JAKARTA,Victoriousnews.com–GBI Maple Park (apartemen Maple Park, Jalan HBR Motik No.2 Sunter Agung, Jakarta Utara) di bawah penggembalaan Ps Ferry Iskandar terus menunjukkan konsistensinya dalam menggelar Kebaktian Tengah Minggu (KTM) setiap Kamis pukul 19.00 WIB. Pada Kamis, 6 November 2025, hadirat Tuhan begitu kuat memenuhi ruangan saat Ps Rendy Chandradinata melayani firman dengan tema inspiratif: “You Reap What You Sow – Apa yang Kamu Tabur, Itu yang Kamu Tuai.”
Dalam khotbahnya, Ps Rendy menjelaskan bahwa meski karma dan hukum tabur tuai kerap dianggap serupa karena sama-sama berbicara tentang akibat perbuatan, keduanya berbeda secara mendasar. “Karma berbicara tentang akibat yang setimpal dari tindakan seseorang. Namun hukum tabur tuai berasal dari Alkitab, yang menegaskan bahwa Allah adalah Pribadi yang adil dan berdaulat atas segala akibat dari tindakan manusia,” jelasnya sambil mengutip Galatia 6:7–8.
Ps Rendy kemudian menguraikan tiga prinsip utama tabur tuai yang dapat diterapkan setiap orang percaya dalam kehidupan sehari-hari.
Pertama, Yesus Menabur Ketaatan, Orang Percaya Menuai Keselamatan
Ps Rendy menekankan bahwa keselamatan bukan hasil usaha manusia, melainkan anugerah Allah semata, sesuai Efesus 2:8–9. “Manusia menabur dosa dan seharusnya menuai hukuman kekal. Tetapi Yesus menabur ketaatan, dan melalui iman kepada-Nya kita menuai keselamatan.”
Ia menambahkan, “Saved by grace is not a licence to sin, but a power to do good deeds.”Keselamatan, katanya, bukan alasan untuk berbuat dosa, melainkan kuasa untuk hidup benar.
Kedua, Menabur di Dalam Kehendak Tuhan
Dalam bagian ini, Ps Rendy mengingatkan jemaat agar tidak terjebak dalam konsep Law of Attraction atau teologi kemakmuran yang berpusat pada diri sendiri. “Prinsip ‘Name it, claim it’ bukanlah ajaran Alkitabiah,” ujar hamba Tuhan yang melayani dewasa muda di GBI Eben Haezer Menteng, Jakarta Pusat ini.
Ia menekankan bahwa setiap benih kehidupan harus selaras dengan firman Tuhan dan berpusat kepada Kristus. Sebagai dasar, ia mengutip Yohanes 15:7: “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
Dengan penuh hikmat, ia menambahkan, “Menabur keputusan akan menuai kebiasaan. Menabur kebiasaan akan menuai karakter. Dan menabur karakter akan menuai gaya hidup.”
Ketiga, Tetap Setia Menabur di Tengah Tantangan
Menutup pesannya, Ps Rendy menguatkan jemaat agar tidak berhenti menabur kebaikan meski menghadapi kesulitan. Ia mengutip Mazmur 126:5–6: “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata akan menuai dengan bersorak-sorai.”
Ia menggambarkan bahwa setiap tantangan hidup adalah kesempatan bagi Tuhan membentuk otot iman kita. “Seperti pohon kurma yang tumbuh subur meski ditanam di pasir dan ditutup batu, demikian juga iman kita akan berbuah ketika tetap setia dalam kesulitan,” pungkasnya.
Usai firman Tuhan disampaikan, ibadah ditutup dengan doa berkat oleh Gembala GBI Maple Park Ps Ferry Iskandar. Suasana malam itu terasa hangat dan penuh pengharapan. Jemaat pulang dengan hati yang dikuatkan untuk terus menabur dalam ketaatan dan kasih — percaya bahwa pada waktunya, Tuhan pasti memberi tuaian yang indah. SM
