Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PP-PGLII) melakukan kunjungan kepada Menteri Agama RI,  Yaqut Cholil Qoumas di rumah dinasnya, kompleks di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan (Kamis, 28/1/21). Dalam kunjungan tersebut Ketua Umum PGLII Pdt. Dr. Ronny Mandang didampingi oleh Pdt. DR. Nus Reimas (Ketua Maper PGLII), Pdt. Ronny Sigarlaki, Pdt. Tommy Lengkong, M.Th., dan Deddy Madong, SH, MA.

Pada kesempatan itu, PGLII mengusulkan kepada Menag RI terkait Peraturan Bersama 2 Menteri No. 8 dan No. 9/2006 agar menjadi Peraturan Presiden (Perpres) sebagai solusi pembangunan rumah ibadah dan kebebasan beragama di Indonesia. Menag Yaqut pun menyambut baik dan akan mengkaji usulan tersebut.

Masukan PGLII yang diserahkan Ketua Umum PGLII Pdt. DR. Ronny Mandang M.Th., tersebut telah melalui pendalaman di lingkup PGLII dan sudah melalui kajian yuridis dan akademis yang dilakukan oleh PGLII bersama perguruan tinggi, sehingga menurut PGLII  secara asas dan hierarki, Perpres adalah bentuk ketentuan perundangan yang paling tepat. Sebelumnya Gus Menteri  mengakui mendapat berbagai masukan mengenai Perber 2 Menteri ini dari berbagai kalangan.

Menteri Agama RI menyampaikan kepada PGLII agar  para pemuka agama tidak sungkan memberikan masukan kepada Kementerian Agama. “Terima kasih atas masukan untuk Kemenag. Saya senang sekali dan saya berharap jangan sungkan untuk memberi masukan kepada saya dalam memimpin Kementerian Agama. Saya terbuka menyambut segala masukan,” kata Gus Menteri.

Gus Menteri juga menegaskan bahwa Kementerian Agama akan mempermudah umat beragama menjalankan ibadahnya karena Kementerian Agama milik semua umat beragama di Indonesia.

Ki-ka: Pdt. Tommy Lengkong, Pdt. Dr. Nus Reimas, Yaqut Cholil Qoumas (Menag RI), Pdt. Dr. Ronny Mandang (Ketum PP PGLII), Pdt. Ronny Sigarlaki & Pdt. Deddy Madong, SH, MA

 

50 Tahun PGLII

Kepada Gus Menteri, disampaikan bahwa PGLII merupakan Lembaga Gereja Aras Nasional yang berdiri sejak 17 Juli 1971 di Batu, Malang, Jawa Timur. Saat ini PGLII menjadi wadah berhimpun dari kurang lebih 10 juta umat Kristiani dari 93 sinode gereja dan 65 lembaga pelayanan di seluruh wilayah Indonesia.

See also  Segenap Pimpinan, Gembala & Pengerja GBI REM Mengucapkan Selamat Merayakan Imlek. Gong Xi Fat Chai

PGLII merupakan salah satu dari 8 lembaga gerejawi aras nasional yaitu: KWI, PGI, PGLII, PGPI, PBI, Bala Keselamatan, Advent, dan Gereja Orthodox yang tergabung dalam Forum Umat Kristiani Indonesia,” jelas Deddy Madong, SH, MA.sebagai Ketua III PP PGLII bidang Lintas Agama dan Kebangsaan. “PGLII merupakan salah satu deklarator berdirinya Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI)”, ditambahkan Nus Reimas, Ketua Majelis Pertimbangan PGLII.

PGLII dalam bulan Juli tahun ini akan berusia 50 tahun. “Tahun ini kami akan merayakan Yubelium 50 tahun PGLII dengan sederhana. PGLII lahir pada 17 Juli 1971. Kami berharap pada perayaan 50 tahun PGLII nanti Bapak Menteri dapat memberikan sambutan,” ujar Ronny Mandang. Menteri Agama menyatakan siap hadir dalam Perayaan 50 Tahun PGLII pada Juli mendatang.

 

Moderasi Beragama

Ronny Mandang menambahkan PGLII senantiasa membangun gereja dalam semangat Pancasila dan Kebhinnekaan. Bagi PGLII beragama itu layaknya bernegara. “Moderasi Beragama bagi kami pada hakekatnya beragama itu adalah berindonesia. Rumah ibadah adalah benteng kerukunan, bukan ajang menebar kebencian.” kata Ronny Mandang.

Sebagai langkah pertama di awal tahun ini PGLII berencana bersama Kementerian Agama akan mengadakan Webinar dengan tema Kekristenan & Moderasi Beragama yang akan disiarkan televisi dan media sosial, dimana Menteri  Agama RI menjadi Pembicara Utama. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *