Merespons Persoalan Bangsa, Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo Desak Pemerintah Lakukan Tobat Nasional

banner 468x60

Jakarta, Victoriousnews.com — Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, menyampaikan seruan keras agar bangsa Indonesia melakukan tobat nasional di tengah berbagai krisis yang melilit negeri ini. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar ajakan moral, melainkan kebutuhan mendesak agar bangsa tidak terus terjebak dalam siklus kesalahan yang sama.

“Marilah kita melakukan tobat nasional. Itu kata yang menurut saya sekarang ini paling perlu. Karena kalau tidak, ya enggak tahu kita ini mau ngapain. Karena kalau kita menyangkal, kita tidak akan ke mana-mana,” tegas Suharyo dalam konferensi pers Gerakan Nurani Bangsa di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo ketika sampaikan pesan kebangsaan dalam Konpers Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Griya Gus Dur, Menteng, Rabu (3/9/25).

Seruan tobat nasional ini, kata Suharyo, harus menyentuh seluruh sendi kehidupan berbangsa—eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Ia menegaskan, bangsa ini harus berani mengakui kelemahan dan kesalahan yang ada, bukan justru menutup mata terhadap realitas.

Suharyo juga menyinggung soal kritik dan gagasan konstruktif yang selama ini disampaikan akademisi, tokoh masyarakat, maupun kelompok sipil. Sayangnya, menurut dia, semua itu kerap hanya berhenti sebagai wacana tanpa pernah benar-benar masuk ke ruang pengambilan keputusan.

“Permintaan saya, tolong pemikiran gagasan usul—khususnya dari para akademisi yang tidak mempunyai kepentingan apa pun, selain mencintai Tanah Air—itu didengar, dipertimbangkan, dan sungguh-sungguh dipikirkan bersama-sama,” ucapnya.

Pernyataan ini menjadi tamparan bagi para penguasa yang kerap mengabaikan suara publik. Kritik rakyat, alih-alih dipandang sebagai masukan, justru sering dianggap ancaman.

Di akhir pesannya, Kardinal Suharyo mengingatkan kembali cita-cita kemerdekaan dan visi Indonesia Emas 2045. Namun ia menegaskan, mimpi besar itu hanya bisa dicapai bila bangsa ini berani jujur menilai kondisi saat ini.

“Indonesia tidak akan pernah mencapai emas jika rakyat dan pemimpinnya terus menyangkal kelemahan. Tobat nasional menjadi syarat mutlak agar bangsa ini tidak kehilangan arah,” tutup Suharyo. SM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60