Jakarta,Victoriousnews.com—Kebaktian Tengah Minggu (KTM) GBI Maple Park penggembalaan Pdt. Ferry Iskandar yang rutin digelar setiap Kamis pukul 19.00 Wib terasa berbeda dari biasanya. Karena khusus pada Kamis, 31 Juli 2025, dikemas dalam bentuk Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang menggugah hati. Ibadah tersebut menghadirkan pembicara yang telah dikenal luas di kalangan umat Kristen Indonesia — Pdt. Gilbert Lumoindong.

Dengan gaya khas yang penuh semangat, humor, namun juga menembus relung hati, Pdt. Gilbert mengangkat tema “Pahlawan yang Berpikir Matang”, terinspirasi dari Nehemia 5:7-13. Di hadapan ratusan jemaat yang memadati ruangan ibadah, ia menyampaikan pesan mendalam: menjadi pahlawan dalam Kristus tidak cukup hanya dengan keberanian, tetapi juga membutuhkan pertimbangan yang matang dan pikiran yang dikendalikan oleh Roh Tuhan.

“Life is about your mentality. Hidup tergantung dari mentalitas anda. Jangan jadi PPP: Pengecut, Penjilat, dan Pengkhianat. Seorang “pahlawan”, ketika difitnah atau dibicarakan negatif, dia tetap fokus menjalankan tugasnya. Tapi pengkhianat? Dia panik!” tegasnya membuka kotbah, disambut tepuk tangan hangat jemaat.
Dalam penuturannya yang inspiratif, Pdt. Gilbert mengajak jemaat untuk belajar dari keteguhan hati Nehemia yang tidak gentar menghadapi tekanan. Ia menyampaikan bahwa Nehemia bukan hanya beriman, tetapi juga peka dan bijaksana dalam membaca situasi serta memahami karakter orang-orang di sekelilingnya.

Pada kesempatan tersebut, Pdt. Gilbert menjelaskan lebih detail, pentingnya menjadi pahlawan yang menyeimbangkan kepekaan dengan akal sehat:
1.Supaya kita tidak tertipu Iblis antara iman dan ilusi
2.Supaya kita bisa membedakan mana sekedar perasaan; mana yang kehendak Tuhan
3. Supaya kita tidak “sembarangan” memakai nama Tuhan
Pdt. Gilbert menekankan bahwa berpikir tidaklah bertentangan dengan iman, justru menjadi alat penting untuk menguatkan iman itu sendiri — asalkan selaras dengan Firman Tuhan. “Sebagai suami, istri, sahabat, atau anggota keluarga lainnya, jangan jadi pribadi yang ribet — yang suka menyalahkan orang lain, karena orang seperti itu sulit mengalami mujizat Tuhan,” ujarnya, diselingi canda yang tetap sarat makna.
Pikiran Seorang Pahlawan dalam Kristus Menurut Pdt. Gilbert:
>Berpikir panjang dan luas dengan pertimbangan matang.
>Berpikir yang dikendalikan Roh Kristus dan tunduk pada Firman.
>Tidak mengandalkan logika manusia, tapi menjadikan pikiran sebagai alat penguat iman.
Menutup kotbahnya yang penuh kuasa dan pengajaran praktis, Pdt. Gilbert menegaskan bahwa hidup Kristen adalah perjuangan untuk menjadi pahlawan yang bertanggung jawab, tidak mudah terombang-ambing oleh tekanan dunia, dan senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. “Mujizat itu masih ada, asal kita bertanggung jawab. Jika Tuhan berjanji, Dia pasti menepati. Jika kita setia dan tekun, kita akan melihat kemenangan dan mahkota kemuliaan itu datang!,” pungkasnya.
Hadirat Tuhan semakin terasa ketika Pdt. Gilbert Lumoindong menaikkan doa bagi seluruh jemaat serta para pelayan yang hadir. Doa-doa yang dinaikkan mengalir dengan kuasa—menyentuh yang sakit, melepaskan yang terikat dalam pergumulan, dan menguatkan yang lelah dalam perjalanan hidupnya.
KTM merupakan salah satu program GBI Maple Park dengan visi “Tahun Penuaian Jiwa”, itu bukanlah sekedar sebuah agenda rutin, melainkan menjadi “oasis rohani”yang membasahi jiwa-jiwa yang haus akan sentuhan ilahi. Sebuah ibadah malam penuh makna yang mengajak jemaat untuk kembali menata hati, memperbarui tekad, dan melangkah sebagai pahlawan yang berpikir matang—di tengah keluarga, dunia kerja, pelayanan, maupun dalam realitas kehidupan sehari-hari.
Dengan wajah yang berseri dan hati yang dipenuhi damai, setelah ibadah KKR, jemaat pulang dengan sukacita—merasakan berkat, kekuatan, dan kepuasan rohani yang nyata. SM


















