko Kuntadi, Ade Armando, Kamarudin Simanjuntak (pengacara Alm.Brigadir J), dan masih banyak lagi.

Menteri Hukum & HAM, Yassona Laoly yang juga Ketua Dewan Pembina Nawacita Indonesia, mengungkapkan, bahwa, pemikiran untuk membuat ajang Nawacita Award sebetulnya sudah lama. Namun, lantaran pandemi Covid-19 rencana perhelatan ajang tersebut terus tertunda. Hingga akhirnya tahun 2022, pemikiran itu kembali digulirkan. “Acara ini sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh nasional dalam mendukung dan mengimplementasikan program nawacita. Nawacita Awards tahun 2022 akan dibagi menjadi 9 kategori dengan 3 pemenang. Tim juri yang akan memberikan catatan-catatan. Saya tidak intervensi atau ikut campur ,”tutur Yasonna kepada wartawan sebelum acara Nawacita Awards berlangsung.

MenkumHam, Yasonna Laoly ketika menghadiri acara Nawacita Awards di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jumat (28/10/22)

Yasonna berharap ajang Nawacita Award 2022 menjadi momentum terutama kepada generasi muda agar terus mengembangkan program-program nawacita. Tak lupa, Menteri Hukum dan HAM yang juga politisi asal PDI Perjuangan ini mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. “Sekali lagi saya selaku pembina Media Nawacita Indonesia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terkait dalam penyelenggaraan Nawacita Award yang bersamaan dengan hari sumpah pemuda ke- 94 ini. Hal ini menunjukan bahwa anak-anak Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Miangas sampai pulau Rote bersatu padu untuk kemajuan bangsa. Kalau kita berpikir tahun 1928 jong Ambon, jong Celebes, jong Jawa, jong Sumatera, jong Kalimantan, dan lain-lain itu di tengah keterbatasannya, mampu menyatukan tekad bulat untuk satu Bahasa, satu bangsa dan satu tanah air. Maka sebagai generasi penerus, kita harapkan terus dapat mewarisi api perjuangan mereka. Membawa bangsa ini menjadi sebuah bangsa yang maju, berkarakter, dan tetap setia kepada kebhinekaan, persatuan dan menjaga keutuhan NKRI berlandaskan Pancasila,” tandas Yasonna.

See also  Dies Natalis Natalis GAMKI ke 59, Prof. Thomas Pentury: GAMKI Harus Mengusahakan "Pendulum" Keragaman Agar Berada Di Posisi Moderat

Pada kesempatan tersebut, Direktur PT Media Nawacita Indonesia, Beesokhi Ndruru berharap ajang ini dapat memicu lahirnya para pemimpin bangsa, kelompok atau individu yang rela berkorban. “Pemimpin yang berjuang dengan tulus dan ikhlas memberikan kontribusi positifnya bagi kemajuan, kesejahteraan dan menumbuhkan rasa percaya diri bangsa di mata dunia,” ujar Beesokhi.

Pengacara Alm Brigadir Joshua, Kamarudin Simanjutak,SH

Sebelumnya secara internal, tim panitia Nawacita Awards ini telah menyeleksi sejumlah nama tokoh yang berkompeten dan memiliki prestasi sesuai kategori masing-masing. Setidaknya ada 9 kategori yang masuk dalam penilaian,yaitu: kategori pertahanan dan keamanan; kategori sistem demokrasi; kategori pembangunan daerah; kategori penegakan hukum; kategori kesejahteraan rakyat; kategori kemajuan infrastruktur dan industri; kategori kemandirian ekonomi nasional; kategori pendidikan karakter bangsa; dan kategori penguatan kebhinekaan Indonesia. Setelah itu, sejumlah nama tokoh nasional tersebut diajukan kepada tim juri independen yang terdiri dari pegiat media sosial dan akademisi dari Universitas Indonesia; Ade Armando, Waketum KADIN, Komisaris Utama PT Pertamina Geothermal Energy; Sarman Simanjorang dan pengamat hukum; Agustus Gea.

Berikut ini 27 tokoh yang mendapatkan penghargaan Nawacita Awards tahun 2022, sesuai kategori ; Kategori Pertahanan dan Keamanan (1.Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo, 2.Menko Polhukam Mohammad Mahfud Mahmodin, 3.Panglima TNI Muhammad Andika Perkasa). Kategori Sistem Demokrasi (1.Anggota DPD Jimly Asshidiqie, 2.Aktivis Demokrasi Yenny Wahid, 3.Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, Ph.D). Kategori Pembangunan Daerah (1.Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, 2.Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan, 3.Kadis Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin). Kategori Penegakan Hukum (1.Ketua MK Anwar Usman

2.Dr. Luhut M.P. Pangaribuan, S.H., LL.M,3.Kamarudin Simanjuntak). Kategori Kesejahteraan Rakyat (1.Menko PMK Muhadjir Effendy, 2.Menteri Sosial Tri Rismaharini, 3.Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati). Kategori Kemajuan Infrastruktur dan Industri (1.Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, 2.Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, 3.Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ). Kategori Kemandirian Ekonomi Nasional (1.Menteri BUMN Erick Thohir, 2.Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, 3.Ketum KADIN Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat).

See also  Presiden Joko Widodo menerima Pimpinan & Staf PGI di Istana Merdeka Jakarta

Kategori Pendidikan Karakter Bangsa (1.Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim, 2.Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf ,3.Kepala BPIP Yudian Wahyudi. Kategori Penguatan Kebhinekaan Indonesia (1.Ketua DPR Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi, 2.Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, 3. Ketum PP Muhammadyah Haedar Nashir).

Salah satu penerima Nawacita Awards, Kamarudin Simanjuntak (pengacara Alm Brigadir Joshua), mengungkapkan rasa bahagianya ketika mendapat apresiasi dalam kategori penegakan hukum. “Beberapa waktu lalu saya dihubungi tim nawacita, katanya saya mendapatkan penghargaan dalam kategori penegakan hukum. Saya sangat berterimakasih kepada tim nawacita. Dan saya berharap Indonesia ke depan betul-betul menjadi negara hukum sesuai amanat konstitusi. Kemudian setiap pejabat negara dan rakyat Indonesia betul-betul sadar hukum dan menghargai Indonesia sebagai negara hukum,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.