Michael Howard Luncurkan Program Religius NH Ministry

Michael Howard Luncurkan Program Religius NH Ministry

Michael Howard

Jakarta,Victoriousnews.com,Bergabunglah dengan komunitas yang sehat dan baik! Pergaulan yang baik dan benar akan menjadikan kita baik dan benar. Bertemanlah dengan orang-orang yang memiliki tujuan hidup jelas! Jika kita memiliki tujuan hidup yang jelas, maka kita bergaul dengan orang-orang yang memiliki tujuan hidup yang jelas juga. Sering-seringlah bergabung dengan kegiatan-kegiatan kerohanian! Ini penting. Sehingga, kita tidak mudah terjerat bahaya obat-obatan terlarang (narkoba). Demikian pesan Michael Howard kepada generasi penerus bangsa ini.
Michael Howard, pemuda yang dideportasi dari Amerika Serikat akibat sejumlah catatan hitam termasuk pecandu Narkoba selama 20 tahun, pengedar obat-obatan terlarang, pengikut Gereja Setan, dan Narapida selama 3 tahun sekaligus Anggota Geng. Seluruh kegiatan tersebut ditinggalkan setiba di Jakarta (Indonesia) pada tahun 2014. Saat itu juga, dia meninggalkan dan mengubah seluruh pengalaman hidupnya. Ia aktif memberikan penyuluhan terhadap bahaya Narkoba kepada generasi bangsa. Mengisi sejumlah acara di berbagai stasiun televisi terkait dampak buruk penggunaan Narkoba menjadi kegiatan baru yang turut mengubahkan perjalanan hidupnya ke depan. Buku berjudul ‘Return’ dan turut bermain dalam film ‘Kasinem is Coming’ pun dijalani dengan penuh kesungguhan. Yayasan Inspirasi Bangsa dan NH Ministry pun dibentuk guna menaungi seluruh kegiatan sosial dan religiusnya.

Tepat dua hari sebelum peringatan Sumpah Pemuda ke-90 (28 Oktober 1928-28 Oktober 2018), Michael Howard meluncurkan program religius di kawasan Kelapa Gading (Jakarta Utara). Sebuah program yang dikemas dalam bentuk ibadah yang diisi pujian, kesaksian, dan firman Tuhan oleh sejumlah figur termasuk Joy Tobing (pemenang Indonesian Idol musim pertama pada 4 September 2004 di RCTI), Samuel Rizal (pebasket dan aktor film Eiffel I’m in Love), serta Given Valentinus (pesulap). Sebuah program bertajuk “NH” (Net Heart) Ministry dan diluncurkan pada Jumat malam pukul 19.00-21.30 WIB, 26 Oktober 2018 di Lavia Coffe & Resto, Ruko Kelapa Gading, Jalan Boulevard Raya PA 1 (Kelapa Gading).

Permainan perkusi Yan Napitupulu dan Yongki pada keyboard, Bass, dan musik pendukung lainnya oleh rekan sepelayanan pun turut menyemarakkan saat pujian yang dipimpin Anglee Jerusalem (mantan pengedar dan tahanan narkoba). Pujian ‘Ku Di’bri Kuasa’ yang dipopulerkan Sari Simorangkir menggema di ruangan lantai 2 resto & coffe tersebut. Pun demikian dengan puji-pujian yang lainnya. Joy Tobing pun turut menyanyikan dua lagu religius di bagian akhir. Lewat permainan sulapnya, Given memberkati komunitas religi ini menurut caranya. Kotak kosong bening berukuran sekitar 15cm kali 20 cm setelah digoyang-goyang muncul sejumlah uang rupiah dalam bentuk pecahan 100 ribuan hingga 5 ribuan rupiah hingga penuh.

Samuel Rizal (pebasket dan aktor film Eiffel I’m in Love) memanfaatkan ruang kesaksian untuk menceritakan sekelumit kisah perjalanan kariernya yang menurutnya disertai Tuhan. Lahir dari keluarga Kristiani yang kemudian berkecimpung di dunia entertainmet. “Pada tahun 1999, saya dipilih mewakili atlet basket nasional dan dikirim ke Taiwan. Ketika refresing di Bali, seorang produser mendekati saya dan menawarkan untuk bermain film berjudul ‘Tusuk Jelangkung’ (2002) sebagai Marcel. Tapi di saat sudah memiliki karier dan uang, pada tahun 2010, saya seperti kehilangan pegangan. Aktifitas biasa, tapi merasa tidak seperti hidup. ‘Ah, udah dech, gua doa aja’,” ucap pemenang Aktor Favorit MTV Indonesia Movie Awards 2004 untuk film ‘Eiffel I’m in Love’ yang tayang tahun 2003 ini.

Pendeta George Ferry Tobing yang didaulat menyampaikan firman Tuhan mengangkat tema ‘Konsisten’. “Konsisten adalah kata sifat yang bermakna tidak berubah-ubah, taat asas, komit (commit), teguh pendirian, dan tidak plintat-pelintut. Pengertian konsisten dalam hidup menurut Reza M Sharif (2005), definisi konsisten adalah fokus pada satu bidang, dimana kita tidak akan berpindah menuju bidang lain sebelum pondasi bidang pertama benar-benar. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinsikan, konsisten adalah tetap (tidak berubah-ubah), taat asas, dan ajek serta selaras dan sesuai,” urainya.

“Yakobus 1:8 menyatakan, ‘Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya’. Yang konsisten hidupnya akan tenang. I Petrus 5:8-9 menyatakan, ‘Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama’. Sadarlah bahwa lawan kita adalah Iblis. Disini dianalogikan bahwa sebagai Singa yang mengaum-aum. Sangat tidak sesuai. Padahal, seekor Singa jika mendapatkan makan dengan cara berburu tidak mengaum-aum. Singa akan tenang dan mengincar untuk mendapatkan moment dan posisi yang tepat agar perburuannya berhasil didapatkan. Dianalogikan mengaum-aum untuk menakuti orang agar mudah ditelannya. Sebab itu, lawanlah dia dengan iman yang teguh,” jelas George Ferry sambil menambahkan sejumlah referensi ayat-ayat termasuk Roma 15:4, Efesus 4:15, Kolose 2:7, dan I Korintus 15:58 guna memperjelas penyampaian khotbahnya.

Drg Sri Agustini dari PT Cahaya Karunia Persada/Cakap (Blesstea) menceritakan pertemuannya pertama kali dengan founder NH Ministry, Michael Howard. “Waktu itu, Presiden Direktur (Presdir) saya, Bapak Tjia Afianto kedatangan tamu dan meminta saya untuk menemuinya karena beliau masih ada tamu. Saya pikir, tamu dari Amerika Serikat pasti hebat. Ternyata kehebatannya tidak seperti yang saya bayangkan setelah mendengar uraiannya tentang pribadinya. Di Indonesia dideportasi karena kasus narkoba dan mantan tahanan obat-obatan terlarang tersebut. Saya jadi berpikir. Plus mantan pengikut Gereja Setan lagi. Wah, saya jadi semakin bagaimana, gitu. Tetapi, kini Michael Howard sudah berbalik ke jalan yang benar yang ditunjukkan Tuhan. Ia mengambil keputusan untuk bertobat dan melayani Tuhan lewat kesaksian hidup yang sempat dijalani di masa lalu dan akan lebih baik di masa yang akan datang,” kata drg Sri Agustini.

Ditambahkan, jadi sosok ini begitu luar biasa. “Luar biasa kelamnya. 20 tahun jadi mantan pecandu narkoba di negara adidaya. NH Ministry merupakan komunitas yang baik. Saat di tour wisata Afrika Seletan belum lama ini, bersama rombongan, saya sempat berkunjung ke penjara Nelson Mandela (18 Juli 1918–5 Desember 2013). Alas tidur seadanya dan fasilitas yang sangat minimal sekali. Hebatnya, setiap minggu, saat masih dalam tahanan, Presiden Afrika Selatan ke-9 periode 10 Mei 1994–14 Juni 1999 ini mengadakan satu pertemuan bersama sesama nara pidana (napi). Itu dilakukan selama 18 tahun atau sebelum menjabat presiden. Semua peristiwa ada hikmahnya. Amsal 13:20 menyatakan, ‘Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang’,” jelas drg Agustini.

Ditemui usai pembukaan sekaligus peluncuran program, Michael Howard selaku pendiri NH Ministry menjelaskan, Net Heart (bahasa Inggris) mengandung pengertian ‘Menjaring Api’. “Dalam komunitas religius ini, saya ingin menjadi contoh dan mengajak siapa saja yang terluka hatinya. Entah masalah apapun yang dialami. NH Ministry mengangkat visi ‘Heart Restoration” dan ‘To Catch & Heal the Broken’ sebagai misinya. Istilah ini diangkat karena ada keunikannya tersendiri. Terlepas dari permasalahan dalam diri seseorang yang tidak disadari bahwa itu adalah masalah hati. Jika seseorang bermasalah, sebenarnya hatinya yang bermasalah. Pribadi atau karakter yang bermasalah adalah hatinya yang bermasalah. Belajar dari pengalaman hidup saya yang dapat dipulihkan, maka kawan-kawan yang mengalami berbagai persoalan hidup yang mirip maupun tidak dengan saya, pasti dapat dipulihkan juga,” kata Howard.

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan jika mengandalkan kekuatan Tuhan. “Jika kita menggunakan kekuatan sendiri untuk berubah tidak akan mampu. Di saat mendekatkan diri kepada Tuhan, saya percaya dapat diubahkan. Saya benar-benar percaya bahwa pengharapan saya penuh kepada Tuhan. Karena, hanya Tuhan saja yang sanggup memulihkan kehidupan saya. Tak seorang pun di dunia ini dapat merubah kehidupan saya. Orangtua saya sendiri pun tidak bisa. Yang sanggup mengubahkan pribadi hidup saya hanyalah Tuhan. Saya percaya dengan kekuasaan-Nya. Kuasa-Nya telah sanggup mengubahkan saya, maka kuasa itu juga yang sanggup mengubahkan kehidupan teman-teman yang telah terjerumus dalam jeratan narkoba maupun masalah-masalah lainnya,” urainya.
“Dengan perubahan zaman yang semakin tidak karuan, saya berdoa dan berharap terhadap anak-anak muda zaman now (milenial) ini agar mereka menjadi anak-anak muda yang luar biasa. Tidak biasa-biasa saja. Perubahan zaman yang semakin tidak karuan harus menjadi pemuda-pemudi atau orang-orang Kristen yang luar biasa. Dengan adanya jenis-jenis narkoba baru dan menggunakan berbagai sarana yang dipakai seperti Vape (cairan rokok elektronik), makanan, permen, atau lainnya, jika tidak dekat dengan Tuhan, maka hancurlah masa depan pemuda-pemudi generasi bangsa masa depan. Karena hanya Tuhan saja yang mampu memandang jauh di luar batas kemampuan manusia. Seberapa jauh kita dapat memandang akan menemui batasnya. Tuhan dapat melihat apa yang akan terjadi besok, lima tahun ke depan, dan seterusnya. Jika kita tidak dekat dengan Tuhan, maka sangat rentan tergelincir dan jatuh ke dalam jurang maut. Apa dan bagaimana hidup ini, yang tahu hanyalah Tuhan,” tegasnya.

“NH Ministry dimulai dari komunitas NH oleh Michael Howard yang anggota-anggotanya terdiri dari berbagai kalangan bertalenta. Pembentukan komunitas religius ini bukan didasari euforia atau ikut-ikutan, tetapi memandang ada sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain,” ungkap Anna Simanjuntak. (Epaphroditus Ph M)

Merilis Album ketiga berjudul NEW HOPE, Symphony Worship Rindu Setiap Orang Dipulihkan Tuhan

Ki-ka: Ivan Handojo, Ps. Johan Handojo, Ivan Tangkulung, dan Christofer Tjandra

JAKARTA,VICTORIOUSNEWS.COM,- Setelah mendulang sukses dalam merilis album pertama berjudul “Love To Worship” dan Album kedua “Freedom” yang telah mendunia, kini Symphony Worship kembali meluncurkan album terbarunya berjudul “New Hope”–yang digelar di The City Tower Thamrin lt. 3, Jl. M.H. Thamrin No.81, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018).

Dibawah bimbingan dan penggembalaan Ps. Djohan Handojo, sebagai pastor dari Symphony Worship, album ini memiliki sepuluh lagu yang bertemakan pengharapan baru terhadap Yesus. “Pembuatan album ini sangat berkesan bagi kami. Sejak Live Recording Concert Symphony Worship pada 4 Agustus lalu, kami menerima banyak kesaksian atas mujizat hadirat Tuhan. Album ini kami harap akan terus menyuarakan keintiman Tuhan dan kuasaNya yang nyata bagi setiap pendengar,” ujar Ivan Handojo, Lead Singer sekaligus Song Writer dan Producer dari Symphony Worship.

                Menurut Ivan Handojo, sesuai dengan visi Symphony Worship, bahwa album ini dapat menjadi sarana voice to the nation. “Kami rindu dapat menyampaikan suara Tuhan bagi bangsa ini, dan kepada segenap orang agar terus berkomunikasi dan intim dengan Tuhan. Kita rindu hubungan umat Tuhan dapat dipulihkan,” ujar Ivan Handojo.

Senada dengan Ivan Handojo, pemain Keyboard, Ivan Tangkulung pun berharap melalui lagu-lagu yang terangkum dalam album ini dapat mendorong banyak gereja-gereja di Indonesia untuk menciptakan lagu dan merilis album yang dapat memberkati banyak orang.

Setiap lagu di album ini, ternyata ditulis langsung oleh para personil Symphony Worship yang menceritakan pengalaman pribadi mereka yang mendapatkan pengharapan dalam Tuhan yang tidak pernah mengecewakan. Bahkan Lagu-lagu dari album pertama dan kedua Symphony Worship yang berjudul “Love To Worship You” dan “Freedom” yang telah mendunia, diterjemahkan dan dinyanyikan di lebih dari 14 negara dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.

Beberapa lagu tersebut diantaranya adalah, Love To Worship You, Kunyanyi Haleluya, Yesus Pada-Mu Kuberseru, dan Dengan Apa Kan Kubalas. Album New Hope ini sendiri diharapkan akan dapat terus menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di dunia.

MC: Dery & Gabriela

Symphony Worship beranggotakan Ivan Handojo, Nicholas Sarasta, Josephine Widia, Theresia Fasya, Devina Wola, dan Jonathan Fernando, yang kesemuanya berposisi sebagai Singers. Selain itu ada musisi-musisi seperti Ivan Tangkulung (Keyboard), Alisan Jaya (Bass), William Lee (Drum), Jonathan Fandra (Hammond), Wawan Lee (Filler), Christofer Tjandra (Gitar), Gavin Christiantoro (Gitar), Chris Immanuel (Gitar), serta tim choir dari GBI The City Tower Jakarta. stevanomargianto

KULIAH UMUM STT REM KE 11 MENGHADIRKAN Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI (Purn) Arie Soedewo., S.E., M.H DENGAN TEMA “MEMIMPIN DUNIA MARITIM

Para dosen pengajar STT REM berpose dengan Kabakamla, Laksamana Madya TNI (Purn) Arie Soedewo

JAKARTA,VICTORIOUSNEWS.COM,- “Memimpin Dunia Maritim”. Demikian tema Kuliah Umum Kepemimpinan ke 11 yang diangkat oleh Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel (STT  REM) bekerjasama dengan Yayasan Conrad Supit Center pada hari Kamis (18/10) pukul 19.00 Wib di kampus STT REM, Jl. Pelepah Kuning III Blok WE 2 No. 4 G-K, Kelapa Gading-Jakarta Utara.

Kuliah umum STT REM kali ini menghadirkan Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Republik Indonesia, Laksamana Madya TNI (Purn) Arie Soedewo., S.E., M.H sebagai pembicara dan Direktur Eksekutif Conrad Supit Center,  Johan Tumanduk., SH.,M.M., M.Pd.K sebagai moderator. Selain dihadiri oleh para mahasiswa/wi STT REM, juga tampak dihadiri oleh Ketua STT REM, Dr. Ariasa H Supit., M.Si,  Civitas Akademika STT beserta undangan lainnya.

                Dr. Ariasa H Supit.,M.Si ( Ketua STT REM) dalam kata sambutannya, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Arie Soedewo yang berkenan hadir untuk memberikan kuliah umum di STT  REM. “Kita ketahui bersama, pemerintahan Presiden Jokowi saat ini akan menjadikan Indonesia sebagai poros Maritim. Dan saat ini kita juga sedang mengembangkan industri perkapalan. Oleh karenanya kita ingin memastikan kelancaran transportasi laut; dan pastinya kita perlu mengamankan laut kita. Makanya kita bisa belajar bagaimana seorang tokoh bangsa memimpin lembaga yang memiliki tanggungjawab begitu besar, tanggungjawab strategis dalam hal ini sesuai visi Presiden menjadi Indonesia sebagai Poros Maritim. Melalui Bapak Laksamana Madya (Purn) TNI Arie Sudewo kita pasti memperoleh pencerahan dan wawasan melalui dunia maritim. Sekali lagi, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu semua yang telah hadir. Kami mohon maaf jika ada kekurangan. Saya percaya kita semua pasti memperoleh wawasan baru dan diberkati,” ungkap Dr. Ariasa mengakhiri kata sambutannya.

Laksamana Madya TNI Arie Soedewo, S.E., M.H., adalah seorang perwira tinggi TNI-AL yang berdasarkan Keppres No.39/TPA/2016. Ia mendapat amanat menjabat Kabakamla menggantikan Laksamana Madya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc.  Pria kelahiran Kota Banjar, Jawa Barat, 1 Mei 1960, ini merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1983. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asop Kasal. menggantikan Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring. Pada 2015, ia menjabat sebagai Asops Kasal, kemudian menjabat sebagai Kepala Badan Keamanan Laut sejak 2016 hingga saat ini.

Bakamla dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 178/2014 tentang Bakamla. Dalam Perpres yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 8 Desember 2014 itu disebutkan, bahwa, Bakamla dikoordinasikan oleh Menko bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam). Sementara dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut, Menko Polhukam berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. “Tugas Bakamla adalah melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya itu, Bakamla menyelenggarakan fungsi di antaranya: pertama, melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Kedua, menyinergikan dan memonitor pelaksanaan patrol perairan oleh instansi terkait; dan ketiga,  memberikan bantuan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia,” ujar Arie Soedewo ketika menjawab pertanyaan moderator Johan Tumanduk

.

Berbicara mengenai kepemimpinan dunia maritim, Arie Soedewo mengungkapkan, bahwa kita jangan sampai terjebak kepada eksistensi tetapi kita harus mengedepankan esensi. “Esensi tentang kepemimpinan, seperti pengalaman saya sebagai kepala bakamla, terutama dalam kepemimpinan maritime dapat diartikan secara universal; seorang pemimpin itu harus bisa mempengaruhi bahkan memerintah (militer), bahkan mampu mengarahkan untuk mencapai sebuah tujuan. Kenapa kita bisa mengikuti ‘dipengaruhi & diperintah’? Karena kita memiliki integritas pribadi yang dapat saya simpulkan adalah Pemimpin yang Benar; Pemimpin yang memiliki Pengalaman dan memiliki Kompetensi. Pemimpin yang benar itu kita bisa artikan seseorang yang memiliki moralitas. Sedangkan pemimpin yang berpengalaman dan kompetensi adalah seseorang yang memiliki pengalaman berdasarkan teori empiris sehingga dia mampu dan cakap serta berkompenten dalam memimpin sebuah organisasi,” ungkap Arie Soedewo.

Menurut Arie Soedewo, kita seringkali terjebak dengan arti Maritim, Kelautan dan Bahari. Kita berkutat terus bahkan bisa jadi malah ribut, tanpa mengetahui esensinya. “Kita tahu bahwa wilayah negara Indonesia itu 2/3 adalah laut. Berarti kita bisa simpulkan maritim merupakan tata kelola tentang laut. Nah, kata laut bagi orang yang berpikiran rendah itu bisa diartikan sekumpulan air asin yang penuh mitos dan misteri. Oleh sebab itu tugas aparat kelautan itu adalah merubah mindset mitos menjadi logos. Sedangkan pemikiran orang yang menengah (sedang) memaknai laut sebagai tempat ikan hidup. Dan bagi orang yang memiliki pemikiran lebih dalam, laut adalah tempat minerba dan kekayaan alam lainnya,” tukas Aris menjabarkan.

                Lalu bagaimana menata kelola laut untuk kesejahteraan bangsa ini? Jendral bintang tiga ini pun menjelaskan banyak hal mengenai poros maritim, potensi laut Indonesia, pengelolaan yang berpilarkan pada kedaulatan, kesinambungan dan kesejahteraan. Perlu sinergisitas dengan institusi lain untuk mengamankan kepentingan negara. “Siapapun yang menjadi pemimpin bangsa ini memiliki tugas yang tertuang dalam UUD 45, yakni: mencerdaskan, mensejahterakan dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Nah, sekali lagi,  Bakamla adalah Badan Keamanan Laut yang bertanggung jawab untuk menjaga dan mengkoordinir pengamanan maritim untuk kepentingan negara, mulai dari batas kedaulatan, ZTE dari rongrongan pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari kita mulai ubah mindset agar mencintai laut. Karena  dua pertiga wilayah Indonesia Indonesia itu laut,”paparnya.

                Moderator Kuliah Umum STT REM, Johan Tumanduk juga merasa diberkati atas kehadiran Kabakamla Arie Sudewo. “Bersyukur pada Tuhan untuk kehadiran beliau yang menghadirkan pencerahan. Tuhan memberkati selalu. Jangan lupa hadir di Kuliah Umum berikutnya, pasti seru karena narasumbernya langsung yang membuat kebijakan. Bukan pengamat atau akademisi, hebatnya mereka selalu terbuka bicara tanpa tedeng aling aling,” tandas Johan seperti dikutip melalui laman FB pribadinya. Margianto

Lily Mandag Segera Rilis Album “Terimakasih Bapa” Untuk Menyenangkan Hati Tuhan & Memberkati Banyak Orang

JAKARTA,VICTORIOUSNEWS.COM,-Meski usianya sudah tidak muda lagi, tetapi wanita kelahiran 31 Juli 1971 ini masih tetap semangat dalam melayani Tuhan, khususnya dalam dunia tarik suara. Suaranya yang lembut pun dipersembahkan untuk memuliakan nama Tuhan. Lily Mandag—demikian nama istri dari Hermanto Widjaja yang kini dikaruniai 3 anak (Sharon, Kevin, dan Steffanie), merasa senang ketika ditawari untuk rekaman album rohani oleh sahabatnya, Anglee Jerusalem Kansil (gitaris). “Terus terang saya kenal Anglee itu di PD Regatta. Awalnya saya tak pernah terpikir untuk rekaman lagu, tetapi ketika Anglee kirim contoh lagu yang dikirim via WA kepada saya. Kemudian saya dengarkan, ternyata liriknya sangat menyentuh dan sesuai dengan pengalaman hidup saya. Lalu saya berdoa kepada Tuhan; kalau memang Tuhan memakai saya melalui puji-pujian, mohon diberikan jalan yang terbaik. Singkat cerita, kami memutuskan untuk rekaman beberapa lagu di sebuah studio di Jakarta,” tutur Lily Mandag yang kini telah merampungkan rekaman beberapa lagu untuk Ring Back Tone (RBT). Read More

Ucapan Syukur HUT ke 74 Pdt. Oke Supit: Penyertaan Tuhan Yang Sempurna

JAKARTA,VICTORIOUSNEWS.COM,-Penyertaan-Nya Sempurna. Kalimat pendek nan singkat ini diangkat Pdt Reo Panggabean (Ketua Oikumene Ministry Jakarta) saat ibadah pengucapan syukur ulang tahun Pdt Oke Supit., SH., MH., MBA (74 tahun, kelahiran 10 Oktober 1944) pada Kamis malam, 11 Oktober 2018 di Dubai Cafe (Lantai GF Tower Dubai, Apartemen Regatta), Pantai Mutiara (Pluit, Jakarta Utara). Menurut Reo, setiap orang percaya pasti mendapatkan penyertaan Tuhan dengan sempurna. “Bagaimana agar penyertaan Tuhan selalu sempurna di dalam hidup kita? Melalui kebenaran firman Tuhan, kita dapati terdapat beberapa pelajaran yang dapat menghantarkan kita masuk dalam penyertaan Tuhan yang sempurna,” jelasnya.

Mazmur 37:23-27 menyatakan, “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya.”

Mazmur 34:13-15 menyatakan, “Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu; jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya! Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong.”

Beberapa pelajaran penting yang dapat menghantarkan kita meraih penyertaan Tuhan yang sempurna, yaitu miliki sikap takut dan taat kepada Tuhan. Yesaya 46:4 menyatakan, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” Pelajaran berikutnya yang dapat kita membawa masuk di dalam penyertaan Tuhan yang sempurna adalah ‘Pegang dan Imani Janji Tuhan’. Yosua 14:10-11 menyatakan, “Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini; pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.”

Pelajaran berikutnya adalah Tetap semangat melayani Tuhan. “Agar memiliki penyertaan-Nya yang sempurna dapat disimpulkan bahwa kita harus memiliki sikap yang takut dan taat kepada Tuhan, memegang dan mengimani janji Tuhan, serta tetap semangat melayani Tuhan, Penyertaan Tuhan sungguh sangat sempurna. Selamat ulang tahun ke-74 Pdt Oke Supit dan Eva Fonne Pendong. Selamat meraih sukses di dalam Tuhan,” pungkas Reo Panggabean.

Perayaan ulang tahun ini dihadiri ketiga putrinya, yaitu Jeniffer, Georgiana (Ojie), dan Ravelva (Vella) serta menantu (Kenny) dan beberapa cucu. Selain kakak-kakaknya, Andre Supit, Grace Affan Supit, dan Conny Arya Supit, acara ini juga dihadiri sang adik, Ps Abraham Conrad Supit beserta istri dan keponakan-keponakan. Sekitar 75 kerabat dan handai-taulan yang turut merasakan kebahagiaan tersebut termasuk Marjolien Tambajong (dikenal Rima Melati Tumbuan), Sri Ning Rahayu (kakak kandung Walikota Jakarta Timur periode 20 Desember 2012–2 Januari 2015, Drs. HR Krisdianto., M.Si), Evi Soviah, Beby Oudang, Lili Mandag, Yulla E Panggabean, Merry Sanger, Frelly Manopo, dan lainnya. Meta Tungka pun menyempatkan menghantarkan kuliner khas Manado meskipun tidak turut mengikuti ibadah syukur. “Happy birthday Pak Oke, kiranya Tuhan memberi umur panjang, kesehatan, dan semakin lebih heran dipakai sebagai alat-Nya,” tulis Lie Djing pada pesan Group WA Regatta Family. Ucapan yang sama juga disampaikan Lanny Saerang, dan lainnya.

Selepas dari kancah politik di dewan legislatif, Oke Supit berkecimpung penuh dalam bidang kerohanian Kristiani dan sosial. Membentuk persekutuan doa bersama sang istri, Almh Rae Sita Supit (1 Juni 1945-20 Mei 2015) pada tahun 2012 dan beberapa orang di wilayah Apartemen Regatta (Pantai Mutiara, Pluit) sehingga disematkan nama Persekutuan Doa Regatta (PDR). Sepeninggal sang istri, keberadaan PDR tetap eksis dengan kehadiran Minarni Chairani beserta suami, Charlin Gultom (pemain keyboard), Jance Kodongan (worship leader), Renta (multimedia), dan Epaphroditus Ph M (journalist). Ephaproditus

Pers Release: Surat Keprihatinan PGI Terkait Gempa dan Tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi

Bencana gempa dan tsunami yang menerpa Palu, Donggala, dan Sigi dan daerah sekitarnya sungguh menimbulkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Selain kehilangan harta benda, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per tanggal 4 Oktober 2018 menyebutkan jumlah korban tewas akibat bencana ini sebanyak 1.424 jiwa. Dikuatirkan jumlah ini masih akan bertambah mengingat masih banyaknya korban yang belum ditemukan.
Peristiwa ini telah mendorong keprihatinan pemerintah, gereja-gereja dan masyarakat di seluruh dunia untuk saling membantu meringankan penderitaan korban, tanpa memandang latarbelakang.
Sebagai wujud solidaritas gereja-gereja di Indonesia, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) telah melakukan Doa Bersama Lintas Iman di Jakarta pada 3 Oktober 2018 sembari mendorong solidaritas anak bangsa untuk memberikan perhatian kepada korban bencana dengan mengedepankan sisi kemanusiaan. PGI juga telah berada di lokasi bencana sejak Minggu (30/10) dan bersama gereja-gereja setempat membangun beberapa pusat layanan di lokasi bencana.
Sehubungan dengan musibah besar ini, PGI menyatakan beberapa hal:
1. Gempa merupakan kejadian yang —hingga kini— tidak bisa diprediksi oleh manusia meskipun dengan memakai kecanggihan teknologi. Oleh karenanya kesiapsiagaan masyarakat perlu ditingkatkan dalam hal pengetahuan mitigasi dalam rangka pengurangan risiko bencana.
2. Sebagai gejala alam sedemikan, maka berbagai bentuk spekulasi tentang bencana ini hendaknya dihentikan. Apa yang hendak diperlukan kini adalah membangunkan solidaritas kita sebagai sesama anak bangsa untuk bahu membahu mengurangi penderitaan korban. Untuk itukah kami meminta gereja-gereja di Indonesia untuk tetap mendoakan dan saling bahu membahu membantu korban bencana tanpa memandang latar belakang korban, dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan di lokasi bencana.
3. Menghimbau gereja-gereja yang menyalurkan bantuan untuk tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dan menghindari isu agama yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Hendaknya dalam menyalukran bantuan kemanusiaan ini tidak menggunakan pendekatan yang dapat disalah mengerti oleh masyarakat. Olehnya, sangat disarankan agar gereja-gereja dapat bekerja bersama dengan elemen bangsa lainnya.
4. PGI juga meminta kepada semua pihak agar situasi ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019.
5. Meminta semua pihak untuk tidak memposting dan menyebarkan foto-foto korban di media sosial yang dapat menimbulkan kesedihan mendalam bagi keluarga. Dan menghindari memproduksi dan menyebarkan konten hoax terkait bencana yang dapat menimbulkan kecemasan dan kepanikan di masyarakat.

Jakarta, 5 Oktober 2018

Irma Riana Simanjuntak
Humas PGI