DEPOK, VictoriousNews.com– “Ya, saya percaya, yakin dan berjanji,” ucap Pengurus lengkap Komisi-komisi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGI-S) Kota Depok periode 2026-2031 serentak dalam pelantikan MPH, MP, BPP PGI-S Kota Depok pada Minggu, 27 September 2026 di Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Jemaat “Syalom” Depok, Jalan Kembang Lio Nomor 9 Beji, Depok (Jawa Barat).
Pelantikan tersebut dipimpin dan dipandu Pdt Romy S Palit MTh dari Gereja Gerakan Pantekosta (Ketua Umum PGI-S Depok periode 2026-2031). Bersama seluruh pengurus Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI-S Kota Depok periode 2026-2031, dia dilantik oleh MPH PGI-S Jawa Barat. Pelantikan dipimpin dari PGII-W Jawa Barat, yaitu Pdt Raherdian, Pdt Joel P, dan Berkat Mendrofa. Pada pelantikan tersebut, Mangaranap Sinaga SH MH (HKBP: Huria Kristen Batak Protestan) bergeser posisi sebagai Ketua 2 (sebelumnya Sekretaris Umum PGI-S Depok). Sementara, jabatan Sekretaris Umum diserahkan kepada Pdt Novi S Poetiray Soei Ndoen STh (GPSI: Gereja Protestan Soteria di Indonesia). Bendahara Umum oleh Pdt Parsian Sinaga SE (POUK: Persekutuan Oikoumene Umat Kristen).

Selain Mangaranap Sinaga sebagai Ketua 2, posisi Ketua 1 diserahkan kepada Pdt Brillios Panggabean MTh (GPIB), Pdt Sunggul HM Manik STh MSi (HKI, sebagai Ketua 3), dan Ketua 4 dijabat Pnt Ir Jisman Hutasoit MM. Wakil Sekretaris Umum oleh Pnt Marcel Simonus SE (GPIB) dan Wakil Bendahara Umum Pdt RD Anthoneta Meyanus Dias ST MM Pd (POUK). Posisi Anggota-anggota diisi oleh Pdt Fery Puji Kristanto STh (GKMI: Gereja Kristen Muria Indonesia), Snk Fatmano Zebua SSos (BNKP: Banua Niha Keriso Protestan), Pdt Fransisca Natalia Handayani SSi (GKJ: Gereja Kristen Jawa), dan Pdt Ertha Sitepu STh (GSJA: Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah).
Majelis Pertimbangan terdiri atas Pdt Jonny Sitorus MTh (HKBP, Ketua), Pdt Dr R Simangunsong MTh (GPSI, Sekretaris), dan St Toman Hutasoit (HKI, Anggota). Sedang, Badan Pemeriksa Perbendaharaan (MPP) dijabat oleh St Moses Siahaan (HKBP, Ketua), Pnt Amalia Bacas (GPIB, Sekretaris), dan Pdt Parlilitan Nainggolan STh (GKRGI, Anggota).

Sebagai Ketua Umum PGI-S Kota Depok, Pdt Romy S Palit MTh melantik seluruh Pengurus Komisi-komisi PGI-S Kota Depok. Ke–11 komisi yang dibentuk terdiri atas Komisi Anak, Komisi Pemuda, Komisi Perempuan,
Kaum Bapak, Komisi Lansia, Komisi Sarana dan Prasarana, Komisi Hukum, Komisi Kesehatan, Komisi Kemitraan dan Kerjasama, Komisi Pendidikan Agama Kristen serta Komisi Bansos dan Tagana.
“Melalui Komisi Sarana dan Prasarana, PGI-S Kota Depok sedang mencari lahan untuk lokasi kantor dan yang terkait lainnya,” ucap Romy Palit menanggapi pertanyaan seputar tempat pertemuan yang mampu menampung dalam jumlah besar.
“Sekitar300 orang diperkirakan hadir di pelantikan ini,” tegas Ketua 2 PGI-S Kota Depok. Mangaranap Sinaga. Diuraikan, sejumlah tamu undangan termasuk Habib Muhsin Al Atthas Lc (Mantan Ketua FKUB DepokKetua Dewan Pembina BASOLIA Depok), KH Nasihun Sahroni (MUI Pusat), Drs. Dudi Miraz, MSi (Kepala Badan Kesbangpol Depok), KH Badrudin SAg (Forum Muda Lintas Agama), Xs Eka Wijaya (FKUB Depok), Ls Wichandra (Majelis Agama Konghucu), Pdt Riries Napitupulu (Kemenag Depok), Ketua Aras PGLII, Ketua Aras PGPI, GP Ansor Depok, dan sejumlah tamu lainnya. “Meskipun lokasi pelantikan sempat diguyur hujan, tetapi itu tidak menjadi halangan signifikan,” katanya.
Sekretaris Umum PGI-S Kota Depok, Pdt Novi S Poetiray Soei Ndoen STh menyatakan, langkah awal diambil oleh kepengurusan ini adalah melakukan konsolidasi internal melalui Rapat Kerja. “Kita belum ada program kerja spesifik yang mendesak. Kami pasti meneruskan program kerja yang ada di kepengurusan sebelumnya,” urainya.
Dipaparkan, salah satu rencana adalah memajukan Badan Kerjasama Gereja-Gereja (BKS) di Kota Depok. Sudah dicatat ada lebih dari 100 gereja di Depok, tetapi yang masuk menjadi anggota resmi sekitar 70 gereja.
Dirinya menaruh harapan besar agar toleransi di Kota Depok semakin membaik, sehingga seluruh umat dapat beribadah tanpa kendala. “Harapannya, Kota Depok bisa saling toleransi satu dengan yang lainnya. Tidak ada lagi hambatan untuk gereja-gereja yang ingin beribadah,” tegasnya.
Mantan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Kota Depok periode 2008–2021, Habib Muchsin Alatas menekankan pentingnya merawat kerukunan. “Perlunya menggalang kegiatan sosial bersama, seperti melalui wadah Basolia (Badan Sosial Lintas Agama) untuk meminimalisir kecurigaan antar-umat. Kalau bantuan sosial digalang dari satu agama tertentu ke agama lain, sehingga dapat memicu kecurigaan seperti pemikiran ada motivasi apa di baliknya. Tapi kalau kita wadahi bersama lintas agama, kecurigaan itu hilang,” jelas Habib. @epa_phm














