VictoriousNews.com — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan komitmennya untuk bekerja keras memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, dan langsung memantik respons dari jajaran pengurus partai di berbagai daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PSI Sumatera Utara, Sahat Martin Philip Sinurat, menilai pernyataan Jokowi sebagai sinyal politik yang kuat bagi barisan loyalis dan pendukungnya di seluruh Indonesia. Menurutnya, arah dukungan Jokowi sudah jelas dan harus segera ditindaklanjuti dengan kerja nyata di lapangan. Hal itu disampaikan Sahat pada Senin, 9 Februari 2026.
Sahat menegaskan bahwa seluruh anggota dan pengurus PSI perlu mempercepat konsolidasi organisasi, mulai dari penguatan struktur hingga membangun komunikasi lintas jejaring. Ia menilai momentum politik ini tidak boleh disia-siakan.
“Momentum besar ini tidak boleh terlewatkan. Bapak Jokowi telah mengarahkan agar PSI memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kelurahan, desa, RW, dan RT, sekaligus mengonsolidasikan barisan pendukung dan simpatisan beliau di seluruh Indonesia,” ujar Sahat yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Ideologi Partai DPP PSI.
Lebih lanjut, Sahat menyampaikan bahwa Jokowi menekankan pentingnya menghadirkan politik yang membawa kebaikan bagi masyarakat. Menurutnya, kader PSI harus meneladani gaya politik Jokowi yang santun, berpihak pada rakyat, dan mengedepankan solidaritas.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk aktif turun langsung ke masyarakat melalui blusukan dan mendengar aspirasi warga. Sahat menilai langkah tersebut sejalan dengan rencana Jokowi yang disebut akan bergerak dari satu daerah ke daerah lain untuk memperkuat basis dukungan.
“Bapak Jokowi akan bergerak dari provinsi ke provinsi, dari kota ke kota hingga ke tingkat kecamatan. Pesannya sangat jelas: jika figur utama sudah all out, maka seluruh kader juga harus bekerja keras. Tidak ada ruang bagi kader yang pasif,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Sahat menyebut PSI kini menjadi rumah politik Jokowi untuk melanjutkan visi pembangunan Indonesiasentris. Ia meminta seluruh kader berdiri di garis depan menjaga Jokowi dari serangan fitnah, hoaks, maupun disinformasi.
“Bapak Jokowi telah memilih PSI sebagai satu-satunya partai yang menjadi rumah politik beliau. Maka kader PSI harus siap pasang badan dan menjadi garda terdepan,” pungkas Sahat. *SM

















