KTM GBI Maple Park: Ps GM Mutu Ajak Jemaat “Salibkan Daging” dan Hidup Dipimpin Roh Kudus !

banner 468x60

JAKARTA — VictoriousNews.com- Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota yang semakin sibuk dan melelahkan, GBI Maple Park tetap konsisten menjaga ‘api rohani” jemaat melalui Kebaktian Tengah Minggu (KTM) yang digelar rutin setiap Kamis malam. Ibadah yang berada dalam penggembalaan Ps Ferry Iskandar itu bukan sekadar agenda mingguan, melainkan menjadi ruang pemulihan, penguatan iman, sekaligus tempat jemaat kembali diteguhkan oleh firman Tuhan.

Pada Kamis malam (21/5/2026), KTM GBI Maple Park menghadirkan  Ps GM Mutu sebagai pembicara.

Dalam khotbahnya yang tajam, mendalam, dan menggugah hati, Hamba Tuhan asal India ini  menegaskan bahwa makna Jumat Agung, Kebangkitan Yesus, Kenaikan Tuhan, hingga pencurahan Roh Kudus bukan sekadar perayaan rutin tahunan tanpa perubahan hidup yang nyata.

Menurutnya, seluruh karya keselamatan Kristus seharusnya membawa orang percaya hidup dalam pimpinan firman Tuhan dan Roh Kudus setiap hari. “Bagaimana saya tahu Tuhan menuntun saudara? Ketika firman Tuhan tinggal bersama saudara. Tuhan tidak pernah bekerja di luar konteks firman-Nya,” tegasnya.

Kekristenan Harus Melahirkan Perubahan Hidup

Ps GM Mutu menyoroti banyak orang percaya yang masih hidup dalam kebingungan rohani karena tidak berakar dalam firman Tuhan. Ia menegaskan bahwa iman sejati tidak dibangun di atas keadaan atau perasaan, melainkan pada keyakinan penuh kepada Tuhan yang memegang seluruh kehidupan manusia.

Ia bahkan mempertanyakan apakah Jumat Agung dan Paskah yang diperingati setiap tahun sungguh membawa dampak rohani dalam kehidupan umat percaya. “Kalau Jumat Agung dan Paskah tidak membawa dampak dalam hidup saudara, saudara perlu mempertanyakan diri sendiri, apakah benar hidup sebagai orang Kristen,” ujarnya dengan nada serius.

Mengutip Galatia 2:20, ia menegaskan bahwa inti kekristenan terletak pada penyaliban manusia lama, sehingga hidup orang percaya bukan lagi dikendalikan kedagingan, melainkan Kristus yang hidup di dalam dirinya.

“Orang Kristen tidak mungkin sungguh-sungguh menjadi milik Kristus kalau belum menyalibkan dagingnya,” katanya.

Gereja Dipanggil Kembali Hidup Kudus

Ps GM Mutu juga mengingatkan bahaya ketika dunia mulai masuk ke dalam kehidupan gereja dan orang percaya. Ia menilai banyak kehidupan rohani menjadi lemah karena masih dikuasai hawa nafsu dan kedagingan.

Ki-ka: Gembala GBI Maple Park Ps Ferry Iskandar, Ps.G.M Mutu & Ibu Lily (penerjemah) seusai ibadah KTM, Kamis (21/5/26) di Apartemen Maple Park Lantai dasar,.Sunter Kemayoran Jakarta Utara.

Menjelang peringatan Pentakosta, ia menegaskan bahwa pencurahan Roh Kudus bukan sekadar pengalaman emosional atau kemampuan berbahasa roh, melainkan tentang hidup yang disucikan bagi Tuhan. “Apakah Roh Kudus yang begitu kudus bisa tinggal dalam hidup yang masih tercemar kedagingan?” tanyanya kepada jemaat.

Mengutip Galatia 5:24, ia menekankan bahwa setiap orang yang menjadi milik Kristus harus menyalibkan daging beserta segala hawa nafsu dan keinginannya.

Menurutnya, kehidupan Kristen sejati adalah proses mempersiapkan diri sebagai mempelai Kristus yang kudus dan tak bercacat, sehingga tubuh, jiwa, dan roh harus hidup dalam kekudusan di hadapan Tuhan.

Salib dan Kebangkitan Kristus Jadi Dasar Pengharapan

Dalam khotbah yang berlangsung cukup panjang, Ps GM Mutu juga menguraikan penderitaan Yesus sejak penyaliban hingga kebangkitan-Nya. Ia menegaskan bahwa Kristus menyerahkan nyawa-Nya secara sukarela demi menanggung dosa umat manusia. “Yesus tidak dibunuh oleh kuasa mana pun. Dia sendiri menyerahkan roh-Nya kepada Bapa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kemenangan Kristus atas maut dan neraka merupakan penggenapan nubuat Kejadian 3:15, ketika Kristus meremukkan kepala ular sebagai lambang kemenangan atas kuasa dosa.

Menurutnya, kebangkitan Yesus menjadi dasar pengharapan bagi setiap orang percaya untuk menerima tubuh kemuliaan dan hidup kekal bersama Tuhan.

Firman Tuhan Menjadi Pelita Kehidupan

Di akhir khotbahnya, Ps GM Mutu mengajak jemaat memeriksa hati dan memastikan Kristus benar-benar tinggal dalam kehidupan mereka.

Ia menegaskan bahwa Roh Kudus bekerja melalui firman Tuhan yang disimpan di dalam hati orang percaya. Firman itulah yang menjadi pelita dan penuntun dalam setiap langkah kehidupan. “Kalau Kristus benar-benar tinggal di dalam kita, hidup kita tidak mungkin sama lagi dengan dunia,” pungkasnya.

Kebaktian Tengah Minggu itu ditutup dengan doa berkat oleh Ps Ferry Iskandar selaku gembala GBI Maple Park. Jemaat pun pulang dengan peneguhan iman serta pesan kuat untuk hidup dalam pimpinan firman Tuhan dan Roh Kudus setiap hari. SM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60