Jakarta,Victoriousnews.com,-Perintah untuk mewartakan kabar baik keselamatan kekal atau yang dikenal dengan Amanat Agung Tuhan Yesus itu wajib dikerjakan oleh umat tebusanNya. Seperti tertulis dalam kitab Matius 28:19-20, Tuhan Yesus mengajarkan kepada umatNya, “…jadikanlah segala bangsa muridKu…”. Perintah ini menunjukkan bahwa ’keselamatan diberikan untuk semua suku bangsa’ dan kata ’jadikanlah’ menunjukkan suatu gerakan untuk menjangkau jiwa-jiwa yang belum diselamatkan oleh Injil Yesus Kristus sebagai wujud pekerjaan misi. Gerakan misi juga tidak perlu menunggu sampai gereja menjadi besar atau jumlah anggotanya banyak.  Tetapi Alkitab mencatat, pekabaran Injil yang dilakukan oleh jemaat mula-mula itu dimulai dari persekutuan kecil yang terdiri dari beberapa orang saja (Kisah Para Rasul 1:13-14).

Suasana Kebaktian Tengah Minggu (KTM) di GBI Maple Park, Kamis (2/6/22) pukul 19.00 Wib

Hal itulah yang telah dilakukan oleh Pdt. Ferry Iskandar (Gembala GBI Maple Park) ketika terpanggil menjadi hamba Tuhan  dan dipercayakan melayani jiwa-jiwa di apartemen Maple Park di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara. Pdt. Ferry mengisahkan cikal bakal GBI Maple Park itu dimulai dari sebuah Persekutuan Doa “Shalom” yang didirikan sejak 19 Maret 2014. “Gereja ini dimulai dari Persekutuan Doa sejak tahun 19 Maret 2014. Namanya PD Shalom. Ya Shalom itu kan artinya damai sejahtera, kalau di alkitab ayatnya Yoh 14:27, Damai sejahtera kutinggalkan bagimu….”. Puji Tuhan, setelah berjalan selama 4 tahun, pelayanan ini mulai berkembang, hingga akhirnya menjadi GBI Maple Park tahun 2018,” ujar Pdt. Ferry Iskandar ketika ditemui bertepatan dengan Kebaktian Tengah Minggu (KTM) GBI Maple Park, Kamis, 2/6/22) malam.

Lanjut Pdt. Ferry, berdirinya GBI Maple Park ini juga telah menjadi dampak dan menjadi berkat bagi jiwa-jiwa yang tinggal di sekitaran Apartemen Maple Park. “Puji Tuhan, sebagai hamba Tuhan, selama melayani di GBI Maple Park, kami terus melayani jiwa-jiwa di sekitaran apartemen yang belum terlayani. Baru-baru ini kami juga melayani jiwa-jiwa, dan menjadi berkat dengan berbagi kasih berupa sembako kepada sekuriti, tukang parkir, serta pedagang yang berada di sekitar apartemen ini. Saya rindu agar gereja bisa menjadi jawaban terang dan garam.  Tentunya sebagai gembala, kami rindu memperluas pelayanan dalam menjangkau jiwa-jiwa di akhir zaman ini supaya banyak orang mengenal Kristus, khususnya bagi mereka yang tinggal di apartemen Maple Park,” tutur Pdt. Ferry yang tergabung dalam GBI Rayon 1 D di bawah Penggembalaan Pdt. Dr. Ir Niko Njotohardjo.

See also  Brigjen Pol Drs. Yehu Wangsajaya, M.Kom Sambut Baik Keinginan Presiden Jokowi Wujudkan Lembaga Penegak Hukum Dengan Layanan Berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
Pdt. Ferry Iskandar (Gembala GBI Maple Park) ketika ditemui sebelum Kebaktian Tengah Minggu (KTM) di Apartemen Maple Park di kawasan Sunter, Jakarta Utara

Sebagai seorang hamba Tuhan, Pdt. Ferry mengakui bahwa melayani dan mencari jiwa-jiwa itu bukanlah hal yang mudah. Tetapi ia beserta keluarga besar dan didukung para pengerja GBI Maple Park, senantiasa berdoa dan meminta pertolongan dari Tuhan Yesus. Bahkan di dalam setiap pelayanannya, ia yakin bahwa Tuhan pasti mengirimkan jiwa-jiwa untuk mengisi kursi-kursi yang kosong. “Tantangan yang besar adalah bagaimana cara mencari jiwa-jiwa supaya kursi-kursi bisa terisi. Itu kan gak gampang, kalau bukan dari Tuhan, saya juga terbeban. Saya berjalan dengan iman. Saya percaya kalau Tuhan menaruh gerejanya ada di tempat ini, dan boleh melewati perjalanan  pelayanan selama  8 tahun, pasti Tuhan menyertai dan akan kirimkan jiwa-jiwa,” ungkap suami dari Ibu Tan Siu Thing yang kini telah dikaruniai 2 anak, Bryan dan Brenda.

Untuk mewujudkan visinya dalam memenangkan jiwa-jiwa untuk Kristus, Pdt. Ferry Iskandar juga tidak hanya terpanggil melayani di kalangan internal gereja saja. Melainkan Ia juga terpanggil dan sering melayani serta  berbagi kasih  ke Panti Asuhan, Pusat Rehabilitasi Narkoba, Bakti sosial dengan berbagi sembako kepada kaum termarjinal, serta memberkati para hamba Tuhan yang setia melayani di ladangNya. “Puji Tuhan jemaat di Maple Park saat ini semakin bertumbuh. Dulu sebelum pandemi, jemaatnya hampir 200 orang. Tetapi selama pandemi, mungkin banyak yang masih belum berani ibadah tatap muka dan memilih ibadah online. Kini rata-rata kehadiran dalam ibadah raya (1 kali kebaktian Minggu, pukul 10.30) sekitar 70 sd 80 jemaat. Tetapi saya yakin dan percaya, bahwa Tuhan pasti mengirimkan jiwa-jiwa,” pungkas Pria kelahiran Jakarta, 10 Agustus 1967 ini bersemangat.

See also  Pesan Kotbah Dalam Ibadah Kenaikan Yesus, Ps. Abraham Conrad Supit: Jadikan Kehidupan Kekristenan Yang Luar Biasa
Pdt. Petra Fanggidae ketika menyampaikan Firman Tuhan dalam ibadah KTM di GBI Maple Park

Sementara itu, Pdt. Petra Fanggidae yang dipercayakan menjadi penyampai Firman Tuhan dalam Kebaktian Tengah Minggu (KTM) di GBI Maple Park, mengupas ayat Alkitab yang terambil dalam Kitab Kisah Para Rasul 2: 41-47. “Orang yang telah dilawat Roh Kudus, pasti ada buah Roh dalam hidupnya. Bukan itu saja, orang yang telah diselamatkan, pasti akan menjadi berkat bagi sesamanya. Senang bertekun dalam doa, serta bersatu dalam melayani Tuhan,” tukas Pdt. Petra. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published.