Liputan Foto Seminar “Why Learning Hebrew?”

Pesan Mendagri Tito Karnavian Dalam Penutupan GA WEA: Pancasila Merupakan Nationality Blessing, Pemersatu Bangsa Indonesia

Ki-ka: Pdt. Anton Tarigan (Ketua Panitia GA WEA), Mendagri Tito Karnavian, Bishop Efraim Tendero (Sekjen WEA), dan Pdt. Ronny Mandang (Ketum PGLII)

SENTUL,Victoriousnews.com,- General Assembly World Evangelical Alliance yang ditutup pada hari Selasa (12/11) malam, dikejutkan dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri Indonesia Jenderal (Pol) Tito Karnavian dalam acara tersebut. Sebenarnya Mendagri Tito Karnavian, datang untuk persiapan fmal pertemuan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019 yang dilaksanakan di tempat yang sama, yakni di SICC Rabu (13/11/2019). Namun, ketika bertemu di Hotel Harris, Pdt. Lipiyus Biniluk mengajaknya bergabung di acara GA WEA. “Tiba-tiba Pdt. Lipiyus Biniluk mene|pon saya dan mengatakan Menteri Dalam Negeri telah ada di hotel Harris dan sudah siap bergabung ke gedung SICC di acara WEA GA. Hanya dalam waktu 3 menit PGLII dan WEA diwakilkan Bishop Efraim Tendero menerima kedatangan Pak Tito dan Iangsung bercakap di ruang VVIP. Setelah sedikit memperkenalkan WEA dan PGLII, Pak Tito Karnavian yang juga akrab dengan PGLII, hadir di tengah acara GA dari 92 negara anggota WEA dan memberikan suatu refleksi keagamaan dalam konteks ke-lndonesiaan yang sangat memberkati seluruh peserta GA WEA,” tutur Deddy A. Madong, Wakil Ketua Panitia GA WEA.

Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Bishop Efraim Tendero

Dalam Pidato sekaligus refleksi dalam konteks Ke-Indonesiaan, Mendagri Tito mengatakan bahwa Pancasila merupakan nationality blessing atau berkat dari Tuhan bagi bangsa Indonesia yang menjadi perekat bagi keberagaman Indonesia. “Indonesia adalah sebuah Negara dengan beragam agama, etnis dan budaya. Kita juga memiliki wilayah geografls yang sangat luas. Tapi para pendiri bangsa telah memilh pemersatu yang sangat kuat yaitu Pancasila. ltulah yang menentukan nasionalisme kita dan persaudaraan kebangsaan kita,” ujar Tito ketika menyampaikan pidatonya dalam bahasa Inggris di hadapan peserta WEA.

Mendagri Tito menyerahkan peta Indonesia kepada Bishop Efraim Tendero

Selain menjelaskan tentang Pancasila sebagai pilar kebangsaan, kebhinekaan, dan toleransi umat beragama,Mantan Kapolri ini juga banyak bicara tentang pemberantasan paham radikal, terorisme di Indonesia dan internasional serta upaya-upaya yang bisa ditempuh untuk mewujudkan perdamaian dunia.
Usai berpidato Mendagri Tito didaulat oleh PGLII untuk menyerahkan peta Indonesia kepada Bishop Efraim Tendero selaku General Secretary WEA. Peta Indonesia ini terbuat dari kain batik dalam bingkai kayu berwarna emas. SM

Bishop Efraim Tendero: Ini Adalah Sidang WEA Terbaik Yang Pernah Saya Ikuti

Pose bersama seluruh pengurus PGLII dengan Bishop Efraim Tendero di depan gedung SICC, 8 Nov 2019

SENTUL,Victoriousnews.com,- Persidangan lanjutan General Assembly World Evangelical Alliance (GA-WEA) yang berlangsung di Sentul International Convention Centre (SICC), sejak tanggal 7 sd 13 November 2019 membahas 3 isu besar, yakni Global, Generation dan Gender. Nah, pada hari ketiga persidangan, Sekjen WEA, Bishop Efraim Tendero tiba-tiba mengatakan ingin bertemu seluruh pengurus serta anggota Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII). Pembicaraan akhirnya dilakukan di VVIP Lounge usai makan siang.
Dalam pembicaran itu, Bishop Efraim Tendero kembali menegaskan bahwa terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Sidang Umum WEA 2019 merupakan hal yang tidak terduga. “Sebenarnyaa sudah ada beberapa tawaran yang masuk. Di antaranya dari Korea Selatan dan Ethiopia. Secara fasilitas dan pendanaan, Korea Selatan sangat siap. Sementara Ethiopia menjadi kandidat karena faktor sejarah. Kita tahu bahwa Alkitab menyebutkan kekristenan masuk ke Afrika melalui seorang sida-sida Ethiopia yang ditemui Filipus di jalan sunyi (Kis. 8:27-38). Jadi akan sangat luar biasa jika Sidang Umum WEA 2019 diadakan di tempat yang sangat bersejarah bagi kekristenan.
Namun saat saya berdoa, rupanya Tuhan justru menginginkan Indonesia menjadi tuan rumah. Saat saya sampaikan hal ini kepada Pdt. Nus Reimas, Ketua Majelis Pertimbangan PGLII, ia bilang akan mendoakannya dulu. Menyelenggarakan acara bertaraf internasional seperti ini pasti memerlukan persiapan matang dan biaya yang tidak sedikit. Jadi kalau nantinya Indonesia menyatakan tidak siap, saya bisa memakluminya.Beberapa pekan kemudian, Pdt. Nus Reimas minta saya segera meneleponnya. Sambil menangis, ia mengatakan bahwa setelah berdoa mendapat peneguhan untuk mengambil tawaran menjadi tuan rumah Sidang Umum WEA 2019. Saya terkejut. Lantas bagaimana dengan dananya? Pdt. Ronny Mandang yang kemudian saya hubungi mengatakan Tuhan akan menyediakannya.Hari ini saya melihat bagaimana Sidang Umum WEA 2019 berlangsung dengan baik. Meski acara belum selesai, saya terkesan dengan cara panitia bekerja. Salah satu peserta Sidang Umum WEA 2019 yang sudah bergabung di WEA selama lebih dari 50 tahun, dan pernah mengikuti Sidang Umum WEA di berbagai negara, mengatakan bahwa ini merupakan salah satu Sidang Umum WEA terbaik yang pernah diikutinya. Oleh karena itu, saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” tukas Tendero, selanjutnya ditutup dengan doa dan foto bersama. SM

Pdt. Dr. Niko Njotorahardjo: Saat Ini Kita Memasuki Pentakosta Ketiga

Pdt. Niko saat menyampaikan Firman Tuhan dalam pembukaan GA WEA

SENTUL,Victoriousnews.com,- Gembala senior GBI Gatot Subroto (Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo) adalah pemilik gedung Sentul International Convention Center (SICC) di Babakan Madang Sentul Selatan, Bogor Jawa Barat. Di tempat tersebutlah, diselenggarakan General Assembly World Evangelical Alliance (GA WEA- Sidang Raya Penginjilan Sedunia).


Pdt. Niko juga dikenal sebagai hamba Tuhan kerap menggelar KKR di berbagai daerah di Indonesia. Sebagai tuan rumah, panitia memberikan kepercayaan untuk menyampaikan firman Tuhan tentang tema GA WEA 2019, yakni “Your Kingdom Come” (Datanglah Kerajaan-Mu).
Pdt Niko mengawali renungannya, dengan mengungkapkan bahwa dirinya mendirikan SICC sebagai respon panggilan Tuhan pada dirinya untuk membentuk House of Prayer for All Nations, healing center, miracle center, dan tempat yang berpengaruh untuk trasnsformasi bagi Indonesia dan bangsa-bangsa.


“Saya percaya, General Assembly World Evangelical Alliance diadakan ditempat ini (SICC), bukan suatu kebetulan, tapi saya percaya ada maksud Tuhan yang luarbiasa. Saya akan menyampaikan apa yang Tuhan taruh dalam hati saya. Tema dari pertemuan ini, Your Kingdom Come (Datanglah Kerajaan-Mu), ini adalah doa yang diajarkan Tuhan Yesus, didalam Doa Bapa Kami, dan saya percaya, sebenarnya doa ini harus diperkatakan setiap hari. Pada saat kita berdoa demikian, itu sebetulnya kita berdoa untuk mukjizat, kesembuhan, pelepasan, pertobatan, keselamatan, sebab pada saat Your Kingdom Come, itu terjadi seperti itu, selain itu, kalau kita berdoa Datanglah Kerajaan-Mu, sebenarnya kita berdoa untuk kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, karena kita merindukan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua” terang Pdt Niko.


Lebih lanjut Pdt Niko menjelaskan tentang kedatangan Kerajaan Tuhan, menurut kitab Injil Matius. “Pada suatu hari murid-murid Tuhan Yesus bertanya, Guru, apa tanda dari kedatangan-Mu, dan apa tanda dari kesudahan dunia ini, Tuhan Yesus menjawab, salah satunya dari Matius 24 ayat 14 : Dan Injil Kerajaan-Nya diberitakan diseluruh dunia, dan menjadi kesaksian bagi seluruh bangsa, dan setelah itu tiba kesudahannya. Jadi Tuhan Yesus akan datang kembali, kalau Injil Kerajaan Allah sudah diberitakan diseluruh dunia, menjadi kesaksian bagi semua bangsa. Kalau saudara dan saya, sangat merindukan kedatangan Tuhan, berarti kita merindukan supaya Injil Kerajaan Allah diberitakan diseluruh dunia, kesaksian bagi bangsa-bangsa, dan untuk itulah Tuhan memberikan Amanat Agung, karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa, sampai kepada akhir zaman”.


Pdt Niko dalam renungan firman Tuhan, juga mengungkapkan sejarah pencurahan Roh Kudus, dan dampaknya bagi kekristenan.
“Amanat Agung belum berakhir, karena itu pada tahun 1906, kembali Roh Kudus dicurahkan, di Azusa Street Los Angeles Amerika Serikat, seorang hamba Tuhan bernama William Seymour, dipakai Tuhan luarbiasa. Peristiwa Azusa Street ini dahsyat, menurut Conwel Theological Seminary, 77,9 % kekristenan yang ada saat ini, dimulai pada tahun 1900” jelas Pdt Niko. Kemudian dijelaskan lebih lanjut oleh Pdt Niko tentang nubuatan dari William J. Seymour pada tahun 1909. “Pada tahun 1909, dia (William Seymour) bernubuat, kira-kira 100 tahun ke depan, yakni era sekarang ini, Roh Kudus akan dicurahkan jauh lebih dahsyat dari peristiwa Azusa Street, dan dikatakan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti, sampai Tuhan Yesus datang kembali” ungkap Pdt Niko.
Pdt Niko menyebutkan bahwa hingga kini sudah terjadi curahan Roh Kudus (Pentakosta) dua kali dalam sejarah dunia, yakni pertama pada para murid di Yerusalem, kedua pada peristiwa Azusa Street di Los Angeles Amerika Serikat, dan saat ini, menurut Pdt Niko, kita sudah memasuki Pentakosta yang ketiga. “Saat ini kita telah memasuki Pentakosta ketiga. Dan dimulai dari Indonesia, akan banyak orang yang menerima Yesus sebagai juruselamat hingga ke bangsa-bangsa seluruh dunia,” pungkas Pdt. Niko. SM

Dr. John Palinggi, MBA (Pengamat Sospol): Koalisi dan oposisi adalah suatu perdebatan di parlemen terkait kebijakan atau program

Dr. John Palinggi bersama KH Said Agil Siradj (Ketum PBNU)

JAKARTA,Victoriousnews.com,-Dukungan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang bergabung ke pemerintahan Jokowi beberapa waktu lalu ternyata menjadi kabar baik. Meskipun banyak pengamat politik menilai hal tersebut menandakan tidak solidnya parpol pengusung Jokowi-Amin.

Baca Juga :Jangan Takut, Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Pasti Aman!

Menanggapi mengenai koalisi dan oposisi yang terjadi belakangan ini, Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN), Dr,  John Palinggi, MBA, mengatakan, bahwa, Indonesia tidak mengenal adanya oposisi pemerintahan. “Koalisi dan oposisi adalah suatu perdebatan di parlemen (DPR RI) terkait suatu kebijakan atau program. Adanya perdebatan atau beda pendapat di parlemen membuat anggota dewan berkoalisi untuk memenangkan perdebatan pendapat di parlemen,” tutur John yang baru dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin).

Dr. John Palinggi bersama dengan KH Ma’ruf Amin (Wakil Presiden terpilih)

Menurut John, perdebatan pendapat di parlemen tersebut dalam rangka memperjuangkan aspirasi rakyat bukan kepentingan partai politiknya, apalagi kepentingan  pribadi dan kelompoknya. “Membela aspirasi rakyat yang berbeda. Yang diputuskan di parlemen itu untuk kepentingan rakyat bukan parpol dan kelompoknya. Anggota parlemen jangan memandulkan tuntutan rakyat, kalau itu dilakukan, mereka layak disebut pengkhianat rakyat dan Negara,” tandasnya.

Dr. John Palinggi bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP

Lanjut John, sebenarnya dalam politik itu tidak ada koalisi permanen. Hal itu karena seringkali saat membela aspirasi rakyat terdapat perbedaan pendapat atau pandangan. “Ada saatnya berpeda pendapat karena membela aspirasi rakyat yang berbeda. Oposisi juga demikian. Jadi oposisi bukan diartikan sebagai kelompok penyerang pemerintah, dan oposisi sebagai kelompok pendukung pemerintah,” pungkasnya. SM

Jangan Takut, Pelantikan Presiden & Wakil Presiden Pasti Aman!

Dr. John Palinggi, MBA bersama Presiden Joko Widodo

JAKARTA,Victoriousnews.com,-Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden itu adalah perintah undang-undang. Jadi dalam mekanisme sistem politik kita, manakala Presiden dan Wakil Presiden sudah terpilih, maka wajib hukumnya untuk dilantik oleh Mahkamah Agung (MA) di hadapan sidang paripurna DPR RI.Demikian dikatakan oleh pengamat sosial politik, Dr. John N Palinggi ketika ditemui di ruang kerjanya, Menara Mandiri, Menteng-Jakarta Pusat (Rabu, 16/10/2019).

Baca Juga : Dr. John Palinggi, MBA (Pengamat Sospol): Koalisi dan oposisi adalah suatu perdebatan di parlemen terkait kebijakan atau program

Menurut John, agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan KH, Ma’aruf Amin masa bakti 2019-2024 yang digelar pada 20 Oktober 2019 mendatang pasti  berjalan mulus, aman dan damai. “Mengenai adanya isu belakangan ini bahwa pelantikan Presiden dan Wapres akan ada gangguan, baik ancaman teroris dan lain sebagainya; terus terang saya mengesampingkan itu. Oleh karenanya, saya mengajak masyarakat agar berpikir waras. Kita sudah capek dengan ocehan-ocehan seperti itu. Saya sangat yakin bahwa acara pelantikan nanti akan berjalan mulus, aman tanpa gangguan. Saya ini konsultan keamanan. Semisal ada informasi pergerakan teroris, ya tangkap saja. Tidak usah ramai diberitakan di media, menciptakan rasa ketakutan di masyarakat. Jadi, media juga harus belajar menyajikan berita yang benar,” tutur Ketua Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA).

Dr. John Palinggi ketika ditemui di kantornya (Rabu, 16/10)

Lanjut John, di Indonesia  ini terlalu banyak orang yang pandai merekayasa berbagai informasi  sehingga masyarakat hidupnya dipenuhi ketakutan. “Hal inilah yang membuat Indonesia dikenal sebagai salah satu negara paling tidak aman di luar negeri. Sehingga investor enggan masuk ke Indonesia. Warga terlalu dicurigai, masuk Mall dan hotel harus diperiksa dengan alat deteksi  berkali-kali. Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh masyarakat wajib mendukung pemerintahan Jokowi-Amin ke depan. Jangan terus-terusan mengujat, menghina atau bahkan merendahkan Presiden. Sehingga ke depan, pembangunan Negara berjalan dan tidak terganggu. Apalagi saya melihat Presiden Jokowi orang yang tulus bekerja bagi rakyat dan Negara. Kalau ada koreksi dan kritik hendaknya dilakukan dengan mekanisme yang baik, bukannya menghina, merendahkan bahkan memaki-maki Presiden,” papar John penuh harap. SM

Yayasan Damai Sejahtera Utama Gelar Seminar Buku Sejarah Penebusan Seri -1 Di Surabaya

SURABAYA,Victoriousnews.com Penebusan adalah metode penyelamatan dengan membayar suatu harga. Yesus dengan darah-Nya yang berharga di atas kayu salib telah menebus kita. Peristiwa “Salib Kristus” ini adalah puncak dari rentetan sejarah penyelenggaraan Allah yang tidak terputus sejak setelah kejatuhan manusia untuk menyelamatkan umat pilihan-Nya. Seluruh sejarah ini dibentangkan lewat buku-buku seri sejarah penebusan. 

Ketua Pembina Yayasan Damai Sejahtera Utama, Ferry Tandiono

Seminar buku seri sejarah penebusan telah dilaksanakan di lebih dari delapan belas negara di seluruh dunia, di antaranya Amerika Serikat, Korea Selatan, Inggris, Cina, Jerman, bahkan sampai ke Rusia dan Bangladesh. Atas kasih karunia Tuhan, seminar buku sejarah penebusan seri pertama berjudul “Silsilah di Kitab Kejadian” dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019 di Dyandra Convention Center Surabaya.


Seminar ini diadakan oleh Yayasan Damai Sejahtera Utama, bekerjasama dengan BAMAG Jawa Timur, PGS Kota Surabaya, PGLII Kota Surabaya, dan PGPI Kota Surabaya. Dua ribu peserta berkumpul dari berbagai denominasi dan dihadiri banyak STT di antaranya STAS Deu, Sola Gratia, Exelcius, STTI, Happy Family, Sabda Alam, Tabernakel, STT Amadeus, dan banyak lagi.


Seringkali ketika membaca Alkitab, orang melewatkan bagian silsilah begitu saja, padahal di dalamnya terkandung rahasia Allah yang menakjubkan. Tuhan memadatkan seluruh sejarah penebusan yang telah berlangsung sejak Adam sampai kedatangan Yesus Kristus ke dalam silsilah. Buku Silsilah di Kitab Kejadian membahas silsilah Adam sampai kepada Abraham.
“Dari silsilah ini, yang Tuhan paling tekankan adalah pewarisan iman,” ujar Pdt. Dr Phillip Lee selaku pembicara utama. Adam mati di usia 930 tahun ketika Lamekh generasi kesembilan dari Adam berusia 56 tahun. Kita bisa mengetahui Adam diberkati dengan umur panjang demi terus mewariskan iman kepada keturunan-keturunannya. Pewarisan iman tampak dari penamaan Nuh oleh Lamekh. Nuh artinya Sabat atau istirahat. Lamekh menamai anaknya Nuh demikian karena Lamekh mengharapkan istirahat dari tanah yang dikutuk Tuhan. Kutukan terhadap tanah terjadi di Taman Eden. Dan hanya Adam yang tahu. Peristiwa ini diketahui Lamekh dari Adam. “Maka saudara jika mau panjang umur, ajarkan firman Tuhan,” tukas Pdt Phillip Lee.

Pdt. Phillip Lee

Buku seri Sejarah Penebusan di tulis oleh Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D. Dan diterjemahkan oleh Pdt. Youn Doo Hee. Tiga tahun enam bulan dan tujuh hari penulis berdoa dan membaca Alkitab diatas Gunung Jiri di Korea. Penulis bertahan hidup sendirian, dengan hanya makan beras yang direndam dengan air. Beliau terus berdoa dan membaca Alkitab hingga mendapat pencerahan roh kudus, dan mulai menulis draft buku seri Sejarah Penebusan. Ketika kehabisan kertas, beliau menulis menggunakan daun kudzu. Pendeta Abraham Park hamba Tuhan yang telah membaca Alkitab lebih dari 1800 kali dan senantiasa menekankan “Hanya Yesus” didalam hidupnya.
Buku seri kedua dengan judul Pertemuan yang Terlupakan membahas tentang 40 tahun perjalanan umat Israel dalam masa eksodus. Penulis menerangkan 42 perkemahan di padang gurun yang belum pernah diungkapkan. Yang mengejutkan, Ritma (perkemahan ke 14) dan Kadesh (perkemahan ke 32) adalah tempat yang sama. Mayoritas waktu yang dihabiskan di padang gurun, yaitu selama 38 tahun umat Israel berputar-putar dari Ritma hanya untuk sampai kembali ke tempat yang sama, karena ketidakpercayaan. Seperti demikian, ketidakpercayaan dan keluhan hanya membuang waktu saja. Buku ini juga membahas bapa iman Abraham dan misteri keturunan keempat yang menggenapi perjanjian suluh.
Buku seri ketiga, keempat, dan kelima, masing-masing membahas 14 nama dalam silsilah Yesus yang dicatat di Matius 1. Ketika membaca silsilah ini, banyak yang menganggap nama-nama yang tercatat semuanya memiliki hubungan ayah dan anak kandung. Namun sebenarnya tidaklah demikian. Banyak nama-nama yang dihilangkan dari silsilah Yesus Kristus ini. Sebagai contoh, salah satu topik dalam buku ke-3 yang membahas 14 keturunan dari Abraham sampai Daud, terdapat tokoh yang bernama Ram dan Aminadab. Ram adalah tokoh yang hidup di masa awal masuk ke Mesir sedangkan Aminadab adalah tokoh yang hidup di masa eksodus dari Mesir. Terdapat jangka waktu 430 tahun sejak umat Israel masuk ke Mesir dan keluar dari Mesir. Sehingga membuktikan Ram bukanlah ayah kandung dari Aminadab. Lebih lagi, penulis menjelaskan penyebab nama-nama diantara Ram dan Aminadab ini dihapus.
Total ada dua belas buku dalam seri Sejarah Penebusan. Buku-buku ini telah diterjemahkan ke delapan belas bahasa di seluruh dunia. Sepuluh telah diterbitkan dalam bahasa Korea dan enam buku telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Yes 55:8-9 (NKJV) jalanmu dan jalan-Ku itu berbeda. Jalan bukan hanya berarti jalan yang kelihatan, tapi juga metode/ cara. Maksudnya, harus hidup sesuai dengan cara yang berkenan bagi Bapa. Pdt Phillip Lee menekankan bahwa rahasia Henokh naik ke surga tanpa mengalami kematian adalah karena ia selalu mencocokkan hatinya dengan hati Tuhan. Maka, kita pun harus mencari Tuhan seperti apa dan mencocokkan dengan hati Tuhan.


Buku-buku seri Sejarah Penebusan dapat diperoleh di toko-toko buku Kristen, marketplace online, dan juga tersedia dalam bentuk e-book di Google Book. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di www.sejarahpenebusan.com, IG Sejarah Penebusan, dan FB Sejarah Penebusan. Kelas-kelas online pun dapat diikuti di grup FB Kelas Online Sejarah Penebusan.
Dengan mengembalikan semua kemuliaan hanya kepada Allah yang hidup, penulis buku seri Sejarah Penebusan sangat menantikan kedatangan segera hari ketika firman Tuhan menutupi seluruh alam semesta dan bangsa di tanah yang penuh dosa seperti air memenuhi lautan (Mat 28:19-20, Yes 11:9, Hab 2:14). SM

Pidato Kebangsaan Dalam Pengukuhan DPP GAMKI, Bambang Soesatyo (Ketua MPR-RI): Tangkal Radikalisme, Saya Setuju Nilai-Nilai Pancasila Harus Diajarkan Kembali di Sekolah

Ketua MPO Michael Wattimena menyerahkan bendera kepada Ketum GAMKI terpilih Willem Wandik

JAKARTA, Victoriousnews.com, Bertempat di Lantai 5 Graha Oikumene, Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat, Dewan Pengurus Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) menggelar pengukuhan dan Serah terima kepengurusan masa bakti 2019-2022, Jumat (11/10/2019).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, seperti Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, perwakilan dari GP Ansor (Adung), KNPI, PGI dan sejumlah organisasi lain.

Pada kesempatan tersebut, lebih dari 50 orang pengurus DPP GAMKI dikukuhkan dan didoakan secara khusus oleh Pdt. Dr. Ronny Mandang (Ketum PGLII).
Setelah itu Mantan Ketum GAMKI, Michael Wattimena yang kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Umum Terpilih GAMKI Periode 2019-2022 Willem Wandik.
“Pada hari ini saya berikan bendera pataka untuk dikibarkan di seluruh Indonesia,” ujar Michael.
Acara berikutnya menyerahkan administrasi kepada Sekretaris Umum terpilih GAMKI Sahat Sinurat dan penandatanganan berita acara pengukuhan DPP GAMKI Periode 2019-2022.

Ketua Umum GAMKI terpilih Willem Wandik, dalam pidatonya (seperti dituangkan dalam buku), mengatakan, bahwa, gereja masih menjadi kekuatan pemersatu umat Indonesia.Pemuda Kristen menjadi tulang punggung pembangunan Indonesia, Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika dalam percaturan politik identitas di Indonesia.
“Seperti halnya konflik di tanah Papua merupakan persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian Gereja dan juga negara secara serius. Gereja masih Belum mendapatkan kebebasan di negara Pancasila,” ujar Willem yang juga adalah anggota DPR dari dapil Papua.
Willem mengungkapkan, bahwa, masyarakat adat masih menjadi korban investasi di Indonesia. Sehingga negara memiliki kewajiban untuk mempertahankan demokrasi, kebebasan berpendapat, berkumpul/berorganisasi, perlindungan HAM di Indonesia.  “Kewajiban lain  adalah kehadiran pemerintah baik pusat maupun daerah untuk benar-benar mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan lainnya di tanah Papua. Jangan sampai alam yang begitu kaya di sana hanya dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu saja tapi masyarakat di sana tidak mendapatkan haknya,” tegas Willem.

Sedangkan mantan Ketua Umum GAMKI, Michael Wattimena mengungkapkan, bahwa nilai-nilai Pancasila saat ini harus terus digaungkan kembali. “Mumpung di hadapan kita ada Bapak Bambang sebagai Ketua MPR yang baru, maka saya usulkan agar kurikulum pendidikan moral Pancasila itu diajarkan kembali mulai dari tingkat TK sampai Perguruan Tinggi. Sebab, selama ini sosialisasi 4 Pilar Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45 tidak cukup untuk menangkal aksi-aksi radikal di Indonesia. Dan saya juga usul, agar bendera merah putih itu dipasang di setiap rumah/apartemen agar rasa nasionalisme kita terus bangkit. Karena selama ini saya perhatikan, bendera itu hanya dipasang saat Perayaan 17 Agustus saja. Kita harus menggaungkan rasa cinta bangsa!,” pungkas Michael.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyampaikan pidato dalam acara pengukuhan DPP GAMKI

Sementara itu, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, dalam kata sambutannya langsung menjawab usulan dari Michael Wattimena. Usulan nilai Pancasila harus dibumikan. “Saya setuju Pancasila dijadikan kurikulum di dalam pendidikan. Karena saat ini marak sekali poster-poster yang merusak adat/Budaya dan mengancam perpecahan bangsa.
Aktualisasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi tetap kokoh sebagai dasar negara. Meskipun banyak sekali gangguan yang ingin merubah dasar negara,” papar Bamsoet.
Bambang juga berharap agar GAMKI dapat menjaga toleransi beragama di Indonesia. “Dengan adanya
kemajuan teknologi, tentu kita dapat menjaga hubungan. Jangan sampai teknologi justru mengancam kita, melalui radikalisme, diracuni informasi tak benar (hoax), dan lain sebagainya.Tantangan GAMKI ke depan sangat berat.
Makanya, pemerintah akan tetap mempertahankan konstitusi yang disepakati bersama. Selama kita masih berpegang Pancasila,maka Kita masih menjadi negara kuat. Tetapi jika 30 tahun ke depan sudah berganti maka perlahan-lahan akan hancur.
Komitmen ideologi Pancasila harus tetap dipertahankan dengan kesadaran yang kuat untuk mempertahankan NKRI. Juga kesadaran untuk membangun bangsa yang merdeka, adil dan makmur. Sekali lagi,
Mari kita bangun Rumah Pancasila, yang hangat dan damai bagi seluruh bangsa,” ungkap Bamsoet dalam pidatonya. SM

Ini Dia 5 Berkat Profetik Yang Disampaikan Oleh Dr. Morris Kepada Umat Kristiani Indonesia

JAKARTA,Victoriousnews.com,-Pada hari kedua, acara Indonesia Conference of The Holy Spirit yang diselenggarakan di Integrity Convention Center lantai 10, Mal Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat (Jumat, 27/9), tampak para peserta yang hadir dipenuhi kuasa Roh Kudus dan merasakan hadirat Allah luar biasa.


Setiap pujian dan penyembahan yang dinaikkan kepada Tuhan, membawa para peserta masuk ke lorong hadirat Tuhan yang sangat dalam. Sehingga ketika penginjil lintas bangsa, Rev. Dr.Morris Cerullo menyampaikan kotbahnya, hampir seluruh peserta yang memadati ruangan berkapasitas ribuan itu dipenuhi kuasa Roh Kudus dengan karunia-karunia berbahasa lidah.

Five Prophetic Blessings yang dilepaskan oleh Rev. Dr.Morris Cerullo pada hari kedua (Jumat, 27/9) di MGK Kemayoran Jakarta.

Sebelumnya, para peserta dibagikan selembar kertas yang berisi tentang Five prophetic blessings (5 pesan berkat profetik/kenabian) bagi umat Kristiani Indonesia yang ditulis oleh Pastor Morris Cerullo. 5 pesan profetik yang ditulis dalam bahasa Inggris itu kemudian dibacakan dan dilepaskan secara langsung oleh Morris ketika menyampaikan kotbahnya dan doa pengurapan.


Seluruh isi 5 pesan berkat profetik tersebut semuanya tertulis dalam Alkitab, diantaranya: Pertama, God will be an enemy to your enemies/ Tuhan akan memusuhi lawan-lawanmu (Exodus/Keluaran 23:22). Kedua, God will be bless your daily provision/ Tuhan akan memberkati makanan atau perbekalan seharimu (Exodus/ Keluaran 23: 25). Ketiga, God will take sickness from you/ Tuhan akan mengambil atau menyembuhkan penyakitmu (Exodus/Keluaran 23: 25). Keempat, God will prolong your days upon earth/ Tuhan akan memberikan umur panjang di bumi (Deuteronomy/Ulangan 4:40). Dan kelima, God will love, bless and multiply you/Tuhan akan mengasihi, memberkatimu berlimpah-limpah (Deuteronomy/Ulangan 7: 13).

Para peserta membawa kertas berisi 5 pesan profetik ke depan panggung dan didoakan secara khusus oleh Dr. Morris Cerrulo

“Tuhan akan menggenapi destiny atau tujuan hidup saudara semua. Kata destiny itu sebenarnya seperti tertulis dalam alkitab yang saya sampaikan tadi malam yakni dalam kitab Amos 3:7. Tuhan tidak akan melakukan apa-apa kecuali menyatakan rahasia-rahasianya melalui hamba-hambaNya yaitu para nabi. Saudara saat ini berada dalam pengurapan kenabian. Saat ini Tuhan sedang membuka mata rohani saudara. Saudara sedang melihat kepada masa depan. Saudara akan melihat apa yang akan terjadi di Indonesia. Karena Tuhan telah melepaskan destiny, bahwa Indonesia akan menyembah Tuhan. Saudara akan berjalan dalam roh dan kebenaran,” papar Pastor Morris dalam kotbahnya selama hampir 1,5 jam sekaligus mengimpartasikan pengurapan kepada ribuan peserta. SM

88 Tahun Masih Berapi-Api Melayani Tuhan, Dr.Morris Cerullo: Saya Diutus Tuhan Ke Indonesia Untuk Melepaskan Pesan Profetik

Penginjil Lintas Bangsa, Rev.Dr. Morris Cerullo saat berkotbah hari pertama di ICC- MGK, Kemayoran Jakpus (Kamis,26/9)

JAKARTA,Victoriousnews.com,- Seminar dan Kebaktian Kebangunan rohani bertajuk “Indonesia Conference of The Holy Spirit” (ICHS) yang digelar selama dua hari berturut-turut (26-27 September) di Integrity Convention Center Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat, menampilkan sejumlah pembicara, diantaranya adalah: Pastor Gary Whetstone, Pastor Tony Mulia, Pastor Raymond Moi, Pastor Jose Carol serta pembicara utama Pastor Morris Cerullo.

Ps. Dr. Tony Mulia saat menyampaikan firman Tuhan di ICC-MGK (Kamis, 26/9)

Pada hari pertama, Kamis (26/9), Ketua Panitia ICHS, Pastor Tony Mulia menyaksikan kedahsyatan Tuhan bekerja ketika dirinya bersama tim berkunjung dan meyampaikan seminar tentang ‘Memutuskan Kutuk Generasi’ di Kota Ambon serta pulau Seram (Waipia dan Masohi), Maluku. “Luar biasa dahsyat Tuhan bekerja di Ambon dan Pulau Seram. Di sana kami bersama tim menggelar seminar, memutuskan kutuk generasi. Kami juga melakukan doa-doa profetik untuk kota Ambon dan Maluku. Sebelum terjadi gempa di Ambon kemarin, awal September saya sudah sampaikan kepada Bapak Walikota Ambon saat itu, bahwa umat Kristen harus banyak berdoa. Karena Tuhan akan menggoncangkan orang-orang benar yang sungguh-sungguh berserah dan berdoa kepada Tuhan. Kami juga melakukan pelayanan KKR penyembahan memutuskan kutuk generasi, serta doa-doa profetik di Pulau Seram,” tukas Ps Tony Mulia dalam kotbahnya.
Pastor Tony juga kerap dikenal dengan sebagai hamba Tuhan yang kerap menggunakan angka dalam setiap pelayanannya. Misalnya, dalam kepercayaan kepercayaan orang China, angka 4 dianggap angka mati (Sie) atau sial. “Sebenarnya N angka 4 adalah angka malaikat seperti yang tertulis dalam kitab Wahyu 4:7-8. Ironis memang, di Hongkong dan Taiwan tidak ada gedung lantai 4, 14, 24 atau 40-an karena dianggap angka kematian. Tetapi bagi anak-anak Tuhan, orang percaya angka 4 adalah angka malaikat,” tegas Tony sembari menambahkan bahwa ketika malaikat datang merupakan keuntungan bagi setiap umat manusia.Seperti kata Paulus dalam Injil Filipi 1:21 “Karena bagiku, Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Pastor Gary Whetstone

Ps.Gary Whetstone asal San Diego, USA, Dalam khotbahnya, menegaskan bahwa kita sebagai umat tebusanNya diberikan kuasa atau ‘power of God’ untuk mengalahkan iblis. Oleh karenanya, kita harus memakai kuasa Tuhan itu dengan benar. “Tuhan Yesus yang membela dan menyelesaikan masalah terhadap musuh kita. Dia meletakan musuh kita sebagai pijakan kakiNya,” tukas Pastor Gary.
Pastor Gary mencontohkan melalui kisah dalam Alkitab, yakni runtuhnya tembok Yerikho dan pertarungan antara Daud melawan Goliat.

 Baca juga

Ini Dia 5 Berkat Profetik Yang Disampaikan Oleh Dr. Morris Kepada Umat Kristiani Indonesia

“Musuh menaruh perlindungannya kepada tembok Yerikho. Berkat doa-doa yang dinaikkan, akhirnya kuasa Tuhan bekerja meruntuhkan tembok Yerikho itu. Begitupula dengan orang filistin yang mempercayakan kekuatannya kepada Goliat dikalahkan Daud atas nama nama kuasa Tuhan,” tandas Gary.


Sementara itu, pembicara utama Pastor Dr. Morris Cerullo mengatakan dalam kotbahnya, bahwa dirinya itu diutus Tuhan untuk datang kembali ke Indonesia. Dr. Morris pun mengaku, bahwa dirinya membuat pernyataan bukan dengan iman, melainkan sifatnya profetik. “Ada orang-orang di dalam ruangan malam hari ini, yang akan menerima karunia-karunia luar biasa dari Tuhan. Tuhan akan pakai saudara. Kita akan melihat dalam Roh, Indonesia akan berbalik kepada Tuhan. Apakah disini ada yang percaya kepada nubuatan-nubuatan? Jujur, saya tidak pernah mengharapkan untuk datang kembali ke Indonesia. Karena Saya sudah sering ke Indonesia selama bertahun-tahun. Waktu itu saya masih muda sekali. Ketika pertama kalinya saya datang ke Menado. Itu kota pertama kali saya datang. Saya melakukan KKR terbuka yang besar. Kemudian kota demi kota. Sampai akhirnya saya mendarat di Jakarta. Sudah lebih dari 50 tahun yang lalu. Bahkan ada sebagian saudara yang belum lahir saat ini. 50 tahun yang lalu, saya dengan tim datang ke Jakarta. Waktu itu saya baru berusia 30 tahunan,” ujar Ps Morris di hadapan ribuan peserta yang hadir di ICC MGK Kemayoran, Jakarta Pusat.


Pastor Morris juga sangat bersyukur masih dapat melayani Tuhan Yesus meski usianya sudah menginjak 88 tahun. “Dalam beberapa hari lagi, saya akan berulang tahun yang ke 88 tahun. Tuhan masih memberikan kesempatan untuk melayani sampai saat ini. Saudara tahu saya harus naik pesawat lebih dari 20 jam untuk sampai di tempat ini. Padahal usia saya sudah 88 tahun. Harusnya saya sudah tidak naik pesawat lebih dari 2 jam,” papar Morris.


Lanjut Morris, ketika Ia datang ke Indonesia pertama kali di Jakarta, justru disangka orang gila karena melakukan KKR di stadion yang bisa menampung 300 ribu orang. “Waktu itu jumlah gereja di Indonesia masih sedikit. Banyak orang yang bilang, siapa anak muda gila ini? Mau melakukan KKR Kristen di stadion terbesar di Indonesia. Mereka bilang ini pasti orang gila. Baru kemudian, satu hari dihadiri beberapa orang, hari kedua beberapa orang lagi datang. Hari ketiga, beberapa orang lagi datang. Saudara tanya pada saya Brother Cerullo apa yang terjadi saat itu? Saya kasih tahu, yang buta melihat, yang tuli mendengar, yang lumpuh melompat dan bersukacita dan hadirat Tuhan memenuhi stadion tersebut dengan 300 ribu orang.Itu adalah pengalaman pertama saya pelayanan di Jakarta,” ungkap Pastor Cerullo.


Pastor Morris menegaskan bahwa kehadirannya di Jakarta ini merupakan penugasan khusus dari Tuhan. “Saya berpikir tak akan datang lagi ke Indonesia. Sekitar setahun yang lalu, Roh Kudus datang ke dalam rumah saya. Saudara percaya bahwa Roh Kudus masih dapat berbicara kepada kita sampai hari ini? Dan saat itu Roh Kudus berbicara kepada saya, tujuan dari Roh Kudus adalah untuk berkomunikasi kepada kita. Untuk berbicara kepada kita, untuk menuntun kita. Dan Roh Kudus membawa kepada saya suara Tuhan. Kata Tuhan, “Aku mau kamu pergi ke Indonesia satu kali lagi”. Saya Tuhan?, kenapa Engkau mau aku datang lagi ke Indonesia? Hanya untuk 2 hari? Harus terbang jauh-jauh dari Amerika. Saya bilang Tuhan, kenapa bukan tempat yang belum pernah saya datangi? Kenapa harus kembali lagi ke Indonesia? Tuhan berkata anakku, Aku mau pakai kamu untuk melepaskan nubuatan. Engkau akan melepaskan nubuatan dari Roh Kudus yang akan memutarbalikkan Indonesia. Saudara percaya? Yang saya tidak sadar bahwa ketika saya tiba di Indonesia kali ini akan ada masalah, ada kekacauan, di jalan-jalan. Sekarang saya tahu, kenapa Tuhan mengutus saya ke sini. Untuk melepaskan 5 nubuatan profetik. Bahkan hari ini Roh Kudus, berbicara di kamar hotel yang kecil. Agar saya menuliskan dan dicetak, agar besok pagi saya akan minta dari gembala maupun panitia untuk dapatkan nubuatan-nubuatan itu dan diprint. Sehingga besok malam ketika saudara datang, saya mau nubuatan ini dibagikan kepada saudara.Karena saya tidak mau melepaskannya secara verbal. Seringkali saudara lupa. Tuhan bilang, tuliskan…tuliskan…Jadi besok malam harus datang. Saya minta besok malam besok datang. Kita akan akan datang ke tempat ini dan kita akan menerima nubuatan. Saudara akan diurapi.Ada satu ayat kecil di Alkitab, ditemukan dalam kitab Amos 3: 7, “Tuhan Allah tidak berbuat apa-apa……….”
Dia tidak akan melakukan apa-apa, bukannya Cuma 50 persennya. Dia tidak akan melakukan apa-apa. Tuhan tidak akan melakukan apa-apa kecuali Dia terlebih dahulu menyatakan rahasia-rahasianya malam hari ini. Roh pewahyuan sedang dilepaskan malam ini. Tuhan melepaskan rahasia-rahasianya kepada para nabi. Saudara percaya ini? Kalau Moris diutus kembali datang ke Indonesia, itu diutus oleh Tuhan. Bukan karena diundang gembala. Tetapi diutus Tuhan. Maukah saudara berkata berkata “Tujuan”, Allah yang saudara layani, adalah Allah yang memiliki tujuan. Sekarang apa yang kita perlukan adalah Roh pewahyuan. Tuhan membawa kehendak saudara dan tujuan saudara,khususnya di Jakarta. Tuhan akan menyatakan dirinya di Indonesia,” pungkas Pastor Morris disusul dengan doa pengurapan yang dahsyat bagi umatNya dan hamba-hamba Tuhan yang hadir. SM