Malang,VictoriousNews.com— Sinode Gereja Kristen Baithani (GKB), Araya–Malang dipercayakan sebagai tuan rumah perhelatan Sidang Wilayah Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah Jawa Timur (PGIW Jatim), Senin, (26/1/26). Forum strategis ini kembali mempercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepada Pdt. Natael Hermawan Prianto sebagai Ketua Umum PGIW Jawa Timur periode 2026–2031.
Sebanyak 73 peserta terdaftar yang mewakili 19 Sinode, 12 PGI Setempat (PGIS), serta para peninjau hadir dan terlibat aktif dalam sidang yang menjadi momentum penting pergantian Majelis Pekerja Harian (MPH) lima tahunan. Tahun 2026 menjadi penanda berakhirnya masa bakti kepengurusan 2021–2026 sekaligus awal babak baru pelayanan PGIW Jatim.
“Jika di tingkat pusat dikenal dengan Sidang Raya, maka di tingkat provinsi disebut Sidang Wilayah,” ujar Pdt. Natael Hermawan Prianto saat membuka sidang.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena kepengurusan yang dijalani di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19 dapat dituntaskan dengan baik. “Kita bersyukur karena bisa melewatinya,” tuturnya.
Sidang Efektif, Dinamis, dan Substantif

Sidang berlangsung efektif sejak pagi hingga sore hari tanpa perpanjangan waktu. Rangkaian agenda meliputi Ibadah Pembukaan, pemaparan laporan program dan keuangan, hingga pengesahan Tata Kerja organisasi yang sebelumnya dimandatkan melalui Sidang MPL 2025 di Surabaya.
Isu-isu krusial mengemuka dalam pembahasan Tata Kerja, mulai dari nomenklatur jabatan, masa berlaku aturan, hingga regenerasi kepemimpinan dengan pembatasan masa jabatan maksimal dua periode. Sidang juga menyoroti rangkap jabatan lintas aras, pertimbangan usia, serta kesinambungan organisasi—termasuk kekhawatiran akan terjadinya “cuci gudang” kepengurusan.
Forum sepakat bahwa Tata Kerja perlu disosialisasikan terlebih dahulu kepada Sinode pengutus, demi memperkuat pemahaman dan menghormati mandat yang diberikan kepada para utusan. Secara prinsip, Sidang Wilayah menegaskan pentingnya regenerasi dan pemerataan kepemimpinan, dengan ketentuan maksimal dua kali masa jabatan dalam satu periode kepengurusan, sementara aspek teknis akan terus disempurnakan.
Sidang Wilayah PGIW Jawa Timur 2026 pun ditutup dengan harapan baru: pelayanan yang semakin kuat, kepemimpinan yang inklusif, serta persekutuan gereja-gereja yang kian berdampak bagi masyarakat dan bangsa.
Susunan Majelis Pekerja Harian (MPH) PGIW Jawa Timur 2026–2031
(Catatan: Jabatan Bendahara dan Badan Pemeriksa Perbendaharaan/BPP akan ditetapkan kemudian)
Ketua Umum: Pdt. Natael Hermawan Prianto (GKJW)
Ketua I: Pdt. Andri Purnawan (GKI)
Ketua II: Pdt. Samuel (GKRI)
Sekretaris Umum: Pdt. Maria Adonia Huliselan (GKPII)
Wakil Sekretaris Umum: Pdt. Rully Antonius Haryanto (GPIB)
Anggota:
1.Pdt. Fenny Manopo (GAPI)
2.Pdt. Yoel Adiprasetyo (GKT)
3 Ev. Andreas Giawa (GKSI)
4.Pdt. Markus Indrianto (GSJA)
5.Pdt. Dwi Santoso (GKI)
6.Pdm. Yusak Wibowo (GBIS)
7.Pdt. Erlangga Pramudya Dharma (GBI)
SM/*hendra

















