Perayaan Natal & Reuni Akbar IKA STT REM,Pdt.Dr.Yotam Sugihyono: Kemuliaan Bagi Allah Itu Diucapkan Oleh Malaikat!

Natal Penuh Sukacita IKA STT REM Ini juga Disemarakkan Dengan Games Menarik & Puluhan Doorprize

News, Religi677 Views

Victoriousnews.com,– Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel (IKA STT REM) menggelar perayaan Natal bersama sekaligus reuni akbar di kampus STT REM, Jalan Pelepah Kuning III Blok WE 2 No 4 G-K, Kelapa gading, Jakarta Utara, Senin (18/12/23). Natal penuh sukacita ini dihadiri oleh Pdt. Dr. Yogi Dewanto, MBA (Ketua STT REM), Dr. Benny Hutahaean., SH., MH., M.Th (Ketua IKA STT REM), Dr. Rewani Pakpahan (Ketua Panitia), Dr. Lenny Chendralisan, Dr. Rahtomojati, Dr. Yusak Suryana, Dr. Yohanes MJB,  para dosen pengajar,  para alumni STT REM (S1, S2 dan S3) serta mahasiswa-siswi STT REM.

Pdt. Dr. Yotam Sugihyono ketika menyampaikan kotbah dalam perayaan natal IKA STT REM, Senin (18/12/23)

Perayaan Natal ini mengusung tema “Kemuliaan Bagi Allah Dan Damai Sejahtera di Bumi” (Lukas 2:14), dan mempercayakan Dr. Yotam Sugihyono sebagai pembicara. Mengawali kotbahnya, Pdt. Yotam mengatakan, bahwa kemuliaan bagi Allah itu diucapkan oleh para Malaikat (bala tentara Sorga). Yotam kemudian mengutip kitab Yohanes 3: 16, karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini….’. “Menggambarkan betapa besarnya kasih Allah kepada manusia itu, ibarat ada seorang anak yang bermain di rel KA yang aktif. Tentu saja, sewaktu-waktu, jika ada kereta api lewat, maka anak itu bisa saja terancam nyawanya dan tertabrak. Tetapi karena cintaNya Tuhan itu kepada anakNya, maka  (kita/manusia berdosa) itu diselamatkan dan dipindahkan ke rel yang tidak aktif. Gambaran inilah yang dilakukan Tuhan Yesus kepada manusia. Ia rela mati disalib untuk menyelamatkan kita dari segala dosa dan pelanggaran kita,” ungkap Pendeta Yotam bersemangat.

Lanjut Yotam, Allah yang besarnya tak terhingga itu harus rela menjadi kecil dan masuk dalam  di rahimnya seorang perawan bernama Maria. Bahkan keberadaan Allah ‘dari  yang tak terbatas oleh ruang dan waktu, rela menjadi  terbatas.  Allah yang tak terbatas itu rela merendahkan diriNya, karena cintaNya kepada manusia. “Jadi ketika Yesus akan lahir, saat itu tidak ada tempat yang bagus. Semua penginapan penuh. Akhirnya DIA harus lahir di palungan di kandang binatang. Kenapa Allah memilih palungan, tempat makan hewan yang kotor itu?. Apa korelasinya dengan kita? Yang jelas palungan itu menggambarkan bahwa manusia  dalam kondisi kotor atau berdosa. Nah ketika kita menerima Yesus,  maka DIAlah yang menyucikan tempat yang paling kotor itu, mulai dari hati, pikiran dan seluruh tubuh, jiwa dan roh kita,” ungkap Yotam.

Yotam kemudian melemparkan pertanyaan,  apa tujuan Tuhan Yesus rela datang ke dunia menjadi manusia? Dalam kitab  Ibrani 10:5-6;18, dikatakan bahwa, Yesus datang ke dunia untuk membawa pendamaian antara manusia dengan Allah. Sehingga kita tidak perlu mengorbankan kambing atau domba seperti zaman dulu. Yesus datang untuk menghapus dosa, dan memberikan pengampunan kepada manusia yang berdosa (1 Pet 1:18-19). “Manusia itu tidak ada apa-apanya dan sangat kecil sekali di mata Tuhan. Kalau  diilustrasikan,  kita terbang tinggi menuju ke ruang angkasa melewati langit, bulan, bintang,  menembus planet. Sampai di ketinggian manapun, kita akan melihat bahwa langit dan bumi akan  berada dalam genggaman Tuhan. Dan besarnya hanya segumpal di tangan Tuhan (Kejadian 1:1). Karena Tuhanlah yang menciptakan langit dan bumi, beserta segala isinya,” pungkas Yotam mengakhiri kotbahnya.

Ketua STT REM, Pdt. Dr. Yogi Dewanto ketika menyampaikan kata sambutan

Ketua STT REM,Pdt. Dr. Yogi Dewanto, dalam kata sambutannya, mengatakan, bahwa keberadaaan STT REM saat ini menjadi  lebih maju dan kuat karena ada motor penggeraknya, yaitu  ada IKA STT REM. Karena mereka adalah lulusan-lulusan yang berkarya dan sukses di berbagai bidang. “Puji Tuhan semua prodi STT REM sudah terakreditasi. Tadi saya ngobrol dengan Ketua IKA, Pak Benny, sebenarnya beliau sudah profesor. Karena secara skornya sudah cukup, bahkan lebih. Tetapi ada sedikit kendala, maka tertunda,”ujar Yogi kemudian mengucapkan selamat natal dan menyongsong tahun baru 2024 kepada seluruh IKA STT REM.

Ketua IKA STT REM Dr. Benny Hutahaean, Wakil Ketua Dr. Erwin serta Dr. Lenny Chendralisan menyerahkan bantuan dana kepada Ketua STT REM, Dr. Yogi Dewanto

Ketua IKA STT REM, Dr. Benny Hutahaen, SH, MH, M.Th, mengucapkan rasa syukurnya atas terselengaranya perayaan natal. “Puji Tuhan bisa terselenggara dengan baik dan terimakasih kepada ketua STT REM Dr. Yogi Dewanto, yang telah memfasiltasi tempat. Jadi bukan hanya natal, tetapi kita rencakan sebagai reuni bukan kita semua. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Yohanes selaku ketua yayasan, karena diberikan kesempatan untuk merayakan natal di gereja yang luar biasa ini. Kami merasakan betapa indahnya ruangan ini,” tukas Benny.

Ketua IKA STT REM, Dr Benny Hutahaean (kanan) didampingi oleh Wakil Ketua IKA STT REM, Dr.Erwin ketika menyampaikan kata sambutan

Menurut Benny, STT REM ini adalah sekolah yang dibangun  atas dasar keilmuan. “Maka wajarlah jika nantinya akan mencetak profesor-profesor, doktor-doktor, magister, serta para sarjana. Sehingga itu merupakan keniscayaan sebagai sekolah tinggi teologi. Sebagai alumni, kami siap untuk menjadi mitra STT REM, untuk mengembangkan keilmuan agar sekolah ini semakin maju dan berkembang,”tandas Benny yang saat itu didampingi oleh Wakil Ketua IKA STT REM, Dr. Erwin. Pada kesempatan tersebut,  IKA STT REM menyerahkan sumbangan dana sebesar 5 Juta. Sumbangan diserahkan oleh Dr. Lenny Chendralisan kepada ketua STT REM, Dr. Yogi Dewanto.

Dr.Rewani Pakpahan (Ketua Panitia) ketika menyampaikan kata sambutan

Sementara itu, Ketua Panitia Natal, Dr. Rewani Pakpahan,M.Th mengucapkan terimakasih kepada Ketua STT REM atas fasilitas tempat di kampus STT REM untuk menyelenggarakan perayaan natal. “Saya juga berterimakasih kepada ketua yayasan dan seluruh jajarannya. Dan benar kata Bapak ketua IKA REM, bahwa kita numpang merayakan natal di tempat ini. Dan puji Tuhan, kesempatan kali ini sangat kami syukuri,” ungkap Rewani.

   Rewani juga menyampaikan terimakasih atas  kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai ketua panitai Perayaan Natal bersama IKA STT REM. “Saya sudah diberi kepercayaaan selama 3 kali berturut-turut oleh pak Benny. Menjadi ketua panitia natal sekaligus ketua panitia Paskah,” tandas Rewani tampak senang karena yang hadir tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Acara natal IKA STT REM ini juga dimeriahkan sejumlah kesaksian pujian dari mahasiswa STT REM, serta ditutup dengan games menarik dan pembagian puluhan doorprize bagi hadirin yang beruntung. Selamat Natal 2023 & Selamat Menyongsong Tahun Baru 2024. SM

Leave a Reply