VictoriousNews.com- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) & Paparan Publik PT Ace Oldfield Tbk berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026 di sebuah hotel di kawasan Sunter Kemayoran (Jakarta Pusat). RUPST dan Paparan Publik tersebut dihadiri pemegang saham, kuasanya, serta para wartawan di bagian paparan publik.
Acara tersebut merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya serta dilaksanakan bersamaan dengan RUPS Tahunan Perseroan. Pada event tersebut juga disampaikan pergantian posisi
Komisaris Independen yang meninggal beberapa waktu sebelumnya dan digantikan
Tumpak Hatorangan Panggabean SH. Dannie Tjiandra (President Commissioner), Janto Setiono (Commissioner), Josef Kandiawan (President Director), Albert Kandiawan (Director), Irwin Allen Poernomo (Director), dan Corporate Secretary dijabat Hadi Sunardi.
Sejak 1989, perusahaan memproduksi berbagai alat pendukung industri pengecatan berkualitas tinggi dan telah mengekspor hasil produksi ke pasar domestik dan manca negara.
Pengalaman lebih dari 30 tahun dalam bidangnya telah menempa dan memastikan bahwa setiap hasil produksi Ace Oldfields adalah produk dengan kualitas tinggi yang memuaskan pelanggan.
Produk berbagai alat pengecatan untuk Industri pengecatan dipakai oleh para professional termasuk DIY (Do It Yourself) / amatir. Produk pengecatan yang diproduksi adalah roll cat, gagang roll, kuas cat, kuas kawat, kuas pengaris, kuas busa dan roll busa, kuas dekoratif, miniroll dan roll cat kapal, kape besi dan plastic, plasterboard, meteran, roll pemecah gelembung, kuas tampiko, tongkat penyambung gagang roll, kuas industri sebagai alat pembersih, dan lain-lain.
Produsen peralatan dan perlengkapan pengecatan berlokasi di Bogor (Jawa Barat, Indonesia). Perusahaan telah mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham KUAS pada tanggal 25 Oktober 2021. Dengan melantainya di bursa saham, perusahaan berharap dapat memperluas jaringan dan distribusi di dalam negeri dan pangsa pasar ekspornya.
PT Ace Oldfields Tbk didirikan dengan nama PT Ace Panbrush Industry di tahun 1989. Pada tahun 1996, perusahaan melakukan joint-venture dengan Oldfields International Pty Ltd, pemasok peralatan dan perlengkapan pengecatan terkemuka di Australia yang telah berpengalaman lebih dari 100 tahun.
Sejak tahun 1989, produk-produk perusahaan tersedia di pasar domestik dan pasar international antara lain Amerika Serikat Australia, New Zealand, Kanada, Kepulauan Pasifik, Asia dan Asia Tenggara. Produk-produk perusahaan dengan merek “ACE OLDFIELDS” telah menggapai mayoritas konsumen di seluruh Indonesia melalui toko-toko bangunan, toko cat dan MTO (Modern Trade Outlet) seperti Mitra 10, Depo Bangunan, BJ Home dan banyak lainnya.
Pada tahun 2012 perusahaan memperkenalkan merek dagang “PRIMA”. Kuas dan kuas-roll PRIMA berhasil mewujudkan visi perusahaan agar seluruh kalangan masyarakat dapat menggunakan peralatan dan perlengkapan pengecatan yang berkualitas.
Dengan visi “Menjadi produsen dan supplier peralatan dan perlengkapan pengecatan terbesar di Indonesia dan Asia dengan mutu yang terbaik dan konsisten” dan Misi “Selalu memproduksi peralatan dan perlengkapan pengecatan dengan mutu yang konsisten dengan harga kompetitif’ PT Ace oldfields berusaha memenuhi kebutuhan peralatan dan perlengkapan pengecatan Indonesia.
PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) juga menjadwalkan pembagian dividen bagi para pemegang saham senilai Rp 1,93 miliar untuk periode tahun buku 2025.
Irwin Allen Poernomo (Direktur PT Ace Oldfields Tbk) menyatakan rencana pembagian dividen tunai sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Mei 2026.
Dalam keterangannya, total nilai dividen yang sudah ditentukan ialah Rp 1.939.212.225. Nilai dividen per saham mencapai Rp 1,5.
Jadwal pembagian dividen KUAS meliputi; Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 19 Mei 2026, Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi (20 Mei 2026), Cum dividen di pasar tunai (21 Mei 2026), Ex dividen di pasar tunai (22 Mei 2026). Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai (21 Mei 2026), Pembayaran dividen tunai (10 Juni 2026),
Data keuangan per 31 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen berasal dari laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp 10,54 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 37,22 miliar dan total ekuitas mencapai Rp 170,88 miliar.
Pada akhir perdagangan Jumat (8/5/2026), saham KUAS berada di posisi Rp 111 per saham atau melemah 4,31% secara harian. Tapi sejak awal tahun berjalan, pergerakan harga saham ini mengalami penguatan 48%. @epa_phm

















