Kombes Pol Sumarni Resmi Jabat Kapolres Metro Bekasi

VictoriousNews.com-“Sebagai pejabat Kapolres Metro Bekasi, mohon izin melanjutkan tugas-tugas yang telah dilaksanakan Kombes Pol Mustofa. Banyak prestasi dan capaian luar biasa yang sudah diraih dalam mengkondusifkan wilayah hukum Polres Metro Bekasi yang memiliki dinamika luar biasa. Mari bersama-sama melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tegas Kombes Pol Sumarni SIK SH MH pada serah terima jabatan pada Rabu, 7 Januari 2026 di Mapolres Metro Bekasi (Cikarang).

Polisi Wanita (Polwan) Kombes Pol Sumarni dipercaya menjadi Kapolres Metro Bekasi surat telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Surat tersebut ditandatangani Kapolri atas nama Asisten SDM Irjen Anwar. Ia dipindahtugaskan (mutasi) dari jabatan Kapolresta Cirebon (Jawa Barat) ke Kapolres Metro Bekasi (Polda Metro Jaya/Polda Jawa Barat) untuk menggantikan Kombes Mustofa yang ditugaskan menjadi Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Metro Jaya.

Menjelang akhir tahun 2025, Polri melakukan penyegaran organisasi besar-besaran. Kabupaten Bekasi sebagai suatu wilayah yang terjadi perubahan strategis di pucuk pimpinan Polres Metro Bekasi. Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi masif terhadap 1.086 personel Polri, mulai dari tingkat perwira tinggi hingga menengah.

Nama Sumarni mulai dikenal luas publik saat menjabat sebagai Kapolres Subang pada 2021. Kala itu, baru dua minggu menjabat, ia langsung diuji oleh kasus pembunuhan ibu dan anak yang sangat menyita perhatian nasional. Berkat ketegasan dan kecermatannya, Sumarni berhasil membongkar motif dan menangkap para pelaku, meskipun kasus tersebut melibatkan oknum internal kepolisian. Keberhasilan ini membawanya pada serangkaian posisi penting, termasuk menjadi Wakapolresta Metro Bekasi selama lima bulan di tahun 2023, sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Kapolresta Cirebon.

Perwira kelahiran Pontianak (Kalimantan Barat), 7 November 1977 ini memiliki spesialisasi kuat di bidang pemberantasan korupsi. Keahliannya diasah selama empat tahun menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, ia pernah mengemban tugas di Kanit Subsidt III Tipikor Bareskrim Polri serta Direktorat Anti Korupsi Polda Kalbar.

Integritasnya terhadap budaya anti-rasuah juga dituangkan dalam tulisan. Saat masih berpangkat Kompol, Sumarni menulis buku berjudul “Salam Zero”. Buku tersebut mengulas filosofi kepemimpinan zero tolerance terhadap korupsi yang dipraktekkan oleh Brigjen Arief Sulistyanto (saat itu Kapolda Kalimantan Barat) yang menjadi inspirasi bagi perjalanan kariernya.

Dibalik kesuksesannya, Kombes Sumarni memiliki pendamping yang juga merupakan sosok berprestasi di Korps Bhayangkara. Suaminya adalah Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu. Pada akhir 2025, Brigjen Asep menjadi sorotan setelah sukses memimpin Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap empat kepala daerah sekaligus (Bupati Bekasi, Lampung Tengah, Indragiri Hulu, dan Ponorogo).

Sumarni diketahui mengikuti Sekolah Bintara Pendidikan Khusus Polisi Wanita (Seba PK Polwan) angkatan 20 tahun 1997 dan lulus dari program D3 PTIK tahun 2001. Sumarni alu mengikuti program pendidikan S1 di PTIK tahun 2007-2008. @epa_phm

Related posts