Olah Limbah Sampah Plastik Kemasan Mie Instan Jadi Bahan Bakar

News, Ragam1253 Views

Victoriousnews.com,-Nona Merry Merpati Mitan beserta Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertamina mengupayakan penanganan sampah plastik. Hal tersebut gencar dilakukan. Prosesnya dimulai dari komunitas akar rumput hingga ke tingkat global.

Di tengah hingar-bingarnya kehidupan modern, sampah plastik tetap menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Sampah plastik meningkat sejalan peningkatan populasi dan pembangunan ekonomi. Kehadiran sampah plastik dapat menurunkan kualitas lingkungan hidup.

Salah satu sampah plastik yang mudah ditemukan di masyarakat adalah sampah plastik kemasan mi instan. Sampah plastik ini tergolong sebagai sampah plastik kemasan berlapis. Sampah plastik jenis ini termasuk sebagai sampah plastik yang mempunyai nilai jual rendah dan sulit didaur-ulang.

 

Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertamina yang diketuai Nona Merry Merpati Mitan yang berasal dari Program Studi Kimia bersama dua rekan dosen lain, E Byan Wahyu Riyandwita (Program Studi Teknik Mesin) dan Agung Nugroho (Program Studi Teknik Kimia) beserta ketiga mahasiswa, Anggraini Amelia Putri Sugiyanto (Program Studi Kimia), Putri Patricia Pasaribu (Program Studi Kimia), dan Muhammad Fajri (Program Studi Teknik Mesin) memperkenalkan teknologi pirolisis dalam pengolahan sampah plastik kemasan mi instan kepada pengelola Bank Sampah Sirnajaya.

Bank Sampah Sirnajaya berlokasi di Perum Kota Serang Baru (Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat) yang diketuai Yudi Setiana. Bank Sampah Sirnajaya adalah bank sampah baru di kawasan Kota Serang Baru. Bank sampah ini terbentuk pada Februari 2023 atas inisiatif warga setempat. Keberadaan bank sampah ini atas kepedulian warga sekitar terhadap permasalahan sampah pada umumnya dan sampah plastik pada khususnya.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di bawah skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2023 Nomor Kontrak 063/E5/PG.02.00/PL/2023 dan dimulai selama Juni hingga Desember 2023.

Kegiatan ini diawali dengan wawancara singkat oleh Tim Pelaksana untuk mengumpulkan informasi mengenai aktivitas yang berlangsung di Bank Sampah Sirnajaya dan peninjauan sampah di lingkungan Bank Sampah Sirnajaya. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan teknis kepada pengelola  Bank Sampah Sirnajaya mengenai teknologi pirolisis dan menyerahkan peralatan pirolisis. Teknologi pirolisis memanfaatkan pemanasan terhadap sampah plastik untuk menjadi fraksi cair.

Dalam pelatihan teknis, Tim Pelaksana bersama pengelola Bank Sampah Sirnajaya melakukan pirolisis menggunakan sampah plastik kemasan mi instan. Aplikasi tekonologi pirolisis  yang digunakan dalam pengolahan sampah plastik tersebut menghasilkan fraksi cair dengan Gross Calorific Value sebesar 18539 BTU/lb. Nilai ini cukup mendekati dengan nilai Gross Calorific Value dari bahan bakar bensin komersial yaitu 19553 BTU/lb. Hasil pengujian ini memberikan peluang pengelola Bank Sampah Sirnajaya untuk mengolah sampah plastik kemasan mi instan yang ada di lingkungan Bank Sampah Sirnajaya.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan masyarakat mengenai solusi penanganan sampah plastik yang nyata. Yudi Setiana berharap, reduksi sampah plastik dapat terlaksana melalui teknologi pirolisis dan hasil dari pirolisis ini dapat dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai bahan bakar alternatif. Ucapan terima kasih atas disampaikan  atas pelatihan teknologi  pirolisis dan peralatan pirolisis yang diterima pengelola Bank Sampah Sirnajaya dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pertamina.

Anggiat Anju Hutasoit,SH selaku ketua DPD MUKI Kabupaten Bekasi sekaligus penasihat GAMKI Kabupaten Bekasi menjadi inisiator dan inspirasi bagi warga di Serang Baru, Cikarang. @epa_phm

Comment