Sorotan
 

Jakarta, Victoriousnews.com,- Sepanjang tahun 2018, Sekolah Tinggi Rahmat Emmanuel (STT REM)  melakukan “terobosan radikal” dalam dunia pendidikan dengan membuat program Kuliah Umum setiap bulan—menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Melihat deretan nama-nama pembicara yang dihadirkan, kuliah umum ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, memberikan pencerahan sekaligus solusi atas pemecahan masalah yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat, bangsa maupun negara.

Prof. Dr. A C Supit (Ketua Yayasan Abraham Conrad Supit Center) menerima cinderamata dari KASAL Laksamana TNI Ade Supandi.,SE., M.A.P

Dalam kuliah umum perdana (8/1/2018), yang diadakan di kampus STT REM, Jl. Pelepah Kuning III Blok WE 2 No. 4 G-K, Kelapa Gading-Jakarta Utara, telah menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D (Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia/ Pendiri Rumah Perubahan) sebagai narasumber. Kala itu, Prof. Rhenald Kasali mengupas tema “Disruption” di era digital. Tak tanggung-tanggung, dalam kuliah umum kedua (2/2/2018), Sekolah Tinggi Rahmat Emmanuel (STT REM) menghadirkan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, SE., M.A.P dengan mengusung tema, “Millenials Leadership (Kepemimpinan dalam generasi milenial). Acara ini dimoderatori oleh Johan Tumanduk., SH.,M.M., M.Pd.K (Direktur Eksekutif Conrad Supit Center) dan didampingi oleh Prof. Dr. Abraham Conrad Supit (Ketua Yayasan Abraham Conrad Supit Center/ Gembala Senior GBI REM).

Ketua STT REM Dr. Ariasa Supit, M.Si menyerahkan plakat penghargaan kepada KASAL Laksamana TNI Ade Supandi

Selain dihadiri oleh mahasiswa/mahasiswi STT REM, alumni, dosen pengajar,tokoh Kristiani, juga tampak dihadiri oleh Dr. Ariasa H Supit, M.Si ( Ketua STT REM), Dr. Antonius Natan, M.Th ( Wakil Ketua I STT REM/Sekum PGLII DKI Jakarta), Pdt. Brigjen TNI (Purn) Drs. Harsanto Adi, M.Th (Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) beserta jajaran pengurus pusat API, dan masih banyak lagi.

“Bahwa siap atau tidak kita dalam menerima globalisasi, pasti akan terus berlangsung. Jika mau menghadapi era globalisasi saat ini, maka langkah pertama yang harus  kita lakukan adalah meningkatkan mutu/kualitas pendidikan bagi generasi zaman sekarang dengan cyber. Saat ini kita masuk dalam dunia digital. Makanya beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi membentuk badan cyber nasional. Disinilah membuktikan bahwa pemerintah telah siap menghadapi era teknologi digital. Kedua adalah meningkatkan kualitas dan keunikan strategi. Dan ketiga, adalah kita harus berani merubah struktur dan sumber daya kerjanya untuk melakukan terobosan baru yang lebih baik. Nah, kita dengan sangat bangga menerima Bapak Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Ade Supandi untuk memberikan wawasan baru, perspektif yang baru tentang kepemimpinan. STT REM ini telah berdiri 18 tahun, yang fokus kepada kepemimpinan. Jujur ini merupakan sejarah bagi STT REM, bahwa Bapak sebagai tokoh bangsa aktif sebagai tentara mau hadir di sekolah kami yang tidak terlalu besar. Terimakasih juga saya ucapkan kepada panitia yang telah berjerih lelah menyiapkan acara ini,” ujar Ketua STT REM, Dr. Ariasa Supit, M.Si  dalam kata sambutannya.

Kika: Johan Tumanduk, SH.,M.M., M.Pd.K(Direktur Eksekutif Abraham Conrad Supit Center), KASAL Laksamana TNI Ade Supandi dan Prof. Dr. Abraham Conrad Supit (Ketua Yayasan Abraham Conrad Supit Center)

                Sementara itu, Ketua Yayasan Abraham Conrad Supit Center, Prof. Dr. Abraham Conrad Supit menyambut baik kuliah umum ini yang sesuai rencana akan dilakukan setiap bulan. “Kita tahu bahwa TNI angkat Laut terkenal dengan displin yang tinggi, kita berterimakasih karena KSAL sudah berbagi knowledge atau pencerahan wawasan kebangsaan yang terus berkembang dan harus dipelajari,”tutur Gembala Sidang GBI REM ini setelah membuka dalam doa kuliah umum STT REM.

Baca juga:Kuliah Umum II STT REM: KASAL Laksamana Ade Supandi Tegaskan Keluarga Berperan Penting Dalam Membentuk Karakter Millenials Leadership

                Sebelum menyampaikan kuliah umum, Laksamana TNI AL, Ade Supandi, SE., M.A.P sempat melontarkan joke segar tentang nama STT dan Kapal Angkatan Laut yang baru. “Sekolah Tinggi ini namanya Rahmat Emmanuel yang disingkat REM. Sedangkan Kapal TNI Angkatan Laut yang baru adalah R.E Martadinata yang juga disingkat REM. Jadi sudah pas kalau namanya sama-sama REM,” tukas Ade Supandi disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin. margianto

Related posts:

https://victoriousnews.com/wp-content/uploads/2018/02/sttrem-11-1024x681.jpghttps://victoriousnews.com/wp-content/uploads/2018/02/sttrem-11-150x150.jpgadminSorotanJakarta, Victoriousnews.com,- Sepanjang tahun 2018, Sekolah Tinggi Rahmat Emmanuel (STT REM)  melakukan “terobosan radikal” dalam dunia pendidikan dengan membuat program Kuliah Umum setiap bulan—menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Melihat deretan nama-nama pembicara yang dihadirkan, kuliah umum ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan, memberikan pencerahan sekaligus solusi atas pemecahan masalah...