Teror Para Hantu dalam Film “Malam Para Jahanam”

Sentuhan horor dengan inspirasi dari peristiwa kelam bersejarah bangsa Indonesia.

News, Seleb583 Views

 

Victoriousnews.com,- Film horor terbaru produksi Starvision dan diproduseri Chand Parwez Servia berjudul “Malam Para Jahanam” tayang di jaringan bioskop mulai 7 Desember 2023. Selain sebagai sutradara film ini, Indra Gunawan juga tercatat sebagai penulis ide cerita dan skenario bersama Sugeng Wahyudi.

Film “Malam Para Jahanam” mengikuti kisah Rendi yang ditemani Martin dan Siska untuk menghantarkan jenazah kakeknya ke sebuah desa dan terjebak teror dendam Malam Para Jahanam. Mereka ditolong Marni dan Dira yang bercerita tentang konflik berdarah antara kelompok Pemuda Rakyat berhaluan komunis dengan kelompok santri pimpinan Kyai Malik di tahun 1965. Apakah mereka dapat melewati kutukan tiga malam jahanam mencekam itu?

Film “Malam Para Jahanam” dibintangi Harris Vriza sebagai Rendi, Aghniny Haque (Dira), Djenar Maesa Ayu (Marni), Daffa Wardhana (Marzuki/Wirya), Teddy Syach (Malik), Zoul Pandjoul (Martin), Amel Carla (Siska), Derry Oktami (Bahtiar), Mang Saswi (Tarja), Odilia Yohana (Mirah), MN Qomarudin (Badrun), Ibnu Widodo (Markum), Tri Sudarsono (Marzuki/Wirya tua), M Aryasatya Ganendra (Bahtiar kecil), Petra (Mallik kecil), Vivi. Inti (Marni kecil), Zahra Raisa Shanum (Dira kecil), Yudhi Kurniawan (Bapak Bahtiar), Noel Kefas (Pak Lurah) dan Ichsan Zulkarnain (Guru Silat).

Produser Chand Parwez Servia mengatakan, melalui film “Malam Para Jahanam” Starvision ingin. memberikan sajian. horor dengan kemasan berbeda melalui sentuhan yang memiliki inspirasi dari peristiwa kelam bersejarah bangsa Indonesia.

“Melalui karakter Rendi, Martin, Siska, Marni, dan Dira, penonton diajak mengetahui bagaimana sebuah peristiwa kelam nan berdarah ada di sebuah desa yang terus menghantui. Amarah dan dendam yang berulang menghancurkan di malam-malam penuh kekejian. Dengan kemasan horor sejarah ini menjadi sajian menarik penonton Indonesia,” kata Chand. Parwez Servia.

Sutradara Indra Gunawan menambahkan, dalam penggarapan film “Malam Para Jahanam” dirinya bersama para kru mengerahkan segala kerja keras untuk menciptakan situasi yang penuh kengerian yang diakibatkan dendam dan rasa amarah.

“Dalam film ini, kami banyak menghadirkan adegan berbahaya seperti bertarung dengan senjata, adegan dengan kobaran api. Tanpa kerjasama yang baik dari seluruh kru, tentu itu tidak akan terjadi. Proses kreatif yang sangat menyenangkan,” kata Indra Gunawan.

Aghniny Haque yang berperan sebagai Dira menyatakan pengalamannya dalam bermain di film ini adalah petualangan yang sangat mencekam penuh teror dengan adrenalin tinggi. Dirinya pun harus mempersiapkan fisiknya secara maksimal.

“Meskipun itu film horor, tetapi rasanya seperti film action yang membutuhkan persiapan fisik matang. Apalagi teman-teman yang punya adegan fighting banyak. Semoga kerja keras ini dapat menjadi tontonan yang memberikan pengalaman baru bagi penonton Indonesia,” kata Aghniny Haque.

Starvision adalah salah satu rumah produksi Indonesia yang sukses dengan berbagai judul film populer dan telah menerima penghargaan bergengsi. Film-film seperti Virgin (2005), Heart (2006) dan Get Married (2007) adalah judul yang meraih box office tertinggi di bioskop Indonesia di tahun penayangannya.

Karya Starvision kerap menjadi trendsetter dengan berbagai genre yang meraih kesuksesan, seperti The Tarix Jl (2008), Perempuan Berkalung Sorban dan Get Married 2 (2009), Laskar Pemimpi dan Kabayan Jadi Milyuner (2010), Purple Love dan Hafalan Shalat Delisa (2011), Perahu Kertas (2012), Cinta Brontosaurus (2013), Marmut Merah Jambu (2014), Ngenest (2015), Koala Kumal dan Cek Toko Sebelah (2016), Critical Eleven, Sweet 20 dan Susah Sinyal (2017), Yowis. Ben dan Milly & Mamet (2018), Yowis Ben 2, Ghost Writer, Dua Garis Biru dan Imperfect (2019), Yowis Ben 3 dan Yowis Ben Finale (2021), Keramat 2 dan Cek Toko Sebelah 2 (2022), Hati Suhita dan 172 Days (2023). @epa_phm

Comment