Oke F. Supit Genap 82 Tahun, Ravelra: “Papa Pahlawan Besar Saya”

Berita, Gaya Hidup180 Views

JAKARTA,Victoriousnews.com-Happy 82nd birthday to my greatest Hero. Thank for a lifetime of love, patience, wisdom and the countless sacrifices you made to guide ya. Whising you peace, joy, and good health today and always. You Pa, Oke Supit (red: Selamat ulang tahun ke-82 untuk pahlawan besar saya. Terima kasih atas kasih sepanjang usia. Kesabaran, kebijaksanaan, dan pengorbanan yang tak kunjung henti terhadap anak-anak dan keluarga. Bimbingan juga tak oleh waktu. Kiranya mendapatkan kedamaian, kebahagiaan, dan kesehatan yang prima. Aku mengasihi, Pa Oke Supit),” tulis Ravelra Ruth Supit (putri kedua Oke F Supit) pada account Instragram pribadi @ravelra_supit di hari ulang ke-82 Oke F Supit, Sabtu, 10 Oktober 2026. Cuplikan sejumlah foto kenangan ketika bersama istri, Rae Sita Supit (lahir di Brisbane, Australia, 1 Juni 1945 dan wafat pada usia 69 tahun di Jakarta, Indonesia, 20 Mei 2015) pun turut menyertai.

Oke F Supit lahir di Luwuk (Sulawesi Tengah), 10 Oktober 1944. Pada hari kelahirannya, Indonesia dikenal dengan nama Hindia Belanda. Ia menikah dengan Rae Sita ketika sang pujaan hati sedang menempuh pendidikan di Australia. Ia mengenal Rae Sita ketika usia Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai tiga anak, Jeniffer Jill Armand Supit (56 tahun, kelahiran 23 September 1970), Georgiana Grae Supit atau Georgiana Supit Nanik, dan Ravelra Ruth Supit.

Ornamen balon-balon sebagai latar atau dekorasi dipilih anak-anak Oke F Supit untuk mengenang peringatan hari ulang tahun ke-82 terhadap pahlawan besar iman dan kehidupan. Jenifer Jill Supit bersama keluarga pun demikian dengan Georgiana Grae Supit. Ravelra Ruth Supit juga didampingi Raniaa Lubis dan anak-anak yang lain. Suaminya, Umar Al Fattah Lubis (akrab dipanggil Umay Lubis 53 tahun, kelahiran 14 Juli 1973), aktor film “Petaka Gunung Gede” (2025, sebagai Yusuf) menjalani kegiatan lain.

Kedua saudara Oke F Supit, Grace Affan Supit (92 tahun, kelahiran 4 September 1934, sang kakak) dan adiknya, Ps Abraham Conrad Supit (79 tahun, kelahiran 9 Februari 1947, pendiri GBI REM bersama istri, alm Elsye Cramer Supit, Gembala Jemat GBI Victorious Family) juga tampak di tengah perjamuan keluarga. Grace Affan Supit datang didampingi putrinya, Feba Affan Supit dan suami, Kol TNI (Purn) Dr M Elia Setyaningtyas Sc MSc (dikenal Henry Sty). Bonita bersama sang suami juga bergabung pada event tersebut. Ps Abraham Conrad Supit didampingi istri beserta ketua putranya, Edward Supit dan Joshua Supit.

Bergabung bersama juga ada kerabat dekat termasuk sang besan (Ny Nanik/85 tahun, mertua dari Georgiana Grae Supit atau ibu dari Kenny), Ps Johan Lumoindong, Sri Ning Rahayu (74 tahun, kelahiran 5 Juli 1952), Pdt Ayub beserta istri, Drs Robby Rewah dan istri (Frelly Manopo), beserta lainnya.

Perayaan ulang tahun dipusatkan di Cafe Dubai, Komplek Apartemen Regatta, Jalan Pantai Mutiara (Pluit, Jakarta Utara). Semuanya dapat menikmati hidangan yang disajikan keluarga.

Oke F Supit dikenal sebagai pengusaha, politisi, dan rohaniawan (pengkhotbah) Kristen. Bergabung dengan Partai Golkar dan tercatat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan duduk di Komisi Ekonomi (Komisi IX, kemudian dikenal dengan Komisi XI: Komisi Keuangan). Kala itu, dia akrab dengan Dr Ir H Ahmadi Noor Supit MM CSFA CGRE (69 tahun, kelahiran kelahiran Purwakarta, Jawa Barat, 1 September 1957) yang satu partai. Setelah menyelesaikan tugas sebagai Anggota DPR-RI, dia menjadi rohaniawan. Sempat menjadi pembawa firman Tuhan di sejumlah gereja termasuk di GBI-REM. Bersama sang istri membentuk ibadah tengah minggu dengan nama Persekutuan Doa Regatta dan ibadah diselenggarakan setiap Kamis malam di Lantai Basement Apartemen Regatta Tower Miami.

Seluruh kegiatannya terhenti seiring penyakit tua yang turut menyertai. Sepeninggal istri, dia tetap didampingi sekretaris beserta sang asisten untuk urusan rumah. Ketika fisiknya semakin lemah, keluarga menunjuk seorang Suster Eflin Kuna asal Palu (Sulawesi Tengah) untuk mendampinginya. Keluarga juga menunjuk beberapa orang pendamping untuk menjaga keseimbangan fisiknya.

“Keluarga sudah mengetahui dan siap untuk sang pahlawan besar keluarga itu. Ke dokter dan rumah sakit tak terhitung lagi. Hal yang membahayakan nyawanya pun pernah dialami ketika usai dilakukan tindakan (operasi) salah satu benda sempat teringgal di dalam tubuhnya. Tindakan lanjutan pun diperlukan. Semua atas anugerah Sang Maha Kuasa dan Maha Kasih. Kasihnya tak terbatas sepanjang masa,” ungkap putri kedua Oke F Supit, Georgia Grae Supit suatu kali. @epa_phm

Comment