Pesan Pdt. Rubin Ong Dalam KTM GBI Maple Park: Waspada! Pikiran Kita Adalah “Medan Tempur”, Selalu Perbaharui Dengan Firman Tuhan

News, Ragam, Religi152 Views

Victoriousnews.com,- “Saat ini kita hidup dalam dunia yang penuh dengan pengaruh dan godaan yang dapat mengganggu pikiran kita. Tidak jarang kita merasa, pikiran kita seperti medan tempur, tempat di mana berbagai pemikiran negatif dan godaan datang menyerang kita. Namun, firman Tuhan yang tertulis dalam 1 Petrus 1:13, mengingatkan kita, “sebab siapkan pikiran (akal budi), waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus, ” ujar Pdt. Rubin Ong ketika menyampaikan firman Tuhan dalam Kebaktian Tengah Minggu (KTM) GBI Maple Park, Kamis (2/11/23) pukul 19.00 wib.

Pdt. Rubin Ong ketika menyampaikan firman Tuhan dalam KTM GBI Maple Park, (Kamis 2/11/23).

Pdt. Rubin mengingatkan kepada jemaat GBI Maple Park, bahwa pikiran kita itu bisa menjadi hutan liar, atau kebun yang dirawat. “Orang yang terlalu banyak kepahitan, sering melakukan dosa, maka ibarat akar yang tertancap, sulit dicabut. Kenapa? Karena cara berpikir dipengaruhi budaya. Contohnya, kalau kita memberi, tapi masih berpikir nanti akan kekurangan, berarti memberi belum menjadi budaya. Begitu pula kalau kita berpikir ibadah itu dapat apa dan manfaatnya apa, berarti ibadah itu belum menjadi budaya. Jika hal itu terjadi dalam kehidupan kita, maka pikiran kita seperti iblis yang patut dienyahkan,” tutur Pdt. Rubin sembari mengutip kitab Matius 16:23.


Lanjut Pdt. Rubin, meskipun kita sudah menjadi hamba Tuhan, pelayan, tak menutup kemungkinan bahwa Medan tempur pikiran kita kerap terganggu dengan hal-hal negatif. “Saya mau kasih tahu, banyak juga lho anak-anak Tuhan yang kecanduan pornografi, terjebak pergaulan bebas, miras dan terlilit hutang pinjol. Ini mengerikan. Jadi saya ingatkan agar pikiran kita kuat, maka jadikan budaya membaca dan merenungkan firman Tuhan (Alkitab). Firman Tuhan itu seperti hujan. Ketika hujan firman itu turun, tanah hati kita jangan sampai keras, karena air itu tidak akan menyerap. Tanah hati kita harus gembur supaya dilembutkan Tuhan. Sehingga kita bertobat sungguh-sungguh dan hati kita diubahkan menjadi baru. Agar kita menjadi pribadi yang berkarakter kristus. Pribadi yang tidak mudah digoyahkan dengan tipu muslihat iblis, ” ungkap Pdt. Rubin mengajak jemaat membaca kitab Yesaya 55:6-11.

Suasana ibadah KTM GBI Maple Park

Diakhir kotbahnya, Pdt. Rubin menyimpulkan, agar pikiran kita menjadi kuat, maka harus selaras dengan firman Tuhan. Karena firman itu punya kuasa pelaksanaan. Firman juga punya kuasa keberhasilan. Kuncinya adalah, pertama: kita harus Replace ( mengganti pikiran) yang lama menjadi baru, dengan membaca firman Tuhan. Kedua, kita harus Reframe (diubahkan lagi). Artinya perilaku kita harus mau berubah dan diubahkan Tuhan. Ketiga, Kita harus Rewiring (kembali/Pulang). Kita harus kembali pulang kepada Tuhan. Setia, taat, berdoa, memuji, menyembah dan duduk diam di kaki Tuhan, ” pungkas Pdt. Rubin Ong.

Gembala sidang GBI Maple Park, Pdt. Ferry Iskandar ketika memimpin doa berkat

Setelah mendengarkan firman Tuhan, jemaat maupun pelayan GBI Maple Park tampak sangat diberkati dan diperbaharui dalam keimanan kepada Tuhan. Hal itu juga dikatakan oleh Gembala Sidang GBI Maple Park, Pdt. Ferry Iskandar. “Ya pesan inti dari  kotbah Pdt. Rubin Ong adalah kita  harus jaga pikiran, tanamkan hal yang baik. Kemudian memperbaharui pikiran dengan  merenungkan Firman serta menjaga pikiran dari hal-hal negatif,” ujar Pdt. Ferry dalam pesan singkatnya.

Ki-ka: Pdt. Rubin Ong & Pdt. Ferry Iskandar

Sekedar informasi, Kebaktian Tengah Minggu (KTM) GBI Maple Park ini rutin diadakan setiap hari Kamis malam (pukul 19.00-21.00). Adapun jadwal pengkotbah yang sudah tersusun selama bulan November adalah sebagai berikut: Pdt. Agus Luthan (9 November), Pdt. Paulus D Santo (16 November), Pdt. Henry Manalu (23 November) dan dr. Cissie Nugraha (30 November). SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *