Pengacara Senior Jhon SE Panggabean.,SH.,MH Mengapresiasi Aksi Peduli Perwamki Ke Panti Asuhan Immaculata Bekasi

Bekasi,Victoriousnews.com,- Bertepatan dengan hari libur Waisak (Kamis, 7/5/2020), Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (DPP PERWAMKI) menggelar aksi peduli kasih ke Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata (KAMI). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PERWAMKI, Stevano Margianto mengatakan, aksi peduli ini selain sebagai wujud membantu pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi Covid-19, juga wujud kepedulian kepada sesama yang membutuhkan. “Kita (PERWAMKI) sudah lama membicarakan akan melakukan aksi sosial ini, namun kita maping dahulu kepada siapa bantuan ini nanti kita salurkan, makannya baru sekarang bisa terlaksana. Kita berusaha ‘Menjangkau yang Tak Terjangkau’, itu kita lakukan karena kita ingin bantuan yang kita salurkan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan,” kata Margianto.

Ketum DPP Perwamki, Stevano Margianto menyerahkan bantuan

Menurut Margianto selanjutnya, aksi peduli ini murni hasil swadaya para wartawan yang tergabung dalam PERWAMKI tanpa bantuan dari pihak mana pun. “Semua orang tahulah keterbatasan wartawan, apalagi wartawan media kristiani. Tetapi kita masih mau memberi dari keterbatasan pendapatan kita karena dilandasi Kasih Kristus. Kami memberi dengan tulus,” terang Margianto.

Sementara, koordinator Aksi Peduli Covid-19 PERWAMKI, Deddy Poltak Tambunan menjelaskan, Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculatta, dipilih karena informasi yang diterima Perwamki, panti asuhan tersebut belum mendapat bansos.

Panti asuhan tersebut saat ini mengurus 53 orang, ada yang masih bayi, remaja, hingga ada yang usia 18 tahun. Panti dikelola oleh 12 orang pengurus. “Yang kita lihat, mereka ini sangat membutuhkan dukungan kita di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Deddy yang juga Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPP PERWAMKI ini.

Menurut Deddy, bantuan yang diberikan Perwamki ke panti, berupa beras 100 kg, 4 botol handsanitizer, @500 ml, 12 lusin masker kain, 10 minyak telon @50 ml, 3 botol sirup jeruk, dan 6 kaleng susu bubuk,” tambah Deddy dari gerejani.com.

READ  Artis Senior Rima Melati Hadiri Ibadah PD Regatta sekaligus Merayakan HUT ke 85 Ibu Grace Affan Supit
Penasihat Perwamki Jhon Panggabean menyerahkan bantuan

Turut hadir dalam aksi peduli Perwamki, Penasehat Bapak John S.E Panggabean, SH,MH bersama 2 orang putrinya Clara dan Grace yang juga menjadi pengacara muda. Serta hadir Bendum DPP Perwamki Nuel Wicaksono (Tabloid Mitra Indonesia), Victor Ambarita (Majalah Suara HKBP), DPD Perwamki Jabar Jack Rusto (bekasipedia.com), dan DPD Perwamki DKI Jakarta David Pasaribu (majalahtransformasi.com)

Ketum Margianto menyampaikan kata sambutan DPP, dan simbolik penyerahan bantuan beras, setelah itu Bapak John Panggabean kata sambutan mewakili Penasehat, dan menyampaikan simbolik bantuan masker, minyak telon, dan handsanitizer, berikutnya Bendum Nuel menyerahkan bantuan sirop dan susu kaleng.

Pendiri sekaligus pembina Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata (KAMI), Yuliana E.T. Rahail, dalam kata sambutannya, menyampaikan terima kasih untuk bantuan yang disampaikan, dan berdoa agar Perwamki semakin diberkati Tuhan Yesus. Yuliana yang kerap disapa Yeti, mengaku mendirikan panti sebagai pemenuhan janjinya kepada Tuhan atas mujizat padanya. Lanjut Yeti,pada 11 Februari 1994, ia mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas tol Cibubur–Jagorawi yang menyebabkan tangan kirinya putus di tempat. Kecelakaan itu nyaris merenggut nyawanya. Penderitaannya tidak selesai hanya dengan kehilangan tangan. Tulang ekor dan tulang punggungnya ternyata patah, kedua kakinya sama sekali tidak bisa digerakkan. Dokter ahli syaraf dan tulang yang menanganinya memvonis bahwa dia akan  lumpuh total. Atas pertolongan Tuhan, Yulia kemudian bisa sembuh. Dia pun menggenapi janjinya mendirikan dan mengelola panti tersebut hingga hari ini. “Pertolongan Tuhan selalu ada. Tuhan tidak akan membiarkan kami mati. Tuhan selalu menolong,” ujar Yeti yang dulunya pernah bekerja di Aspac Bank cabang Cibinong.

Yuliana-pendiri Panti Asuhan KAMI

Lanjut Yeti, setelah dinyatakan sembuh, Yeti memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat kerjanya dan memenuhi janjinya kepada Tuhan. “Dalam doa saya,saya berjanji sama Tuhan, jika disembuhkan dari kelumpuhan, saya akan melakukan sesuatu yang berguna bagi orang lain. Akhirnya saya memutuskan merawat anak-anak yang terlantar, mulai dari bayi hingga kuliah. Sampai saat ini sudah ada 4 orang yang menjadi Sarjana,” tutur Yeti sembari menambahkan bahwa Panti ini didirikan sejak 17 Mei 1996.

READ  Ibadah Syukur "Menghadapi Tantangan 2020 & Menjaga Benteng II" : Dunia Maya Saat ini Dipakai Iblis Untuk Menyamakan Persepsi Manusia di Seluruh Dunia

Menurut Yeti, banyaknya anak-anak Papua yang diasuh dalam pantinya merupakan permintaan almarhum ayahnya sebelum dipanggil Tuhan April 2019. “Sebelum dipanggil Tuhan ayah saya berpesan, agar banyak merawat anak-anak yang berasal dari tanah kelahirannya. Saya berharap anak-anak saya memiliki masa depan. Kenapa? Karena mereka sebelumnya sudah terlantar, dan saya harus merawatnya dengan baik. Kami mohon doanya, agar kami tidak patah arang. Karena menghadapi hidup ini sudah semakin sulit,” ujar Yeti

Usai aksi peduli Covid-19, Sekum PERWAMKI, Agus R Panjaitan (majalahspektrum.com), menyampaikan terima kasih kepada setiap wartawan yang berpartisipasi hingga terlaksana aksi sosial peduli Covid-19 ini. “Terima kasih kepada teman-teman wartawan yang mau bergotongroyong (urunan) dana, dan naturanya untuk aksi peduli ini. Terima kasih yang tak terhingga karena saya tahu anda memberi bukan dari kelebihan anda tetapi dari keterbatasan anda,” ungkap Agus.

Agus meyakini, apa yang dilakukan para wartawan di Perwamki murni dilandaskan kasih ingin berbagi. Pasalnya, guna terlaksana aksi peduli ini, tanpa bantuan materiil atau kerja sama dari pihak mana pun. “Sengaja kita tidak minta bantuan (proposal) dari pihak luar, apalagi ada agenda kepentingan pribadi atau media tertentu, karena kita sedang menguji ketulusan dan kasih kita kepada sesama di tengah keterbatasan kita sebagai wartawan,” pungkas Agus.

Sementara itu, Jhon SE Panggabean, SH.MH selaku penasehat Perwamki sekaligus pengacara senior sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Ketum Perwamki, Sekjen, Bendum serta teman-teman pengurus dalam melakukan aksi peduli kepada Panti Asuhan. “Makanya ketika saya dengar kemarin, bahwa akan dilakukan aksi peduli ke Panti Asuhan ini, saya langsung ikut. Walaupun saat ini masih masa PSBB karena pandemi corona,” Ujar Jhon.

READ  Setelah 52 Tahun Pernikahan, Pdt. Pengky Andu: ‘Kembang Desa’ Itu Telah Pergi, Hidupku Terasa Kosong & Janji Tidak Menikah Lagi!
Ki-ka: David Pasaribu, Victor Ambarita, Deddy Poltak, Jhon Panggabean (Penasihat Perwamki), Agus Panjaitan, Stevano Margianto & Nuel Wicaksono

Lanjut Jhon, ke depan, hal-hal semacam ini mesti tetap dilanjutkan. “Bukan hanya sekali ini saja, tetapi harus tetap ada kegiatan. Makanya kita akan bergotong royong, bahu membahu untuk melakukan sesuatu kepedulian kita terhadap sesama dan orang-orang yang membutuhkan. Biarlah Perwamki ke depan semakin solid. Khususnya pengurus maupun anggotanya. Dan selalu berbuat hal-hal untuk kepentingan umum. Termasuk bakti sosial seperti ini,” pungkas Jhon usai acara bakti sosial. Ant