GKSI Pdt. Iwan Tangka Siap Berikan Rekomendasi Sinode Baru Kepada Pdt. Matheus Mangentang Menjadi Anggota PGI

News775 Views

Jakarta,Victoriousnews.com,-Menyikapi persoalan dualisme kepemimpinan dalam tubuh Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) yang terjadi sejak tahun 2014 sampai saat ini, Majelis Tinggi GKSI, Frans Ansanay,S.H, M.Pd, mengungkapkan, selama ini pihak Pdt. Matheus Mangentang mengklaim bahwa pengikutnya sangat banyak, sehingga memaksa PGI untuk mengakui keberadaannya di PGI. “Pada pertemuan beberapa waktu yang lalu pihak Pdt. Mangentang meminta PGI memverifikasi keberadaan mereka di lapangan yang sangat banyak pengikutnya. Tetapi PGI menjawab, bukan ranahnya PGI untuk memverifikasi ke lapangan. PGI memberi jawaban tegas pemimpin gereja harus berdamai, artinya para pemimpin di Sinode GKSI dari kedua belah pihak harus berdamai. Pihak Pdt. Iwan Tangka siap berdamai, tetapi pihak Pdt. Mangentang menolak berdamai dan memilih berpisah,” ungkap Frans.

ki-ka: Pdt. Bayu Kusumo (Sekum GKSI), Pdt. Marjiyo (Mantan Ketum GKSI), Pdt. Iwan Tangka (Ketum GKSI), Pdt. Gomar Gultom (Ketum MPH PGI), Pdt. Bambang Widjaya, & Willem Frans Ansanay (Majelis Tinggi GKSI) berpose bersama usai mengikuti Sidang MPL PGI di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Namun, sebagai Majelis Tinggi Sinode GKSI, Willem Frans Ansanay, SH, M.Pd, terus mendorong kedua kubu agar berdamai.  “Dan jika ada pihak yang tidak mau berdamai, maka alangkah baiknya pihak yang tidak mau berdamai itu segera membuat sinode baru dan meminta PGI dapat menerima keberadaan mereka bersama-sama sebagai anggota baru di PGI,” pungkas Frans.

Baca Juga: Willem Frans Ansanay.,S.H., M.Pd: Mulai Tahun 2023 GKSI Usung Visi “Membangun Kembali Rumah Besar GKSI Melalui Jalan Lain”

Sekedar informasi, sinode GKSI berdiri sejak 21 November 1988 dipimpin oleh Pdt. Dr. Matheus Mangentang sebagai ketua sinode. Sejak pecahnya sinode GKSI pada tahun 2014, Pdt. Matheus Mangentang memimpin sinode GKSI versi Jl.Daan Mogot hingga sekarang. Sedangkan sinode GKSI Rekonsiliasi dipimpin oleh Pdt. Marjiyo. Kemudian dalam Rakernas GKSI 2021, Pdt. Dr. Iwan Tangka, M.Div  menggantikan Pdt. Marjiyo sebagai Ketua Sinode GKSI rekonsiliasi.SM

Comment