Menutup Rakernas V BAMAGNAS di Makassar, Walikota Munafri Ariffuddin: Makassar Kota Terbuka & Toleran!

38 Provinsi Bersatu, BAMAGNAS Tegaskan Peran sebagai Mitra Pemerintah dan Pengawal Kepentingan Umat Secara Nasional

Berita, Nasional471 Views

MAKASSAR,VictoriousNews.com– Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) di Makassar, Sulawesi Selatan, menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat konsolidasi nasional sekaligus mengawal berbagai aspirasi strategis umat Kristen. Selama tiga hari, 28–30 Juli 2026, sekitar 120 pengurus dari 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) merumuskan arah perjuangan organisasi, mulai dari persoalan kebijakan pemerintah, pendidikan teologi, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Rakernas dibuka Menteri Dalam Negeri yang diwakili Staf Ahli Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik Kemendagri, Anwar Harun Damanik, di sebuah convention center di pusat Kota Makassar. Sedangkan seluruh persidangan kerja berlangsung di Hotel Traveler Phinisi, kawasan Pantai Losari.

Konsolidasi Organisasi Jadi Fondasi Perjuangan
Ketua Umum DPP BAMAGNAS, Pdt. Dr. Japarlin Marbun, S.Pdk, M.Pd, menegaskan Rakernas bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum memperkuat fondasi organisasi hingga ke daerah.


Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah kepengurusan, tetapi juga kualitas kader yang memahami visi, misi, serta mampu mengimplementasikan program BAMAGNAS di wilayah masing-masing.
“Organisasi harus terus diperkuat melalui kaderisasi sehingga seluruh pengurus memahami visi dan misi organisasi serta mampu menjalankannya di daerah,” tegas Mantan Ketua Umum BPH Sinode GBI 2014-2018
Ia mengungkapkan, BAMAGNAS kini telah memiliki kepengurusan di seluruh 38 provinsi Indonesia dan terus memperluas jangkauan hingga tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Evaluasi Rakernas Sebelumnya Berbuah Kemajuan Nyata
Rakernas V juga menjadi ajang mengevaluasi berbagai keputusan yang dihasilkan pada Rakernas 2025 di Singapura dan Malaysia. Hasilnya dinilai menggembirakan.
Pengakuan pemerintah daerah terhadap BAMAGNAS semakin menguat. Pelantikan pengurus DPW di Kalimantan Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Banten bahkan dilaksanakan di kantor gubernur dengan dukungan penuh pemerintah provinsi.

Sejumlah poin penting yang disampaikan Bamagnas dalam RDP dengan DPR RI Komisi 8

Tak hanya itu, BAMAGNAS juga dipercaya mewakili aspirasi umat Kristen dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI. Capaian tersebut mempertegas posisi BAMAGNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan yang menyangkut kehidupan umat Kristen.

Dari Perber Dua Menteri hingga Masa Depan Pendidikan Teologi
Sejumlah isu nasional menjadi fokus utama Rakernas V. Salah satunya adalah dorongan agar pemerintah mencabut SKB 2 Menteri ( sekarang diubah Peraturan Bersama/Perber Dua Menteri yang selama ini dinilai masih menjadi kendala dalam pendirian rumah ibadah di berbagai daerah.
Selain itu, BAMAGNAS juga menyoroti kondisi Sekolah Tinggi Teologi (STT) yang menghadapi ancaman akibat terbatasnya jumlah profesor teologi. Persyaratan akademik yang semakin tinggi dinilai dapat menghambat keberlangsungan banyak STT apabila pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret.
“Kami mendorong pemerintah menambah kuota profesor teologi secara signifikan agar keberlangsungan pendidikan teologi di Indonesia tetap terjaga,” tutur suami dari Elisabeth Liann ini bersemangat.
Di bidang anggaran, lanjut Japarlin, bahwa BAMAGNAS juga meminta pemerintah dan DPR meningkatkan alokasi anggaran bagi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen. “Kami juga mengusulkan pembentukan direktorat khusus yang menangani pendidikan Kristen sebagai bentuk penguatan kelembagaan,” tandasnya.

Kerukunan, UMKM, dan Bantuan Hukum Masuk Agenda Prioritas
Rakernas juga menghasilkan sejumlah program yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. BAMAGNAS akan memperkuat kemitraan dengan pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Ansor, serta berbagai organisasi lintas agama dalam menjaga kerukunan nasional.
Di bidang ekonomi, Bamagnas ini akan mendorong pengembangan UMKM berbasis gereja, memperkuat koperasi hingga ke daerah, sekaligus membangun jaringan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BAMAGNAS di seluruh Indonesia guna memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat.

Bangkok Dipilih Jadi Lokasi Gathering Nasional 2027
Rakernas V juga menyepakati penyelenggaraan gathering BAMAGNAS tahun depan di Bangkok, Thailand.
Menurut Japarlin, kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, melainkan sarana mempererat kebersamaan seluruh pengurus.
Ia menegaskan seluruh kegiatan BAMAGNAS dibangun dengan prinsip “dari kita, oleh kita, dan untuk kita”. Seluruh peserta membiayai sendiri keikutsertaannya sebagai bentuk rasa memiliki terhadap organisasi. “Organisasi hanya akan besar jika dibangun oleh para pengurusnya sendiri. Ketika ada rasa memiliki, maka perjuangan akan lahir dengan sendirinya,” katanya.

Wali Kota Makassar Munafiri Arifuddin: Kota Ini Terbuka untuk Semua

Ketum DPP BAMAGNAS Pdt. Japarlin Marbun didampingi Sekjen beserta pengurus DPW Makassar menyerahkan cinderamata kepada Walikota Makassar Munafri Arifuddin.

Penutupan Rakernas dilakukan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga toleransi dan memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia mengapresiasi BAMAGNAS yang telah mempercayakan Makassar sebagai tuan rumah forum nasional tersebut.
“Saya hadir di sini untuk memastikan kepada Bapak Ketua Umum serta para pendeta bahwa Kota Makassar benar-benar menjunjung tinggi toleransi. Kehadiran kami juga untuk menyambut seluruh tamu yang datang ke Kota Makassar,” ujarnya.
Munafri menegaskan Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur harus tetap menjadi kota yang inklusif tanpa membedakan agama, suku maupun latar belakang budaya.
Menurutnya, komitmen itu tercermin dari lonjakan prestasi Makassar dalam Indeks Kota Toleran yang naik dari peringkat ke-52 menjadi peringkat ke-9 nasional. Atas capaian tersebut, Makassar juga menerima Harmony Award dari Kementerian Agama.

BAMAGNAS Cup, Sportivitas yang Menguatkan Persaudaraan
Usai seluruh agenda persidangan selesai, suasana Rakernas berubah menjadi lebih santai namun penuh makna.
Para pengurus dari berbagai provinsi mengikuti BAMAGNAS Cup, turnamen bulu tangkis persahabatan yang digelar bukan semata mengejar kemenangan, melainkan mempererat hubungan antar pengurus dari seluruh Indonesia.

Ketum BAMAGNAS Pdt. Japarlin Marbun menyerahkan hadiah kepada pemenang Badminton pertandingan persahabatan antar pengurus “Bamagnas Cup”.

Semangat sportivitas terasa sepanjang pertandingan. Panitia menyediakan piala dan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Juara pertama memperoleh hadiah uang sebesar Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.


“Yang kami bangun bukan hanya pertandingan, tetapi kebersamaan antar pengurus agar semakin kompak dalam melayani di organisasi Bamagnas,” pungkas Japarlin.

Pantai Losari Menjadi Penutup Manis Rakernas
Kebersamaan itu berlanjut saat seluruh peserta diajak menikmati keindahan Pantai Losari, ikon Kota Makassar.

Sejumlah peserta Rakernas berpose bersama di depan Masjid seribu kubah di kawasan Pantai Losari, Makassar

Di tengah panorama matahari yang mulai condong ke ufuk barat, para peserta menikmati kuliner khas Sulawesi Selatan, berbincang hangat, bertukar pengalaman pelayanan, hingga membangun jejaring yang diyakini akan memperkuat koordinasi organisasi di masa depan.
Perbedaan latar belakang daerah seakan melebur menjadi satu keluarga besar BAMAGNAS. Tidak ada lagi sekat provinsi ataupun wilayah; yang tersisa hanyalah semangat persaudaraan dan tekad bersama untuk melayani umat.
Rangkaian kegiatan nonformal itu menjadi penutup yang manis bagi Rakernas V. Sebab, BAMAGNAS meyakini organisasi yang besar tidak hanya dibangun melalui sidang-sidang resmi dan keputusan strategis, tetapi juga melalui persaudaraan, rasa saling memiliki, dan semangat melayani yang terus dipupuk di antara para pengurus. SM