Jakarta,Victoriousnews.com,-Presiden Joko Widodo resmi melantik Jendral Pol. Drs.Listyo Sigit Prabowo.,M.Si sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), pada hari Rabu (27/1/21). Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu menggantikan posisi Jendral Idham Aziz yang telah memasuki masa pensiun pada awal Februari 2021.

Baca Juga : Konsep PRESISI Kapolri Baru, Dr. John Palinggi.,MBA: Sangat Komprehensif, Mendesak & Dibutuhkan Masyarakat

Jendral Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si diambil sumpah berdasarkan agama Kristen saat dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara (Rabu, 27/1/21). Foto: Istimewa/Chanel Youtube Setpres

Pengangkatan Jendral Pol. Listyo Prabowo sebagai Kapolri tertuang dalam surat Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Kepala Kepolisian RI. Surat Keputusan Presiden itu berlaku sejak Listyo resmi diangkat sebagai Kapolri. Sebelum prosesi pelantikan dimulai, Jokowi yang memimpin upacara tersebut sempat menanyakan kesediaan Jendral Pol Listyo Prabowo diambil sumpahnya untuk dilantik menduduki pucuk pimpinan Polisi Indonesia. “Bersedia saya ambil sumpah berdasarkan agama Kristen?” tanya Presiden Jokowi seperti dilansir dalam chanel Youtube Sekretariat Presiden (Setpres). “Bersedia,” tukas Jendral Pol Listyo.

Kemudian Listyo membacakan sumpah jabatan dengan bimbingan pemuka agama bersama Presiden Jokowi. “Demi Tuhan Yang Maha Esa, menyatakan dan janji bersungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada negera kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945,” tutur Listyo, menirukan perkataan Jokowi di salah satu kalimat sumpah jabatannya.

Dalam pelantikan Kapolri, Listyo pun dinaikkan pangkatnya satu tingkat menjadi Jenderal berdasarkan Kepres No.7 Tahun 2021. Pelantikan Listyo yang digelar di masa pandemi Covid-19 hanya dihadiri beberapa pihak. Salah satunya yakni Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan beberapa jajaran Menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Sebelumnya, Listyo merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Jokowi dan namanya dikirim Jokowi ke DPR untuk dimintai persetujuan. Saat mengikuti Fit & Proper Test (Uji Kepatutan dan Kelayakan) di komisi III DPR RI, Listyo menyampaikan makalah untuk memperbaiki tata kelola dan keorganisasian di tubuh Polri. Listyo mengusung konsep transformasi Polri yang PRESISI, kepanjangan dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi berkeadilanSM

READ  Kuliah Umum STT REM Ke 7 Hadirkan Sekjen Kemenristekdikti, Prof. Ainun Naim., Ph.D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *