KEIKO FUJIMORI, PRESIDEN WANITA PERU KEDUA YAMG IKUTI JEJAK SANG AYAH, ALBERTO FUJIMORI

Keiko Fujimori menjadi presiden ke-10 Peru dalam satu dekade terakhir

VictoriousNews.com-Keiko Fujimori (lengkapnya: Keiko Sofía Fujimori Higuchi) resmi dilantik menjadi Presiden Peru pada 28 Juli 2026. Ia menggantikan José María Balcázar (lengkapnya: José María Balcázar Zelada) . Keterpilihannya menjadikannya sebagai pemimpin perempuan kedua di Peru setelah Dina Boluarte (lengkapnya: Dina Ercilia Boluarte Zegarra) menjabat Presiden Republik Peru selama periode 7 Desember 2022–10 Oktober 2025. Ia menjadi pemimpin konservatif baru yang berkuasa di Amerika Latin.

Pada pelantikan di Lima, Fujimori mengumumkan keadaan darurat. Wanita berusia 51 tahun mengatakan militer memimpin sementara operasi keamanan di wilayah yang dilanda kriminalitas selama kondisi darurat hingga ketertiban kembali pulih.

Pada pidato pertamanya, Fujimori mengatakan dirinya menerima Peru dalam kondisi yang “katastrofik”. Ditegaskan, negara memiliki potensi yang tidak terbatas. “Selama keadaan darurat, angkatan bersenjata mengambil alih sementara kepemimpinan dalam operasi keamanan,” ujarnya dikutip seperti Reuters dan BBC, Kamis (30/7/2026).

Fujimori unggul atas kandidat kiri Roberto Sánchez dalam pemilihan putaran kedua yang berlangsung sangat ketat, pada Juni 2026. Kemenangan tersebut diraih setelah empat kali bertarung meraih kursi presiden.

Kampanye di tengah meningkatnya kejahatan menjadi salah satu fokus utama. Ia mengumumkan bahwa dalam situasi tertentu militer mengambil alih tugas menjaga ketertiban di wilayah dengan tingkat kriminalitas tinggi.

Peru menghadapi krisis keamanan terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Hal tersebut dipicu berkembangnya kelompok kriminal lokal maupun asing yang terlibat dalam pembunuhan bayaran dan aksi pemerasan. Pernyataan tersebut mengingatkan pada peran militer pada masa pemerintahan ayahnya, yang meninggal pada 2024.

Fujimori juga berjanji melindungi masyarakat dari dampak fenomena cuaca El Niño serta menaikkan upah minimum. Ia menyoroti ketimpangan ekonomi Peru yang disebut sebagai salah satu yang tertinggi di Amerika Latin.

Keiko Fujimori menjadi presiden ke-10 Peru dalam satu dekade terakhir. Periode politik Peru dalam beberapa tahun terakhir penuh gejolak, dengan tidak ada satu pun pemimpin yang berhasil menyelesaikan masa jabatan lima tahun secara penuh.

Sejumlah pejabat asing menghadiri pelantikannya di Lima. Termasuk para pemimpin sayap kanan dari Argentina, Ekuador, dan Chile.

Keiko Sofía Fujimori Higuchi lahir pada 25 Mei 1975. Seorang politisi asal Peru yang menjabat sebagai Presiden Peru ke-67 sejak 28 Juli 2026. Ia adalah putri Alberto Fujimori (Presiden Peru Presiden Peru ke-54 periode 28 Juli 1990-22 November 2000) dan Susana Higuchi (Susana Shizuko Higuchi Miyagawa). Susana Shizuko Higuchi Miyagawa (26 April 1950-8 Desember 2021) adalah politikus dan insinyur di Peru. Setelah bercerai dengan ayahnya pada pertengahan tahun 1990-an, ibunya menjadi Anggota Kongres Republik Peru. Ibunya menjabat Ibu Negara (1994-2000) dan tercatat sebagai bu Negara termuda dalam sejarah Amerika. @epa_phm