Jakarta,Victoriousnews.com,-Meski perhelatan demokrasi pemilihan Capres & Cawapres masih menyisakan waktu 2 tahun lagi (Februari 2024), namun suhu politik tanah air mulai menghangat. Sejumlah parpol dan tokoh nasional mulai “mengelus-elus” jagoannya–siap dicalonkan sebagai capres maupun cawapres yang akan berlaga dalam panggung demokrasi menggantikan Jokowi memimpin Indonesia periode 2024-2029.  Berbagai lembaga survei pun telah merilis sejumlah nama kandidat capres-cawapres yang dinilai layak memimpin Indonesia ke depan. Sebut saja sejumlah nama yang dinilai memiliki elektabilitas dan barisan pendukung banyak adalah: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Puan Maharani, Erick Tohir, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, Ridwan Kamil, Andika Perkasa dan masih banyak lagi.

Melihat kancah perpolitikan tanah air yang makin menggeliat, berbagai elemen masyarakat di sejumlah daerah pun berlomba-lomba mendeklarasikan dukungan jagoannya yang dinilai cocok menjadi kandidat Presiden. Spanduk bertuliskan dukungan nama Capres pun banyak bertebaran menghiasi sudut-sudut kota, maupun tempat-tempat strategis di tanah air. Ini membuktikan bahwa “panggung demokrasi” dan genderang perang terbuka dalam pertarungan politik mulai ditabuh.

Ya bukan rahasia umum lagi, bahwa saat ini adalah pertarungan antara kelompok non  nasionalis dan nasionalis. Bagi kelompok non nasionalis pasti mendukung capres yang dinilai dapat memuluskan Indonesia sebagai negara yang berlandaskan agama dan anti Pancasila. Sedangkan kelompok nasionalis, akan berjuang mendukung sosok yang benar-benar cinta NKRI dan pancasilais sejati.

Tak bisa dipungkiri, derasnya gempuran kelompok radikal yang ingin mengganti Pancasila sebagai menjadi negara agama, ternyata jutaan rakyat Indonesia tidak rela jika negeri yang majemuk ini hancur dan dikuasai oleh kelompok radikal pemecah belah bangsa. Jutaan masyarakat Indonesia juga masih mendambakan kandidat pemimpin masa depan nanti setara dengan kepemimpinan Jokowi. Maksudnya Presiden masa depan pengganti Jokowi adalah figur yang nasionalis, merakyat, anti korupsi, cerdas, tegas, cinta NKRI, serta memiliki rekam jejak yang baik dalam merawat kemajemukan. Jika melihat sederet nama di atas, siapakah sosok yang tepat dambaan masyarakat Indonesia yang terkenal plural? Semua tergantung dari pemilih yang cerdas. Entah Ganjar, Prabowo, Erick Tohir, Puan Maharani atau yang lain.

See also  LAUNCHING PASKAH NASIONAL 2018: DARI DANAU TONDANO KE DANAU TOBA

Di tengah hiruk pikuknya nama capres yang berseliweran di berbagai media,ternyata belakangan ada sosok yang masih jarang diperbincangkan publik. Ibarat permainan catur, sosok tersebut bisa menjadi “kuda hitam” yang juga layak diusung sebagai salah satu kandidat capres-cawapres. Bahkan Partai NasDem yang dipimpin oleh Surya Paloh pun tampaknya mulai melirik figur yang dikenal cerdas dan nasionalis di dalam memimpin tubuh TNI. Dia adalah Panglima TNI Jendral Andika Perkasa. Seperti lansir detik.com, Partai NasDem akan menyodorkan tiga nama calon presiden (Capres) kepada Ketum Surya Paloh dalam rapat kerja nasional atau rakernas Juni mendatang. Sejumlah nama kepala daerah, menteri hingga Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa masuk dalam radar parta NasDem.

Munculnya nama Andika Perkasa dalam radar NasDem menjadi sorotan. Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai ada empat hal yang membuat NasDem melirik Andika Pertama.

Pertama, Andika belakangan mulai muncul di radar survei yang dinilai potensial maju Pilpres. Muda, fresh, dan punya latar belakang pendidikan militer yang mentereng. Itu artinya, ke depan elektabilitas Andika sangat mungkin naik. Padahal Andika tak pernah kelihatan kampanye politik, misalnya, bikin baliho, spanduk, deklarasi relawan, dan lainnya. Andika juga relatif diterima semua kalangan dan sejauh ini belum ada resistensi dari pihak manapun,” kata Adi kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).

Adi menuturkan posisi Andika sebagai Panglima TNI sangat seksi sehingga menjadi magnet politik elektoral. Adi menyebut capres dari latar belakang militer masih diminati publik, sehingga Andika bisa menjadi ‘barang bagus’ untuk komoditas Pilpres. “Kedua, posisinya sebagai panglima TNI memang sangat seksi dan jadi magnet politi elektoral. Dalam berbagai survei yang dilakukan Parameter Politik, capres dengan latar belakang militer masih diminati publik, salah satunya Andika Perkasa, di luar nama Prabowo dan AHY. Andika ‘barang bagus’ untuk komoditas Pilpres. Portofolio politiknya masih sangat mungkin bisa ‘diolah’,” tuturnya.

Adi melihat, basis pemilih NasDem beririsan dekat dengan sosok Andika yang nasionalis. Hal itu dinilai jadi salah satu alasan NasDem melirik Andika. “Ketiga, basis pemilih NasDem sepertinya beririsan dekat dengan sosok Andika yang dinilai nasionalis. Tak ada sekat psikologis di situ. Makanya NasDem kepincut karena tak ada resistensi dari dalam,” ucapnya. Lebih lanjut alasannya kata Adi, Andika diyakini bisa memberi efek ekor jas atau pengaruh figur dalam Pemilu nanti. Adi mengatakan muncul nya nama Andika dalam radar Capres NasDem, sudah melalui kalkulasi politik terukur.

See also  FORJUBA Diharapkan Dapat Menjadi Penulis Literasi Kebudayaan Batak

“Keempat, Andika sepertinya diyakini akan memberikan efek ekor jas bagi NasDem di pemilu 2024. Apapun judulnya, munculnya nama Andika tentu tak lahir dalam ruang hampa, pastinya sudah melalui berbagai kalkulasi politik yang terukur,” imbuhnya.

Masyarakat Manggarai Deklarasi Dukung Andika Perkasa Jadi Capres

Komentar Direktur Parameter, Adi Prayitno terkait Jenderal Andika Perkasa pun disambut positif oleh sejumlah masyarakat Manggarai dengan cara mendeklarasikan relawan Komando Barisan Andika Presiden Indonesia (KOBAR API). Hal ini merupakan bentuk dukungan kepada Jenderal Andika Perkasa untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024 mendatang. “Hari ini kita mendeklarasikan relawan KOBAR API yaitu Komando Barisan Andika Presiden Indonesia,” kata Ketua Umum KOBAR API David Abraham Latuperissa dalam keterangan tertulis, seperti dikutip detik.com, Minggu (15/5/2022).

Relawan Kobar Api deklarasikan dukung Jendral Andika Perkasa Capres (foto:detik.com)

Dalam deklarasi yang digelar di Halaman Gedung UGM, Gang Bedeng, Manggarai, Jakarta Selatan, David menjelaskan bahwa KOBAR API dibentuk oleh sejumlah masyarakat yang menyatakan dukungannya kepada Jenderal Andika Perkasa untuk maju sebagai capres di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Masih menurut David, masyarakat kini sudah pintar sehingga membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas, tegas, bermasyarakat, dan antikorupsi. “Sosok yang tepat adalah Andika Perkasa untuk menjadi Presiden RI 2024-2029,” ungkapnya.

Dengan hal ini, David berharap masyarakat bisa cerdas dalam memilih pemimpin bangsa Indonesia di Pemilu 2024 nanti. “Seperti yang saya sebutkan tadi, sosok pemimpin yang ideal itu semua ada pada diri Andika Perkasa yang cerdas, tegas, bermasyarakat dan tentunya antikorupsi,” tandasnya.

Adapun Ketua Umum Gabungan Relawan untuk Andika Perkasa (GARUDA PERKASA) Boyke Djohan menyambut baik deklarasi KOBAR API. “Saya menyambut baik deklarasi KOBAR API, yang itu berarti menunjukkan semakin kuat dukungan masyarakat kepada Jenderal Andika Perkasa untuk maju sebagai capres di Pemilu 2024,” kata Boyke.

See also  Jhon S.E. Panggabean,.S.H.,M.H: Hidup Saya Makin Bahagia Ketika Tuhan Berikan Cucu Cantik & Pintar!

Menurutnya Jenderal Andika Perkasa adalah sosok yang didambakan untuk memimpin Indonesia. “Kita bisa lihat bukti yang nyata, di bawah kepemimpinan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima, TNI berhasil mempertahankan citra lembaga paling dipercaya publik dibanding institusi-institusi yang lain karena beliau memang kerja betul-betul demi kemajuan negeri ini,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Boyke menggalang dukungan masyarakat di 34 Provinsi di Indonesia untuk mendukung Jenderal Andika Perkasa.”Sosok pemimpin berlatar belakang militer memang sangat dirindukan masyarakat jadi kita semua mendukung penuh Jenderal Andika Perkasa maju sebagai capres di Pemilu 2024,” pungkas Boyke.

Di tempat terpisah, sebagai tokoh Kristiani, Pdt. Edy Wagino, M.Th berpesan agar kita terus berdoa agar Indonesia dilindungi Tuhan dari segala musibah. Mencermati situasi politik yang mulai menghangat, terkait munculnya figur-figur capres yang mulai ramai diperbincangkan publik, Pdt. Edy Edy menegaskan bahwa sebagai umat Kristen, kita terus mendoakan capres yang bisa mengayomi seluruh masyarakat Indonesia. “Saya mengajak kita semua, sudah saatnya ketika pesta demokrasi pemilihan capres-cawapres nanti, cukup dilakukan dengan cara berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memohon belas kasihanNya agar terpilih seorang sosok pemimpin yang bukan sekedar pintar, tapi takut akan Tuhan,” ujar Pdt. Edy Wagino setelah mengikuti kebaktian di kediaman Kombes Polisi Bhirawa Praja Paksa (Adik Jendral Andika Perkasa), di kawasan Jakarta Timur, Sabtu, 14/5/22 lalu.

Pdt. Edy Wagino, M.Th (ketiga dari kiri), berpose dengan Kombes Pol Bhirawa (kedua dari kiri) bersama sejumlah wartawan.

Ketika ditanya apakah Jendral Andika layak menjadi Capres atau Cawapres, Pdt. Edy menjawab bahwa sebagai hamba Tuhan, tugasnya adalah mendoakan. “Jika ditanya layak, Jendral Andika pasti layak jadi capres atau cawapres. Beliau adalah sosok yang cerdas, tegas dan nasionalis. Sebagai bangsa yang majemuk, negara kita butuh pemimpin seperti beliau. Tetapi semuai itu, jika Tuhan menghendaki, masyarakat juga menginginkan, mari kita doakan beliau,” pungkasnya. SM  

Leave a Reply

Your email address will not be published.