Pesan Pengacara Senior Jhon Panggabean Di Mimbar GBIN Jemaat  Restorasi: Kasih Tuhan Selalu Baru! 

banner 468x60

Jakarta,Victoriousnews.com—Di tengah kesibukannya sebagai seorang advokat ternama, Wakil Ketua Umum DPN Peradi SAI, Jhon SE Panggabean, SH, MH, kembali memenuhi  panggilan hatinya untuk melayani Tuhan. Minggu pagi, 10 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB, ia berdiri di mimbar Gereja Bethel Injili Nusantara (GBIN) Jemaat Restorasi, penggembalaan Pdt. Jeremias Panggabean, di Kompleks Perumahan Taman Pulo Indah, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Dengan suara mantap, Jhon mengawali khotbahnya, “Kalau kita masih sehat, bisa makan dan minum setiap hari, maka kita harus senantiasa bersyukur kepada Tuhan,” ujarnya.

Gembala Jemaat GBIN Restorasi Pdt. Jeremias Panggabean (ke-6 dari kiri)  berpose bersama para pelayan seusai ibadah, Minggu (10/8/25)

Pria kelahiran Tarutung, 13 September 1964 ini, juga berbagi kesaksian hidup. Ia menceritakan bagaimana Tuhan menyembuhkannya dari penyakit autoimun yang membuatnya bolak-balik rumah sakit selama dua tahun, meluputkannya dari maut akibat kecelakaan, dan berkat Tuhan terus tercurah melalui keluarga, yakni dikaruniai anak- cucu yang takut akan Tuhan. “Saya sudah merasakan kebaikan Tuhan ratusan kali. Kalau bukan Tuhan yang bekerja, mustahil saya ada di sini. Karena itu, saya terpanggil untuk melayani-Nya dengan setia, meski pekerjaan saya padat,” tukasnya.

Selama tujuh tahun terakhir, Jhon setia melayani di berbagai mimbar. Mulai dari ibadah raya di berbagai denominasi gereja, persekutuan doa, hingga melayani narapidana di Lapas Cipinang dan Salemba. “Sukacita saya adalah ketika melayani Tuhan,” ungkap Papa dari Samuel Panggabean, M.Th, Clara Panggabean, SH, Gracia Panggabean, SH  serta Opa  dari tiga cucu — Celine, Gabriel, dan Andreo.

Kasih Tuhan Itu Selalu Baru

Ev. Jhon SE Panggabean ketika menyampaikan firman Tuhan

Kemudian, ia  mengajak jemaat merenungkan kitab Ratapan 3:22-23, tentang kasih setia Tuhan yang tak pernah berkesudahan, selalu baru setiap pagi. Setidaknya ada dua poin penting,bagaimana kita dapat mengimplementasikan kasih Tuhan setiap hari. “Pertama, hidup kita  harus melekat (bahasa Batak: lokkot) sungguh-sungguh dengan Tuhan (Mazmur 91:14). Hidup kita harus transparan di hadapan Tuhan. Artinya, kita harus jujur, tulus dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya,” tutur Suami dari Hartaty Tiurma Pakpahan ini bersemangat.

Lanjut Jhon, selain jujur dan  transparan di hadapan  Tuhan,  dalam kehidupan rumahtangga, antara suami istri pun harus transparan, terutama dalam hal keuangan. “Jangan sampai terjadi penggelapan keuangan yang bisa menimbulkan konflik,” ungkap Mantan Ketua Punguan Marga Panggabean Se-jabodetabek selama 10 Tahun.

Kedua, agar kita dapat implementasikan kasih Tuhan, tentu harus rajin baca Alkitab dan berdoa setiap hari. “Firman Tuhan dalam kitab Matius 22-37-40, ini memberikan perintah agar kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mengasihi sesama,. Nah, kalau kita tidak baca Alkitab, bagaimana kita bisa mengasihi Tuhan dan sesama?,” tegas pencipta lagu rohani “Selagi Masih Ada Waktu”.

Duet musisi rohani Tulus Hutapea dengan sang putri Theresia ketika mempersembahkan kesaksian pujian.

Ibadah semakin hidup saat musisi Tulus Hutapea mempersembahkan dua lagu rohani, salah satunya ciptaan Jhon Panggabean berjudul “Minta Apa Saja Pasti Diberikan”, serta duet bersama putrinya, Theresia, membawakan lagu  berjudul “Yesus Sungguh Berarti”.

Rumah Ibadah GBIN Restorasi Ini Mujizat Tuhan! 

Gembala Jemaat GBIN Restorasi, Pdt. Jeremias Panggabean menceritakan bagaimana Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, menghadirkan rumah ibadah ini di tengah pergumulan pelayanan yang baru berusia empat bulan.

“Tempat ibadah yang kita pakai ini adalah mujizat dari Tuhan,” ucapnya dengan mata berbinar. Ia mengisahkan, sebelum tempat ini digunakan, ia dan jemaat bergumul dalam doa memohon penyediaan lokasi ibadah. Doa itu dijawab secara tak terduga melalui seorang pengusaha berhati mulia. “Pemilik tempat ini berkata kepada saya, silakan dipakai untuk ibadah secara gratis. Padahal sebelumnya, tempat ini sudah hampir terjual dengan harga Rp7 miliar dan kesepakatan sudah tercapai. Namun entah mengapa, transaksi itu batal, sehingga kita bisa memakainya untuk kemuliaan Tuhan,” ungkapnya penuh syukur.

Bagi Pdt. Jeremias, ini bukan kebetulan, melainkan tanda bahwa Tuhan memegang kendali penuh atas pelayanan GBIN Restorasi. Ia percaya, tempat ini adalah jawaban doa, sebuah bukti nyata bahwa Tuhan membuka jalan ketika pintu seakan tertutup rapat.

Buah dari pelayanan ini pun mulai terlihat. Dalam waktu singkat, GBIN Restorasi telah memiliki 40 anak Sekolah Minggu, 20 remaja dan pemuda, serta puluhan jemaat dewasa yang setia hadir setiap minggu. “Doakan kami terus, agar pelayanan di tempat ini semakin bertumbuh, dan nama Tuhan Yesus semakin ditinggikan,” pesan Pdt. Jeremias, yang juga menjabat Ketua BPD GBIN Jakarta.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengucapkan terima kasih atas pelayanan Ev. Jhon SE Panggabean dan tim.  “Selaku gembala dan mewakili jemaat, saya mengucapkan terimakasih atas pelayanan Bapak Pendeta Jhon Panggabean bersama tim. Eh.. maksud saya Ev Jhon Panggabean. Doa saya, kiranya Tuhan terus memakai hambaNya secara dahsyat dimanapun berada,” tukas Pdt. Jeremias menubuatkan bahwa suatu hari kelak, pengacara senior yang dikenal vokal melawan intoleransi itu akan menjadi seorang pendeta penuh waktu. SM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60