Jakarta, Victoriousnews com- Perayaan Natal yang sederhana namun sarat makna terasa hangat menyelimuti ibadah gabungan Persekutuan Doa Kasih (PD Kasih) dan Persekutuan Doa Anastasia (PD Anastasis) di Ruko Mall of Indonesia (MOI) Blok M.03 lantai 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/25) sore. Kehadiran jemaat dari kedua komunitas doa ini menjadikan suasana semakin akrab, penuh sukacita dan kekeluargaan.

Ibadah Natal mengusung tema “Yesus Terang Dunia” (Yohanes 8:12), disampaikan oleh Pdt. Tri Aji. Dalam pesan pembukanya, ia menegaskan bahwa keistimewaan Natal terletak pada satu hal: Yesus dijadikan Tuhan dalam hidup orang percaya. Karena itu, perubahan hidup bukan sekadar untuk diri sendiri, tetapi untuk menerangi sesama.
Menurut Pdt. Tri, Yesus datang membawa otoritas ilahi untuk menuntun manusia dari kegelapan menuju terang kekal. “Itulah sebabnya Yesus berkata, Akulah terang dunia,” ujarnya sambil mengutip Yohanes 9:5 dan Yohanes 12. Yesus tidak menjadi terang di surga, tetapi turun ke dunia menjadi terang bagi manusia—sebuah anugerah yang mengubah arah hidup siapa pun yang percaya.
Ia kemudian memaparkan empat makna penting mengapa Yesus disebut Terang Dunia:
1. Terang adalah KEBENARAN — Firman yang Menuntun
Terang pertama-tama adalah firman dan kebenaran (Yoh 1). Firman Tuhan menjadi pelita yang menuntun langkah hidup. Kebenaran menuntut ketaatan, meski terkadang terasa pahit.
Pdt. Tri mencontohkan budaya menutupi dosa seperti dalam film Warkop “Jangkrik Bos”, di mana dosa perselingkuhan disembunyikan demi kepentingan pribadi. “Dosa justru perlu diakui agar Tuhan mengampuni. Di situlah terang bekerja,” tegasnya.
2. Terang adalah KEHIDUPAN — Mengubah Kekacauan Menjadi Harapan
Terang Kristus membawa kehidupan. Tanpa terang, manusia mudah tersesat, hidup dalam kekacauan, dan kehilangan arah. Namun mereka yang menerima terang akan mengalami pemulihan, mujizat, serta pengharapan baru. “Hidup dalam dosa itu gelap. Tetapi hidup dalam terang membawa kita pada kehidupan kekal,” tandas Pdt.Tri.
3. Terang adalah KESELAMATAN — Seperti Mercusuar di Tengah Badai
Pdt. Tri menggambarkan terang sebagai mercusuar yang memandu kapal agar tidak hilang arah. Dunia menawarkan “GPS” yang kadang menyesatkan, tetapi Tuhan adalah keselamatan sejati (Mazmur 27). “Kegelapan itu menakutkan. Karena itu datanglah kepada Yesus yang membawa keselamatan,” ajaknya.
4. Terang adalah PANGGILAN — Menjadi Berkat bagi Sesama
Setiap orang percaya dipanggil menjadi terang bagi orang lain, membawa kabar keselamatan, membagikan perubahan hidup, dan memperluas pengaruh Injil.
“Melalui hidup kita, biarlah terang itu terpancar,” tutupnya.
Perayaan semakin hidup dengan penayangan kaleidoskop perjalanan pelayanan PD Kasih & PD Anastasis, disertai dialog inspiratif tentang seseorang yang semula hidup dalam dunia sekuler namun akhirnya terpanggil melayani Tuhan melalui komunitas PD Kasih.
Sukacita bertambah dengan berbagai kesaksian pujian, antara lain dari Vocal Group Debonsando, serta persembahan pujian dari PD Anastasia dan PD Kasih. Lagu-lagu yang dinaikkan memperkuat suasana penyembahan dan syukur.
Pembina PD Kasih & PD Anastasis, Pdt. Dr. Berty L. Nomor, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan kedua komunitas ini. PD Kasih telah berdiri selama 17 tahun, sedangkan PD Anastasia baru berjalan sekitar 3 tahun. “Walaupun sedikit, tetapi komunitas ini penuh kekeluargaan, berkualitas dalam iman, dan melahirkan hamba-hamba Tuhan yang takut akan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan PD ini digagas oleh istrinya, Mami Tince, yang setia melayani selama puluhan tahun.
Perayaan Natal ini ditutup dengan sukacita dan kehangatan, meninggalkan pesan mendalam bahwa terang Kristus bukan hanya untuk dirayakan, tetapi untuk dihidupi dan dibagikan kepada sesama. SM


















