JAKARTA, Victoriousnews.com– Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan “Jakarta Running Festival 2026”. “Totalitas support itu meliputi persiapan tempat atau jalan yang digunakan untuk lari, layanan kesehatan, termasuk semua transportasi menjadi Rp 0,00 pada saat penyelenggaraan. Transportasi yang dikelola Jakarta di-nol-kan bagi semua yang memakai BIB maraton,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dalam Press Conference Jakarta Running Festival 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu siang, 30 September 2026.
Didampingi Luhut Binsar Pandjaitan (Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia/PB-PASI) dan Dickie Widjaja (Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa), Pramono Anung menyatakan mendukung gelaran Jakarta Running Festival (JRF) pada 24–25 Oktober 2026. Dukungan tersebut meliputi persiapan rute hingga menggratiskan biaya transportasi publik bagi peserta acara tersebut.
Pramono menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tarif Rp0 untuk peserta JRF yang mengenakan nomor identitas pelari. Diharapkan, kehadiran pelari maupun pendukung turut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, kuliner dan usaha lokal. “Bawa uang sebanyak-banyaknya dan belanjalah di Jakarta. Semuanya murah dan pasti happy. Pesan saya kepada JRF bahwa harus ada kapitalisasi, apakah itu oleh influencer atau siapa pun. Harapan saya satu minggu setelah acara tetap bergema di dunia,” ujarnya.
Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi peningkatan jumlah peserta dan standar penyelenggaraan JRF. “Jumlah peserta maraton tahun 2026 meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Saya kira dengan leadership Gubernur Pramono Anung, kita lihat Jakarta berubah. Saya juga lihat dari tahun 2025 ke tahun 2026 angkanya naik, tiga kali lebih banyak jumlah maraton dibanding tahun sebelumnya” ucap Luhut.
Luhut menyoroti capaian label internasional yang diperoleh penyelenggara setelah memenuhi standar penyelenggaraan yang ditetapkan. “Saya kira ini pertama kali mendapat gold. Sepanjang beberapa kali penyelenggaraan marathon run di Indonesia, baru pimpinan Gubernur Pramono Anung yang meraih predikat gold. Tidak ada alasan tidak memberikan, karena semua standar kriteria yang ada terpenuhi oleh KLAB ini,” papar Luhut.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo turut hadir dalam konferensi pers tersebut. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mendukung rekayasa lalu lintas selama event berlangsung.
Jakarta Running Festival (JRF) 2026 diselenggarakan pada 22–25 Oktober 2026. Perhelatan di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan. Puncaknya, (race day) pada 24–25 Oktober 2026. Kegiatan JRF 2026 meliputi: pertama, pada 22–23 Oktober 2026 diselenggarakan Race Expo di Istora Senayan. Pameran menghadirkan sekitar 130 brand termasuk 49 UMKM lokal.
Kedua, pada 24–25 Oktober 2026 sebagai hari pelaksanaan lomba lari (race days). JRF 2026 diselenggarakan dalam berbagai kategori, mulai dari Junior Dash, 5K, 10K, Half Marathon, dan Marathon. Digelar oleh KLAB atau Kelompok Lari Anak Bangsa, JRF 2026 menghadirkan pengalaman olahraga lari yang berkesan dan menarik.
Jumlah peserta diperkirakan 50.000 pelari dari puluhan negara. Fasilitas spesial yang tersedia bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggratiskan tarif transportasi publik (seperti MRT dan LRT Jakarta) senilai Rp 0,00 bagi peserta yang mengenakan nomor peserta atau BIB resmi.
Diharapkan melalui acara ini, dapat terbentuk masyarakat Jakarta yang semakin antusias dan sadar akan pola hidup sehat dengan semangat berolahraga. Tak hanya yang berpengalaman, tak hanya yang terbiasa olahraga, event ini mendukung setiap masyarakat Jakarta untuk merayakan olahraga lari di kota Jakarta tercinta. @epa_phm

















