Final Trailer Film Ikatan Darah yang Brutal dan Berdarah-Darah

VictoriousNews.com-Film Ikatan Darah persembahan Uwais Pictures merilis final trailer yang menampilkan adegan aksi laga brutal dan berdarah-darah. Final trailer film ini menggambarkan rangkaian aksi laga yang bikin penonton tarik napas di layar besar.

Dalam final trailernya, kita juga bisa melihat dengan lebih jelas gaya bertarung dari masing-masing anggota Geng Mafia Primbon. Misalnya, Boris (Abdurrahman Arif) yang sering ditunjukkan menggunakan senjata tajam seperti mesin pemotong rumput hingga parang. Macan (Rama) yang memiliki gaya bertarung khas pembunuh kejam dan menyakiti lawannya secara perlahan, hingga duel penuh emosional antara Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda) yang merupakan sahabat namun harus bertarung demi kepentingan masing-masing.

Sutradara Sidharta Tata membuat berbagai koreografi aksi di film ini berjalan begitu dinamis dengan sinematografi yang semakin membuat penonton ikut berada di tengah pertarungan.

Dikenal dengan judul-judul series action-nya yang banyak dicintai penonton Indonesia. Kini, untuk pertama kalinya, Sidharta Tata membuat film action layar lebarnya lewat Ikatan Darah, dengan produser eksekutif Iko Uwais. Sebagai penggemar The Raid, Tata sendiri mengaku bekerja sama dengan Iko Uwais adalah cita-citanya sejak ia menjadi sineas. Tata sudah sejak lama mendamba untuk menggarap film action.

Di film Ikatan Darah lah Tata banyak belajar dari sang maestro laga Indonesia tersebut. Salah satu yang menarik adalah, di adegan fighting, ada kamera yang dilibatkan untuk ikut berantem. Elemen ini menjadi sesuatu yang baru untuk Tata.

“Di sini yang menarik adalah kamera itu ikut berantem. Nah, itu yang belum pernah saya temukan sebenarnya. Bagaimana kemudian tradisinya Uwais Pictures itu adalah menciptakan semua elemen harus bekerja, bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata. Termasuk bagaimana kemudian camera works itu berjalan,” ujar sutradara film Ikatan Darah Sidharta Tata. “Wah, itu aku melihatnya gila ya. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan di final trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting di film ini,” tambah Tata.

Final trailer film ini akan menggambarkan rangkaian aksi laga yang bikin penonton tarik napas di layar besar. Dalam final trailernya, kita juga bisa melihat dengan lebih jelas gaya bertarung dari masing-masing anggota Geng Mafia Primbon. Misalnya, Boris (Abdurrahman Arif) yang sering ditunjukkan menggunakan senjata tajam seperti mesin pemotong rumput hingga parang. Macan (Rama) yang memiliki gaya bertarung khas pembunuh kejam dan menyakiti lawannya secara perlahan, hingga duel penuh emosional antara Mega (Livi Ciananta) dan Dini (Ismi Melinda) yang merupakan sahabat namun harus bertarung demi kepentingan masing-masing.

Sutradara Sidharta Tata membuat berbagai koreografi aksi di film ini berjalan begitu dinamis dengan sinematografi yang semakin membuat penonton ikut berada di tengah pertarungan. Dikenal dengan judul-judul series action-nya yang banyak dicintai penonton Indonesia. Kini, untuk pertama kalinya, Sidharta Tata membuat film action layar lebarnya lewat Ikatan Darah, dengan produser eksekutif Iko Uwais. Sebagai penggemar The Raid, Tata sendiri mengaku bekerja sama dengan Iko Uwais
adalah cita-citanya sejak ia menjadi sineas. Tata sudah sejak lama mendamba untuk menggarap film action. Di film Ikatan Darah lah Tata banyak belajar dari sang maestro laga Indonesia tersebut. Salah satu yang menarik adalah, di adegan fighting, ada kamera yang
dilibatkan untuk ikut berantem. Elemen ini menjadi sesuatu yang baru untuk Tata.

“Di sini yang menarik adalah kamera itu ikut berantem. Nah, itu yang belum pernah saya temukan sebenarnya. Bagaimana kemudian tradisinya Uwais Pictures itu adalah menciptakan semua elemen harus bekerja, bekerja untuk mendukung koreo fight itu menjadi nyata. Termasuk bagaimana kemudian camera works itu berjalan,” ujar sutradara film Ikatan Darah Sidharta Tata. “Wah, itu aku melihatnya gila ya. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Dan di final trailer, penonton bisa melihat dinamisnya fighting di film ini,” tambah Tata.

Aksi perburuan membuat kakak beradik itu terjebak di sebuah kampung yang seluruh pintu keluarnya telah ditutup oleh para preman anak buah dari bos gangster, yaitu Primbon (Teuku Rifnu). Kini, Mega dan Bilal harus bekerja sama untuk dapat meloloskan diri dari kejaran para gangster itu meski nyawa menjadi taruhannya.

Uwais Picturres adalah rumah produksi film yang diluncurkan pada tahun 2023 oleh aktor sekaligus atlet bela diri Iko Uwais. Perjalanan Uwais Pictures berawal dari “Uwais Team” sebuah tim koreografi aksi yang telah dikenal luas lewat kontribusi di berbagai film nasional dan internasional.

Uwais Pictures hadir dengan visi untuk menghadirkan film laga yang mengakar pada seni bela diri Indonesia, namun tetap mampu bersaing di pasar global. Rumah produksi ini digerakkan oleh tim inti yang solid, termasuk Iko Uwais sebagai Chairman dan Ryan Santoso sebagai CEO. Setiap film yang diproduksi dihadirkan dengan filosofi bahwa aksi bukan sekadar hiburan visual, melainkan medium untuk bercerita dan menginspirasi generasi yang baru.

Proyek perdana Uwais Pictures, Ikatan Darah garapan Sidharta Tata dan Timur yang disutradarai langsung oleh Iko Uwais, menjadi penanda langkah pertama untuk memperkenalkan wajah baru film laga Indonesia. Melalui karya-karya tersebut,
Uwais Pictures ingin mengedukasi penonton muda agar semakin menghargai film laga lokal, sekaligus memperkenalkan pencak silat sebagai bagian dari identitas bangsa. Dengan semangat kolaborasi dan orientasi pasar internasional, Uwais Pictures berkomitmen untuk menjangkau penonton yang lebih luas dan bisa menduniakan film laga Indonesia di kancah perfilman dunia. @epa_phm

Related posts