Manfaat Rumput Pada Suka Atau Rumput Berkat Untuk Pengobatan Kanker

Manfaat Rumput Pada Suka Atau Rumput Berkat Untuk Pengobatan Kanker

 

Rumput padasuka/rumput berkat

VICTORIOUSNEWS.COM,- Rumput pada suka? Mendengar nama rumput ini, bagi sebagian orang mungkin masih terasa asing. Sebab rumput ini tidak tumbuh liar seperti rumput pada umumnya. Kenapa diberinama rumput pada suka atau rumput berkat? Seperti dikutip dalam http://rumputpadasuka.blogspot.co.id/, nama tanaman yang memiliki nama lain MURDANNIA BRACTEATA, KWAN IM, LIDAH NAGA, PAN KI LIAN, PANDAN JAMBI, PEKING CAY-YAA PAK KING atau Rumput Pada Suka. Lain daerah lain sebutannya, nama terakhir yang diberikan oleh penulis blog tersebut ketika bekerja di toko kertas PADA SUKA.

Rumput ini tumbuh seperti tumbuh beranak tidak berumbi, daunnya tersusun tangga segi lima berwarna hijau berbentuk lonjong panjang, berujung lancip, permukaan polos, punggungnya bertekstur garis halus tidak berbulu, panjang kurang lebih 20cm, lebarnya 2cm, dan tebalnya 0,01cm. Rumput Pada Suka ini di tanam secara stek kurang lebih 60 hari akan bertunas segi lima yang mengelilingi induknya. Bunganya tumbuh tersendiri dari samping induk, tidak dari ketiak daun, tangkai bunganya tinggi kurang lebih 20cm, berdaun 2-3 lembar, 1 tangkai bunga ada 1-2 buah kepala bunga, kepala bunga seperti kepala ular cobra mengancam, di bagian kepala ini terdapat biji kurang lebih 10 pasang, daun bunganya terletak di mulut berwarna ungu, sepanjang malam hari sampai hari mengeluarkan lendir bening, bunga mulai mekar pada pukul 07.00 dan menutup kembali pukul 11.00. Apabila bulir biji pertama sudah menguning, potong tangkai bunga untuk dikeringkan.

  1. Cara Menanam

-. Memakai pupuk kandang, cukup air, dan sinar matahari

-. Apabila dalam 1 induk terdapat 5 anak cabang, pisahkan anak-anaknya untuk stek

-. Menanam di dalam pot / kaleng plastik sebaiknya tutup lubang bagian bawah, buat lubang dari samping kurang lebih 10 cm dari dasar pot, Media tanam kurang lebih 20 cm.

Penyakit yang dapat disembuhkan berdasarkan dari pengalaman

-. Kanker Payudara

-. Kanker Darah

-. Kanker Rahim

-. Kanker Hati

-. Kanker Paru-Paru

-. Kanker Hidung

-. Tumor Payudara

-. Tumor Rahim

-. Sariawan

-. Cacar Air

-. Jerawat

-. Gusi Bengkak

-. Amandel

-. Batuk

-. Kesemutan

  1. Pengalaman

-. Tahun 2006-2008. 2 Orang Ibu berusia 58 dan 42 tahun, kasus Tumor Rahim seharusnya di operasi tetapi setelah makan rumput Pada Suka 15 hari kemudian tumornya kempes dan hilang

-. Tahun 2014. Seorang gadis dan seorang Ibu yang berusia 42 tahun, kasus kanker Payudara, sesudah makan rumput ini 7 hari kemudian saat di rontgen kankernya hilang. 2 anak perempuan 2 tahun dan 4 tahun, kasus Kanker ganas dan Tumor ganas, 3 bulan sembuh

CARA KONSUMSI RUMPUT PADASUKA

  1. KANKER – TUMOR – LEUKIMIA – BENJOLAN DI PAYUDARA / LEHER – JERAWAT – CACAR – AMANDEL

Bahan : Kurang lebih 15 lembar Rumput Pada Suka dengan tangkainya

Cara : Di makan mentah/ di blender, dosis sekali makan

Aturan : Pagi – siang – malam, 1 jam sebelum makan

Proses : Kemungkinan akan terjadi pendarahan seperti haid. Apabila banyak mengeluarkan darah, otomatis kondisi menjadi lemah harus segera di bawa ke rumah sakit untuk infus / tambah darah ( kasus Kanker / Tumor Rahim)

  1. BATUK – GUSI BENGKAK – SARIAWAN – RADANG TENGGOROKAN

Bahan : Kurang lebih 25 lembar Rumput Pada Suka dengan tangkainya (30 gram)

Cara :

-. Rumput dan tangkainya di potong – potong kurang lebih 3cm, di tambah 2 gelas air

-. Di rebus dengan panci tertutup dan api kecil dengan sisa 1 gelas

-. Di saring langsung di minum 1 jam sebelum makan, dosis untuk sekali minum

-. Anak – anak : 3 x 1/2 gelas ; Dewasa : 3 x 1 gelas

Aturan : Pagi – siang – malam, 1-3 hari

Pantangan : Makanan yang bersifat panas seperti gorengan

Perhatian : Tidak boleh merebus dengan panci alumunium

Pesan : 1 minggu sekali minum untuk kesehatan keluarga, BerDoa selalu dan BerBuat Baik

2.KANKER PARU – PARU

Bahan : Kurang lebih 25 lembar Rumput Pada Suka dengan tangkainya(30gram)

Cara :

-. Rumput dan tangkainya di potong – potong kurang lebih 3cm, di tambah 1 gelas air

-. Di rebus dengan panci tertutup dengan api kecil selama 7 menit. Setelah mendidih, di angkat kemudian di dinginkan namun tutup dan jangan di buka

-. Di blender kemudian di saring dengan di tambah 2 sendok makan madu, dosis untuk sekali minum

Aturan : Pagi – siang – malam

Pantangan :

-. Ayam dan telor ayam negeri serta kaldunya

-. Bakmi

-. Roti

-. Ikan asin

-. Terasi

-. Tauge

-. Kubis

-. Sawi putih

-. Nanas

-. Makanan yang bersifat panas seperti gorengan

Pencegahan : 1 minggu sekali di konsumsi

Perhatian : Tidak boleh merebus dengan panci alumunium

Pesan : Berdoa dan Senantiasa Berbuat baik.

Margianto/sumber: http://rumputpadasuka.blogspot.co.id/

 

Robert Pakpahan (Direktur Perpajakan): Kepatuhan dan Penerimaan Pajak 2017 Tumbuh Pesat, DJP Optimis Hadapi 2018

Konferensi Pers “Penerimaan Per-31/PJ/2017” yang disampaikan oleh Robert Pakpahan (Direktur Perpajakan), Direktur P2 Humas, dan Direktur PKP. Jum’at 05/01/ 2018 di Lantai 2 Gedung Mari’e Muhammad Kantor Pusat Direktorat Pajak, Jalan Gatot Subroto Kav 40-42 Jakarta.

Jakarta,Victoriousnews.com,– Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi seluruh pembayar pajak yang telah turut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan nasional dan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan bersama. Penerimaan pajak di tahun 2017 mencapai hasil yang sangat baik berkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat membayar dan melaporkan pajak sesuai bagian masing-masing. Hal ini mengemuka dalam Konferensi Pers “Penerimaan Per-31/PJ/2017” yang disampaikan oleh Robert Pakpahan (Direktur Perpajakan), Direktur P2 Humas, dan Direktur PKP. Acara ini diselenggarakan pada Jum’at pukul 10.30 s/d selesai, 05 Januari 2018 di Ruang Konferensi Pers Lantai 2 Gedung Mari’e Muhammad Kantor Pusat Direktorat Pajak, Jalan Gatot Subroto Kav 40-42 Jakarta.

Robert Pakpahan menyebutkan, bahwa, penerimaan pajak di tahun 2017 mencapai Rp 1.151 triliun atau 89.7% dari target dalam APBNP 2017 dengan pertumbuhan year-on-year sebesar 4,08%. Angka pertumbuhan penerimaan ini lebih banyak dipengaruhi oleh Rp.122,7 triliun penerimaan di tahun 2016 yang sifatnya tidak berulang yaitu penerimaan dari program Amnesti Pajak dan revaiuasi asset tetap. Apabila penerimaan yang sifatnya tidak berulang ini dikeluarkan dari perhitungan. maka pertumbuhan penerimaan pajak di tahun 2017 mencapai 15.8%.

Pertumbuhan penerimaan ini selain disebabkan oleh faktor perbaikan ekonomi, khususnya di sektor komoditas seperti pertambangan dan perkebunan. juga mencerminkan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Di tahun 2017 sejumlah 12,05 juta Wajib Pajak menyampaikan SPT dari total 16,6 juta Wajib Pajak yang wajib menyampaikan SPT. Rasio kepatuhan ini merupakan yang tertinggi dalam catatan DJP.

Berdasarkan segmen pembayar pajak. pertumbuhan yang sangat pesat terjadi di segmen Orang Pribadi. Terutama para peserta Amnesti Pajak. Pertumbuhan yang tinggi juga terjadi di segmen Wajib Pajak dengan penghasilan bruto tertentu yang membayar PPh Final 1%. Hal ini meng’ndikasikan semakin meningkatnya kesadaran dan kepatuhan perpajakan sektor UMKM dan adanya perkembangan yang sehat di segmen ini.

Upaya DJP mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan admnistrasi perpajakan juga membuahkan hasil yang baik. Jumlah SPT yang disampaikan melalui e-filing pada tahun 2017 mencapai 70%. naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang baru mencapai 5996.

Dari berbagai hasil positif yang diuraikan di atas. DJP optimis dalam menyambut tahun 2018 dengan target penerimaan Rp.1424 triliun. Fokus DJP pada tahun 2018 ini adalah mengamankan target penerimaan tersebut serta melanjutkan reformasi perpajakan untuk membangun kepatuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Untuk itu DJP akan terus melakukan peningkatan kemudahan administrasi khususnya layanan elektronik (e-registration, e-filing, e-paymen. dan e withholding). meningkatkan kapasitas dan kapabilitas infrastruktur sistem teknologi dan kualitas basis data perpajakan. melanjutkan revisi regulasi termasuk pengaturan prosedur pemajakan e-commerce. dan meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan instansi. lembaga. asosiasi usaha, dan pihak ketiga lainnya. Pada tahun ini juga DJP akan semakin mengintensifkan pemanfaatan data yang disampaikan pihak ketiga untuk kepentingan pengawasan. termasuk data dari lembaga keuangan yang akan mulai diterima pada April 2018 untuk data keuangan domestik dan September 2018 untuk data keuangan dari luar negeri.

Pimpinan DJP mengingatkan seluruh petugas pajak untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai Kementerian Keuangan dan kode etik pegawai pajak. Upaya mencapai penerimaan akan dilakukan dengan semangat membangun kepatuhan dan meningkatkan kemudahan serta tetap menjaga confidence dunia usaha dan iklim investasi. (Epaphroditus Ph M/Margianto)

Menkeu Sri Mulyani: Perbaikan Ekonomi 2017 Menjadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Makin positif

Konferensi Pers “Ekonomi Makro dan Realisasi APBN-P 2017” di Kementrian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (2/1).

Jakarta,Victoriousnews.com,- Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menguraikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017. Dari sisi asumsi makro, realisasinya hampir mendekati target yang ditetapkan pemerintah. “Kalau dilihat asumsi makro secara keseluruhan di 2017, betapa sangat dekat realisasinya dengan yang ada di asumsi,” tutur Sri Mulyani dalam Konferensi Pers “Ekonomi Makro dan Realisasi APBN-P 2017” di Kementrian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (2/1). Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan dan pejabat eselon.

Menkeu Sri Mulyani

Menurut Sri Mulyani, untuk pertumbuhan ekonomi sepanjang 2017, pemerintah menargetkan 5,05 persen, namun masih belum final. Sebab, hingga saat ini realisasi pertumbuhan ekonomi yang ada baru sampai kuartal III, sehingga angka bisa berubah tergantung dari realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal IV.”Kita akan lihat realisasinya pada kuartal ke empat,” katanya.

Sedangkan inflasi sepanjang tahun 2017 berada di 3,6 persen dan dinilai masih positif, karena masih di bawah proyeksi pemerintah sebesar 4,3 persen. Tingkat Suku Bunga SPN 3 bulan juga di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen dengan realisasi 5,0 persen. “Nilai tukar Rupiah agak lebih rendah dibandingkan asumsi yaitu Rp 13.384, dibandingkan asumsi Rp 13.400 per USD,” jelas Menkeu.

Untuk harga minyak mentah Indonesia USD 48 per barel dan realisasi menjadi USD 50 per barel, tetapi masih akan berubah karena saat ini harga minyak tidak stabil. Sedangkan lifting minyak target 815.000 barel per hari dan realisasi hanya 801.000 barel per hari. “Lifting gas adalah 1.129.000 barel setara minyak per hari atau lebih kecil dibandingkan asumsi (1.150.000 barel setara minyak per hari),” papar Sri Mulyani. “Yang barangkali patut dilihat adalah nilai tukar dan suku bunga SPN, yang sudah mulai menunjukkan tren yang meningkat atau normalisasi secara segi kinerja,” sambungnya.

Lanjut Sri, realisasi ini menunjukkan adanya pemulihan ekonomi Indonesia di 2017. Karena itu, dia berharap perbaikan ekonomi di tahun 2017 dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi yang makin positif lagi. “Di 2016 rata-rata negatif dan tahun 2017 momentumnya pembalikan,” tandasnya. Epaproditus/Margianto

Ibadah Natal Gereja Tertua di Jawa Timur kental dengan budaya Jawa

GKJW Mojowarno berdiri sejak tahun 1881

Jombang,Victoriousnews.com. Suasana kental budaya Jawa dalam perayaan malam Natal di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang bertempat Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, merupakan cerminan identitas budaya Jawa.

GKJW Mojowarno ini berdiri sejak tahun 1881 yang bertempat di Depan Rumah Sakit Kristen Mojowarno. Meski usianya yang sudah satu abad lebih, namun tidak kehilangan identitas budaya hal ini dibuktikan oleh sejumlah jemaat GKJW yang memakai pakaian adat Jawa. “Budaya ini sejak gereja ini berdiri, jadi selalu diberikan nuansa jawa, termasuk ibadahnya, cara berpakaian itu memakai budaya jawa. Karena gereja ini tertua di Jawa Timur bukan hanya di Jombang,” kata Wimbo Sancoko selaku Ketua Pendeta ketika ditemui sejumlah wartawan, Senin 25 Desember 2017.

                                                                             

Masih menurut penjelasan Sancoko, Gereja ini adalah Gereja Kristen Protestan peninggalan dari Belanda, untuk beribadah bagi masyarakat di wilayah tersebut. Lingkungan gereja yang memiliki luas lahan 2 hektar lebih, juga mempunyai fasilitasi pendidikan dan kesehatan yaitu sekolah, rumah sakit serta rumah pendeta.“Jemaat yang ada disini sudah sekitar seribu dua ratus kepala keluarga, jadi sekitar antara lima ribuan lebih. Kemudian diharapkan bahwa Gereja ini paling tidak bisa menjadi berkat bagi banyak orang dan bisa menjadi terang dilingkungan yang ada disekitar sini,” ujarnya

Lanjut Sancoko, dalam perayaan Natal 2017, pihaknya juga menjelaskan prosesi malam Natal itu adalah salah satu ibadah ritual yang dilakukan sebelum natal atau malam natal. “Pesan malam misa, kita ini diminta untuk selalu menyampaikan tentang kabar damai baik untuk diri kita sendiri ataupun untuk keluarga dan lingkungan masyarakat kita,” pungkasnya

Setelah malam Natal ibadah Natal tepat 25 Desember 2017, diadakan pukul 08.30 Wib. Nuansa ibadah juga didominasi dengan alunan musik gamelan Jawa yang memberikan ketenangan jiwa bagi jemaat yang hadir saat itu. “Sebagai umat Kristen, keimanan kita harus terus naik, bertumbuh kepada Kristus. Seperti orang yang mendaki gunung, sejatinya iman Kristen tidak mudah menyerah dan tidak mudah putus asa,” papar Pdt. Wimbo Sancoko dalam kotbahnya yang saat itu mengupas pesan natal dalam kitab Matius 2: 1-12. margianto

Pewarna sukses gelar talkshow “ Pro-kontra Yerusalem”

Para pembicara talkshow

Jakarta,-Victoriousnews.com- Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna ID) kembali menggelar talkshow Warna Indonesia. Kali ini Pewarna ID bekerjasama dengan Yayasan Komunikasi Masyarakat (Yakoma-PGI) dengan mengangkat tema “Pro-kontra Yerusalem dalam Berbagai Perspektif”, talkshow yang mendapat antusiame warga gereja tersebut digelar di Kafe Libry, Kwitang, Jakarta Pusat (21/12).

Hadir sebagai pembicara antara lain: Sekretaris Umum PGI (Pdt. Gomar Gultom), Founder Hadassah of Indonesia (Monique Rijkers), Ahli hukum internasional (Prof. Dr. Marthen Napang), Cendikiawan Kristen ( Dr. Audi Wuisan), dan dari gereja Kelihat Mesianik Indonesia (Benjamin Obadyah).

Ketua Umum Pewarna ID, Yusuf Mujiono, mengatakan, bahwa talkshow Warna Indonesia dihadirkan Pewarna ID sebagai medium diskusi sehat terkait peristiwa atau fenomena yang terjadi di tengah ruang publik. Hal itu dimaksudkan guna mempertajam fungsi kehadiran Pewarna ID sebagai organisasi pers dengan fungsi edukasi publik. “Talkshow Warna Indonesia ini membahas ‘warna-warna’ (ragam) yang ada di tengah masyarakat khususnya warga gereja yang menjadi fenomena atau peristiwa hangat namun punya nilai edukasi bagi publik. Jadi, perdebatan yang sehat di ruang publik harus diakomodir lewat medium yang sehat dengan pembicara yang berkompeten di bidangnya masing-masing, itu kan fungsi Pewarna ID (organisasi pers),” jelas Yusuf Mujiono.

Antusiasme publik yang tinggi terkait talkshow Warna Indonesia membuat Pewarna ID mengusahakan untuk terus menghadirkan diskusi interaktif yang sehat dan menghindari eksklusifitas diri untuk berbagi. Sebelumnya, talkshow Warna Indonesia sudah sukses diselenggarakan Pewarna ID, tercatat sudah dua kali talkshow digelar dengan antusiame publik yang tinggi terbukti dengan kehadiran audience yang membludak. Margianto/p-id

Perayaan Natal Pewarna Bekerjasama Dengan BPH GBI

 

Foto bersama usaha ibadah Natal

Jakarta,-Victoriousnews.com- Perayaan Natal Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Indonesia mengangkat tema “Damai Sejahtera Kristus dalam Warna Indonesia” dan mempercayakan Dony Leonardo sebagai ketua panitia. Perhelatan Natal yang digelar di Graha Bethel, Jakarta (Selasa, 12/12) ini  didukung penuh oleh pucuk pimpinan BPH GBI serta dihadiri oleh anggota, pengurus DPP Pewarna Indonesi dan Sahabat Pewarna dari berbagai lembaga dan denominasi gereja.

Menurut Ketua Umum Pewarna, Yusuf Mujiono, Natal merupakan momentum yang mendorong Pewarna untuk lebih keras lagi menyuarakan aspirasi gereja dan masyarakat Kristiani untuk memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan negara.

Pada kesempatan tersebut, Firman Tuhan disampaikan oleh Ketua Umum BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun,  dengan mengutip nats Kolose 3:15 “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh”. Mengawali kotbahnya, Pdt. Japarlin mengatakan setelah seseorang menerima pembaharuan dari Yesus Kristus, maka damai sejahtera-Nya memerintah dalam hati seseorang, khususnya dalam warna Indonesia.

Menurutnya, esensi Natal yang utama ialah Natal harus dinikmati (dirasakan) oleh dunia ini dan seperti para gembala domba menyanyikan pujian surgawi ketika mereka mendengar kabar baik perihal kelahiran Yesus Kristus.Lebih lanjut, Ketum BPH menegaskan bahwa Kristus datang untuk memberikan damai sejahtera. Manusia sebelum jatuh ke dalam dosa dekat dengan Allah, bahkan bisa memberikan nama untuk hewan-hewan, namun setelah itu manusia jatuh ke dalam dosa sehingga hubungan dengan Tuhan menjadi rusak (Yesaya 59:1-2).

“Akibatnya, manusia terpisah dengan Tuhan. Apapun usaha manusia, mereka tidak bisa berjumpa dengan Tuhan. Yohanes 3:16 adalah inti Natal sebab manusia diperdamaikan dengan Allah dengan cara Yesus Kristus datang ke dunia ini,” tegasnya. Diakhir kotbahnya, Ketum BPH GBI mengatakan selama ini Natal cenderung “kebarat-baratan”. Namun Pewarna mencoba “mengindonesiakan” Natal 2017 ini. “Tuhan ingin agar kita agar kita memancarkan terang Kristus dan Natal ini bermuatan Indonesia, serta perlu aksi-aksi nyata selanjutnya,” pungkasnya.

Ki-Ka: Ketua API, Let Jend. TNI AD (Purn) Harsanto Adi, Ketua Pewarna Yusuf Mujiono dan Ketum BPH GBI, Pdt. Japarlin Marbun menyalakan lilin.

Usai kotbah, Pdt. Dr. Japarlin Marbun menyalakan lilin Natal sembari diiringi oleh Ketua API (Asosiasi Pendeta Indonesia), Let Jend. TNI AD (Purn) Harsanto Adi dan Ketua Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono. Selanjutnya para sahabat Pewarna yang masing-masing terdiri dari Ketua API memberikan refleksi singkat perihal Natal ini.

Ia mengatakan hidup orang percaya adalah anugerah, bila seseorang tidak dipanggil dan dipilih Tuhan maka ia tidak dapat menjadi pengikut Kristus. Selanjutnya Pdt. Ferry Haurissa (Ketua Umum FKKJ) berpesan agar Pewarna berani menulis hal-hal yang benar dan jangan takut untuk melakukan hal itu.

Rektor STT IKAT Bintaro (Pdt. Dr.Jimmy  Lumintang, MBA, MTh), Djasamen Purba, SH (Ketua Umum MUKI), Mawardi Zega (Sekretaris Jenderal MUKI), Soleman Matippanna (Pembina Yayasan Karmel Ministry, melayani di LP) dan beberapa tokoh lainnya bergantian menyampaikan refleksi Natal 2017.Acara ini dimeriahkan dengan persembahan pujian Natal dari mahasiswa dan mahasiswi STT IKAT dan diakhiri dengan foto bersama. Margianto/Pram